Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kompetensi pedagogik guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu dan implikasinya bagi Gereja Sungai Yordan Rajawali

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana kompetensi pedagogik guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu serta pengembangan pelayanan sekolah minggu di Gereja Sungai Yordan. Kompetensi pedagogik dilatar belakangi oleh kurangnya pembinaan/pendidikan guru, persiapan mengajar, kedisiplinan guru dan pendekatan kepada anak-anak. Adapun teori yang dipaparkan berkaitan dengan judul diatas adalah pengertian kompetensi, definisi pedagogik, kompetensi guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak serta pola pembentukan karakter anak sekolah minggu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dimana penulis melakukan pengamatan, wawancara kepada guru-guru sekolah minggu untuk mendapatkan informasi yang akurat dalam penulisan karya ilmiah ini. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap guru-guru sekolah minggu di Gereja Sungai Yordan, yaitu : 1) Berdasarkan hasil wawancara kepada guru-guru sekolah minggu, penulis dapat memberikan gambaran bahwa kompetensi pedagogik guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu masih perlu ditingkatkan. Hal ini terlihat dari hasil wawancara kepada guru-guru sekolah minggu mengatakan bahwa masih ada beberapa guru yang kurang disiplin, persiapan mengajar, tidak menguasai metode mengajar, tanggung jawab dalam mengajar, interaksi dengan anak-anak, mengenal anak-anak, pendekatan dengan anak-anak, dan ketegas dalam menegur anak-anak. 3) Berdasarkan hasil penelitian dan wawancara kepada guru-guru sekolah minggu penulis menemukan bahwa pola pembentukan karakter anak sekolah minggu di Gereja Sungai Yordan ada, namun belum sepenuhnya di terapkan kepada anak-anak. 4) Perhatian Gereja terhadap pendidikan guru sekolah minggu masih kurang, hal ini terlihat dari hasil wawancara kepada guru-guru sekolah minggu mengharapkan bahwa adanya dukungan dari Gereja untuk meningkatkan kualitas mengajar guru sekolah minggu. Berdasarkan hasil penelitian diatas, penulis memberikan saran kepada guru-guru sekolah minggu agar meningkatkan kompetensi dalam membentuk karakter anak-anak sekolah minggu, adanya pendekatan atau interaksi dengan anak-anak serta meningkatkan kedisplinan dalam mengajar dan juga dukungan dari Gereja Sungai Yordan untuk meningkatkan kualitas mengajar guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu.
Center for Open Science
Title: Kompetensi pedagogik guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu dan implikasinya bagi Gereja Sungai Yordan Rajawali
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana kompetensi pedagogik guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu serta pengembangan pelayanan sekolah minggu di Gereja Sungai Yordan.
Kompetensi pedagogik dilatar belakangi oleh kurangnya pembinaan/pendidikan guru, persiapan mengajar, kedisiplinan guru dan pendekatan kepada anak-anak.
Adapun teori yang dipaparkan berkaitan dengan judul diatas adalah pengertian kompetensi, definisi pedagogik, kompetensi guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak serta pola pembentukan karakter anak sekolah minggu.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dimana penulis melakukan pengamatan, wawancara kepada guru-guru sekolah minggu untuk mendapatkan informasi yang akurat dalam penulisan karya ilmiah ini.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap guru-guru sekolah minggu di Gereja Sungai Yordan, yaitu : 1) Berdasarkan hasil wawancara kepada guru-guru sekolah minggu, penulis dapat memberikan gambaran bahwa kompetensi pedagogik guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu masih perlu ditingkatkan.
Hal ini terlihat dari hasil wawancara kepada guru-guru sekolah minggu mengatakan bahwa masih ada beberapa guru yang kurang disiplin, persiapan mengajar, tidak menguasai metode mengajar, tanggung jawab dalam mengajar, interaksi dengan anak-anak, mengenal anak-anak, pendekatan dengan anak-anak, dan ketegas dalam menegur anak-anak.
3) Berdasarkan hasil penelitian dan wawancara kepada guru-guru sekolah minggu penulis menemukan bahwa pola pembentukan karakter anak sekolah minggu di Gereja Sungai Yordan ada, namun belum sepenuhnya di terapkan kepada anak-anak.
4) Perhatian Gereja terhadap pendidikan guru sekolah minggu masih kurang, hal ini terlihat dari hasil wawancara kepada guru-guru sekolah minggu mengharapkan bahwa adanya dukungan dari Gereja untuk meningkatkan kualitas mengajar guru sekolah minggu.
Berdasarkan hasil penelitian diatas, penulis memberikan saran kepada guru-guru sekolah minggu agar meningkatkan kompetensi dalam membentuk karakter anak-anak sekolah minggu, adanya pendekatan atau interaksi dengan anak-anak serta meningkatkan kedisplinan dalam mengajar dan juga dukungan dari Gereja Sungai Yordan untuk meningkatkan kualitas mengajar guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu.

Related Results

Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
Gereja Visioner Panggilan Memuridkan “Bangsa”
Gereja Visioner Panggilan Memuridkan “Bangsa”
 A visionary church is the dream of every pastor and church congregation, but in the current reality the church is not doing what it wants and expected so that the visionary church...
PERAN PENTING GURU SEKOLAH MINGGU DALAM PEMBANGUNAN KARAKATER ANAK
PERAN PENTING GURU SEKOLAH MINGGU DALAM PEMBANGUNAN KARAKATER ANAK
Salah satu upaya dalam memberikan pendidikan dan pengajaran yang benar kepada anak yaitu dengan membentuk pertumbuhan karakter anak yang tidak baik menjadi baik atau karakter yang ...
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU
The aims of this meta-analysis study are to find out how professional competence on postgraduate research results of Jakarta State University. The object of this study is to analyz...
Strategi Pengembangan Kemampuan Dan Kreativitas Kewirausahaan Pada Era Digitalisasi
Strategi Pengembangan Kemampuan Dan Kreativitas Kewirausahaan Pada Era Digitalisasi
Kreativititas guru-guru sekolah minggu menjadi kebutuhan mutlak dalam mengembangkan kemampuan dan keterampilan spiritual anak-anak sekolah minggu. Hal tersebut dapat berlangsung de...

Back to Top