Javascript must be enabled to continue!
Permainan Tradisional Marampera Dalam Pembentukan Karakter Pada Anak Usia Sekolah Dasar
View through CrossRef
Latar belakang: Aktivitas bermain anak semakin berubah akibat kemajuan teknologi yang semakin pesat, khususnya bagi mereka yang duduk di bangku sekolah dasar. Anak-anak zaman sekarang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bermain video, play station, dan game internet. Saat ini, mudah untuk menemukan permainan digital di lingkungan tempat tinggal kita. Permainan tradisional yang dulunya populer dan berkembang di lingkungan kita kini tergerus oleh maraknya permainan digital. Permainan tradisional pada umumnya dimainkan secara berkelompok atau minimal dua orang. Permainan anak tradisional dapat mestimulasi anak dalam mengembangkan kerjasama, membantu terhadap teman, menaati aturan, serta menghargai orang lain. Karakter seorang anak dapat dipengaruhi oleh kecanggihan teknologi dan penggunaannya yang tidak dibatasi tanpa pengawasan orang tua. Permainan tradisional dapat meningkatkan fokus, sikap, pengetahuan, dan perkembangan motorik kasar anak selain membantu mereka mempelajari prinsip-prinsip moral usia sekolah dasar Metode penelitian: Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian lapangan karena informasi yang dibutuhkan untuk menyusun karya ilmiah tersebut berasal dari lapangan masyarakat, khususnya UPT SPF SDN 104230. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dan pendekatan fenomenologis. Hasil penelitian: Penelitian ini membuktikan bahwa permainan tradisional marampera memiliki nilai karakter seperti ketekunan, kecepatan, ketepatan, dan sportivitas dalam permainan ini. Kegembiraan para pemain saat mencoba melompati tali merupakan cerminan dari pentingnya kerja keras. Upaya pemain untuk mengukur ketinggian tali dan lompatan yang akan datang menunjukkan pentingnya akurasi dan ketangkasan. Satu-satunya cara untuk memiliki ketelitian dan ketangkasan dalam bermain adalah dengan sering bermain atau berlatih lompat tali. Sementara itu, pemain yang menjunjung tinggi aturan permainan dan bersedia menggantikan pemegang tali jika terjadi pelanggaran menunjukkan nilai sportivitas. Memainkan permainan ini membantu anak menjadi terampil secara fisik, gesit, lincah, dan dinamis. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa bermain permainan tradisional, membantu anak-anak mengembangkan aspek kebajikan seperti pengendalian diri, kemandirian, kepercayaan diri, sportivitas, kesabaran, dan kerja sama. Nilai-nilai karakter dalam permainan tradisional dapat beragam tergantung pada jenis permainan dan budaya tempat permainan tersebut berasal. Permainantradisional dapat membantu mempromosikan moral dan etika yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Information Technology and Science (ITScience)
Title: Permainan Tradisional Marampera Dalam Pembentukan Karakter Pada Anak Usia Sekolah Dasar
Description:
Latar belakang: Aktivitas bermain anak semakin berubah akibat kemajuan teknologi yang semakin pesat, khususnya bagi mereka yang duduk di bangku sekolah dasar.
Anak-anak zaman sekarang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bermain video, play station, dan game internet.
Saat ini, mudah untuk menemukan permainan digital di lingkungan tempat tinggal kita.
Permainan tradisional yang dulunya populer dan berkembang di lingkungan kita kini tergerus oleh maraknya permainan digital.
Permainan tradisional pada umumnya dimainkan secara berkelompok atau minimal dua orang.
Permainan anak tradisional dapat mestimulasi anak dalam mengembangkan kerjasama, membantu terhadap teman, menaati aturan, serta menghargai orang lain.
Karakter seorang anak dapat dipengaruhi oleh kecanggihan teknologi dan penggunaannya yang tidak dibatasi tanpa pengawasan orang tua.
Permainan tradisional dapat meningkatkan fokus, sikap, pengetahuan, dan perkembangan motorik kasar anak selain membantu mereka mempelajari prinsip-prinsip moral usia sekolah dasar Metode penelitian: Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian lapangan karena informasi yang dibutuhkan untuk menyusun karya ilmiah tersebut berasal dari lapangan masyarakat, khususnya UPT SPF SDN 104230.
Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dan pendekatan fenomenologis.
Hasil penelitian: Penelitian ini membuktikan bahwa permainan tradisional marampera memiliki nilai karakter seperti ketekunan, kecepatan, ketepatan, dan sportivitas dalam permainan ini.
Kegembiraan para pemain saat mencoba melompati tali merupakan cerminan dari pentingnya kerja keras.
Upaya pemain untuk mengukur ketinggian tali dan lompatan yang akan datang menunjukkan pentingnya akurasi dan ketangkasan.
Satu-satunya cara untuk memiliki ketelitian dan ketangkasan dalam bermain adalah dengan sering bermain atau berlatih lompat tali.
Sementara itu, pemain yang menjunjung tinggi aturan permainan dan bersedia menggantikan pemegang tali jika terjadi pelanggaran menunjukkan nilai sportivitas.
Memainkan permainan ini membantu anak menjadi terampil secara fisik, gesit, lincah, dan dinamis.
Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa bermain permainan tradisional, membantu anak-anak mengembangkan aspek kebajikan seperti pengendalian diri, kemandirian, kepercayaan diri, sportivitas, kesabaran, dan kerja sama.
Nilai-nilai karakter dalam permainan tradisional dapat beragam tergantung pada jenis permainan dan budaya tempat permainan tersebut berasal.
Permainantradisional dapat membantu mempromosikan moral dan etika yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Makalah Permainan Bola Voli (Andriany Putri X MIA 3)
Makalah Permainan Bola Voli (Andriany Putri X MIA 3)
BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangPermainan bola voli diciptakan oleh William G. Morgan seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) di YMCA pada tanggal ...
DOLANAN SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA SEKOLAH DASAR
DOLANAN SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Dolanan merupakan satu permainan tradisional yang diadopsi dari keadaan kehidupan lingkungan sosial kehidupan anak – anak di daerah pedesaan. Dalam Permainan dolanan ada banyak nil...
Permainan Marlumbung Sebagai Media Penanaman Karakter Anak Usia Sekolah Dasar
Permainan Marlumbung Sebagai Media Penanaman Karakter Anak Usia Sekolah Dasar
Latar belakang: Pada dasarnya, permainan merupakan bagian integral dari dunia anak-anak karena memungkinkan mereka menemukan kepuasan pribadi. Salah satu jenis aktivitas fisik yang...
Potensi Permainan Tradisional Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak Usia Sekolah Dasar
Potensi Permainan Tradisional Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak Usia Sekolah Dasar
Keterampilan sosial pada anak usia sekolah dasar saat ini menjadi penting diperbincangkan oleh para pemerhati pendidikan anak. Hal ini mengindikasikan adanya masalah dalam perkemba...
Potensi Permainan Tradisional Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak Usia Sekolah Dasar
Potensi Permainan Tradisional Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak Usia Sekolah Dasar
Keterampilan sosial pada anak usia sekolah dasar saat ini menjadi penting diperbincangkan oleh para pemerhati pendidikan anak. Hal ini mengindikasikan adanya masalah dalam perkemba...
Kompetensi pedagogik guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu dan implikasinya bagi Gereja Sungai Yordan Rajawali
Kompetensi pedagogik guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu dan implikasinya bagi Gereja Sungai Yordan Rajawali
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana kompetensi pedagogik guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu serta pengembangan pelayanan sekolah ming...

