Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Etnografi Permainan Olahraga Tradisional Gebug Ende di Desa Adat Seraya Kabupaten Karangasem

View through CrossRef
Latar Belakang Masalah: Minimnya kajian literatur seperti buku yang membahas olahraga tradisional gebug ende di satuan pendidikan yang menjadi akar permasalahan ini dan juga sosialisasi permainan olahraga tradisional. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Permainan Olahraga Tradisional Gebug Ende di Desa Adat Seraya Kabupaten Karangasem. Metode: Penelitian ini menggunakan metode bersifat kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengambilan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan pedoman wawancara. Hasil: Hasil penelitian ini adalah dari 6 informan yang diwawancarai mengetahui permainan olahraga tradisional gebug ende akan tetapi jika diimplementasikan ke sekolah banyak peserta didik yang tidak mengetahui permainan olahraga tradisional ini maka dari itu perkembangan permainan olahraga tradisional gebug ende dikalangan generasi muda sudah hampir tidak diketahui dikarenakan tidak adanya kajian literatur dan kurangnya sosialisasi permainan olahraga tradisional. Kesimpulan: Hasil kajian menunjukkan bahwa permainan olahraga tradisional Gebug Ende memiliki nilai budaya yang tinggi serta memuat unsur pendidikan, kerja sama, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun dan dijadikan ritual untuk memohon turunnya hujan. Namun, praktik permainan ini mengalami penurunan signifikan akibat modernisasi dan kurangnya regenerasi. Upaya pelestarian yang dilakukan oleh masyarakat lokal, terutama melalui peran tokoh adat dan sekolah menjadi kunci dalam mempertahankan eksistensi Gebug Ende sebagai warisan budaya tak benda.
Title: Studi Etnografi Permainan Olahraga Tradisional Gebug Ende di Desa Adat Seraya Kabupaten Karangasem
Description:
Latar Belakang Masalah: Minimnya kajian literatur seperti buku yang membahas olahraga tradisional gebug ende di satuan pendidikan yang menjadi akar permasalahan ini dan juga sosialisasi permainan olahraga tradisional.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Permainan Olahraga Tradisional Gebug Ende di Desa Adat Seraya Kabupaten Karangasem.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode bersifat kualitatif dengan pendekatan etnografi.
Teknik pengambilan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Instrumen penelitian menggunakan pedoman wawancara.
Hasil: Hasil penelitian ini adalah dari 6 informan yang diwawancarai mengetahui permainan olahraga tradisional gebug ende akan tetapi jika diimplementasikan ke sekolah banyak peserta didik yang tidak mengetahui permainan olahraga tradisional ini maka dari itu perkembangan permainan olahraga tradisional gebug ende dikalangan generasi muda sudah hampir tidak diketahui dikarenakan tidak adanya kajian literatur dan kurangnya sosialisasi permainan olahraga tradisional.
Kesimpulan: Hasil kajian menunjukkan bahwa permainan olahraga tradisional Gebug Ende memiliki nilai budaya yang tinggi serta memuat unsur pendidikan, kerja sama, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun dan dijadikan ritual untuk memohon turunnya hujan.
Namun, praktik permainan ini mengalami penurunan signifikan akibat modernisasi dan kurangnya regenerasi.
Upaya pelestarian yang dilakukan oleh masyarakat lokal, terutama melalui peran tokoh adat dan sekolah menjadi kunci dalam mempertahankan eksistensi Gebug Ende sebagai warisan budaya tak benda.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
AbstractAdat Positive Legal Science was initiated to simplify Western People (officer, legal enforcer, scholar) to understand adat or adat law. There are two important process to p...
makalah permainan bola voli-vania-x mia 3
makalah permainan bola voli-vania-x mia 3
BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangPada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang In...
Makalah Permainan Bola Voli (Andriany Putri X MIA 3)
Makalah Permainan Bola Voli (Andriany Putri X MIA 3)
BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangPermainan bola voli diciptakan oleh William G. Morgan seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) di YMCA pada tanggal ...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Tulisan ini berupaya melihat marjinalisasi adat, hukum adat serta implikasinya pada masyarakat adat. Dalam konteks Indonesia, meskipun Konstitusi dan beberapa aturan formal mengaku...
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
Abstrak - Kampung Adat Cireundeu merupakan salah satu Kampung Adat yang masih eksis hingga saat ini. Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selat...

Back to Top