Javascript must be enabled to continue!
Penyuluhan Penanganan Kejang Demam Anak di Posyandu Sukamerindu Kota Bengkulu
View through CrossRef
Demam merupakan salah satu bentuk pertahanan tubuh terhadap masalah yang terjadi dalam tubuh. Demam saja tidak berbahaya, tetapi bila demam tinggi dapat menyebabkan masalah serius pada anak seperti kenaikan suhu tubuh diatas 38ºC yaitu kejang demam. Kejang demam adalah kelainan neurologi paling sering pada anak usia di bawah 5 tahun yang mengalami kenaikan suhu tubuh (di atas 38°C dengan metode pengukuran suhu apa pun) yang tidak disebabkan oleh proses intrakranial. Jenis kejang demam terbagi menjadi dua yaitu kejang demam sederhana dan kejang kompleks. Tanda dan gejala beberapa saat, hilang kesadaran, tangan dan kaki kaku, tersentak- sentak atau kelojotan, dan mata berputar-putar sehingga hanya putih mata yang terlihat, anak tidak responsive, napas akan terganggu dan kulit akan tampak lebih gelap. Tetapi, tidak berapa lama kemudian, anak akan segera normal kembali. Tujuan dari penyuluhan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orangtua mengenai bahaya kejang demam pada anak. Metode yang digunakan terdapat beberapa tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil yang didapatkan rata- rata meningkat setelah diberikan nya materi sehingga pemahaman masyarakat terhadap sesuatu hal juga meningkat. Seperti audiens 9 yang memiliki peningkatan nilai paling besar diantara audiens lain yaitu sebesar 150% dengan nilai pretest 30 dan post test 75. Setelah dilakukan penyuluhan masyarakat di Posyandu Sukamerindu Kota Bengkulu telah memahami materi edukasi kejang demam pada anak, dibuktikan dengan peningkatan pengetahuan pada nilai posstest.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau
Title: Penyuluhan Penanganan Kejang Demam Anak di Posyandu Sukamerindu Kota Bengkulu
Description:
Demam merupakan salah satu bentuk pertahanan tubuh terhadap masalah yang terjadi dalam tubuh.
Demam saja tidak berbahaya, tetapi bila demam tinggi dapat menyebabkan masalah serius pada anak seperti kenaikan suhu tubuh diatas 38ºC yaitu kejang demam.
Kejang demam adalah kelainan neurologi paling sering pada anak usia di bawah 5 tahun yang mengalami kenaikan suhu tubuh (di atas 38°C dengan metode pengukuran suhu apa pun) yang tidak disebabkan oleh proses intrakranial.
Jenis kejang demam terbagi menjadi dua yaitu kejang demam sederhana dan kejang kompleks.
Tanda dan gejala beberapa saat, hilang kesadaran, tangan dan kaki kaku, tersentak- sentak atau kelojotan, dan mata berputar-putar sehingga hanya putih mata yang terlihat, anak tidak responsive, napas akan terganggu dan kulit akan tampak lebih gelap.
Tetapi, tidak berapa lama kemudian, anak akan segera normal kembali.
Tujuan dari penyuluhan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orangtua mengenai bahaya kejang demam pada anak.
Metode yang digunakan terdapat beberapa tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi.
Hasil yang didapatkan rata- rata meningkat setelah diberikan nya materi sehingga pemahaman masyarakat terhadap sesuatu hal juga meningkat.
Seperti audiens 9 yang memiliki peningkatan nilai paling besar diantara audiens lain yaitu sebesar 150% dengan nilai pretest 30 dan post test 75.
Setelah dilakukan penyuluhan masyarakat di Posyandu Sukamerindu Kota Bengkulu telah memahami materi edukasi kejang demam pada anak, dibuktikan dengan peningkatan pengetahuan pada nilai posstest.
Related Results
Hubungan Kadar Hemoglobin dan Hematokrit dengan Kejadian Kejang Demam Pasien Anak yang di Rawat Inap di RSUD Umar Wirahadikusumah Januari - Juli 2025
Hubungan Kadar Hemoglobin dan Hematokrit dengan Kejadian Kejang Demam Pasien Anak yang di Rawat Inap di RSUD Umar Wirahadikusumah Januari - Juli 2025
Abstract. Febrile seizures are one of the most common neurological conditions in children and often cause significant concern for parents. Various factors are thought to influence ...
Karakteristik Kejang Demam pada Anak di RSUD Tabanan pada Tahun 2021-2022
Karakteristik Kejang Demam pada Anak di RSUD Tabanan pada Tahun 2021-2022
Kejang demam merupakan kasus kegawatdaruratan yang sering terjadi pada anak usia 6 bulan-5 tahun dan menjadi kasus anak terbanyak di rawat inap RSUD Tabanan tahun 2021. Faktor risi...
Karakteristik Kejang Demam pada Anak di RSUD Tabanan pada Tahun 2021-2022
Karakteristik Kejang Demam pada Anak di RSUD Tabanan pada Tahun 2021-2022
Kejang demam merupakan kasus kegawatdaruratan yang sering terjadi pada anak usia 6 bulan-5 tahun dan menjadi kasus anak terbanyak di rawat inap RSUD Tabanan tahun 2021. Faktor risi...
HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN KEJANG DEMAM SIMPLEK DAN KOMPLEK
HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN KEJANG DEMAM SIMPLEK DAN KOMPLEK
Kejang demam merupakan penyakit bangkitan kejang yang terjadi pada anak dengan kenaikan suhu tubuh lebih dari 38°C. Kejang demam diklasifikasikan menjadi 2 jenis kejang, kejang de...
HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN KEJANG DEMAM SIMPLEK DAN KOMPLEK
HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN KEJANG DEMAM SIMPLEK DAN KOMPLEK
Kejang demam merupakan penyakit bangkitan kejang yang terjadi pada anak dengan kenaikan suhu tubuh lebih dari 38°C. Kejang demam diklasifikasikan menjadi 2 jenis kejang, kejang de...
Kejang Demam
Kejang Demam
Kejang demam adalah bangkitan kejang yang timbul akibat kenaikan suhu tubuh (suhu rektal diatas 38̊ C) yang disebabkan oleh proses ekstrakranial. Beberapa faktor yang berperan meny...
Hubungan antara Kadar Hemoglobin dengan Terjadinya Kejang Demam pada Anak Usia Balita
Hubungan antara Kadar Hemoglobin dengan Terjadinya Kejang Demam pada Anak Usia Balita
Abstrak
Kejang demam adalah kelainan pada neurologis yang biasa ditemukan pada anak. Penyakit ini mampu diakibatkan oleh tingkat hemoglobin. Jika hemoglobin berkadar rendah, ma...
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENANGANAN KEJANG DEMAM PADA BALITA
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENANGANAN KEJANG DEMAM PADA BALITA
Kejang demam adalah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (suhu rektal lebih dari 38oC) yang tidak disebabkan oleh proses intracranial Yein Concita Lingga (n.d.). ...

