Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan antara Kadar Hemoglobin dengan Terjadinya Kejang Demam pada Anak Usia Balita

View through CrossRef
Abstrak   Kejang demam adalah kelainan pada neurologis yang biasa ditemukan pada anak. Penyakit ini mampu diakibatkan oleh tingkat hemoglobin. Jika hemoglobin berkadar rendah, mampu menimbulkan anemia. Anemia berdampak pada menurunnya daya transportasi oksigen menuju jaringan yang mengganggu stabilitas membran sel saraf  serta menjadi pemicu kejang. Tujuan penelitian yakni mencari tau korelasi kadar hemoglobin dengan munculnya kejang demam yang menyerang anak dibawah lima tahun yang ada pada RSUD Sanjiwani Kabupaten Gianyar periode 2017-2019. Penelitian ini mempergunakan data sekunder yang diperoleh dari Riwayat kesehatan pasien, berdesain cross-sectional. Total sampel sejumlah 96 responden, diperoleh dengan cara simple random sampling. Dengan analisa statistik tidak didapatkan perbedaan bermakna tentang jens kelamin(p=0,636) dan usia (p=0,619) antara golongan kejang demam dengan golongan demam tanpa disertai kejang. Hasil pengujian t takk berpasangan memperlihatkan mean kadar hemoglobin pada subjek yang kejang demam yaitu 10,71gr/dl, sedangkan pada subyek demam tanpa disertai kejang didapati kadar rata-rata hemoglobin 12,02 gr/dl. Pebedaan ini berbeda bermakna secara statistik (p<0,001). Dalam penelitian ini, dianalisis hubungan kadar Hb rendah dengan kejadian kejang demam. Dengan pengujian chi-square (χ2), didapatkan korelasi signifikan antara pasien dengan kadar Hb rendah (Hb < 11 gr/dl) dengan terjadinya kejang demam (p<0,001, RP=2,1 CI 1,531-2,893). Dapat disimpulkan pada penelitian ini ada korelasi antara kadar hemoglobin dengan terjadinya kejang demam yang menyerang anak dibawah lima tahun pada  RSUD Sanjiwani Kabupaten Gianyar.
Title: Hubungan antara Kadar Hemoglobin dengan Terjadinya Kejang Demam pada Anak Usia Balita
Description:
Abstrak   Kejang demam adalah kelainan pada neurologis yang biasa ditemukan pada anak.
Penyakit ini mampu diakibatkan oleh tingkat hemoglobin.
Jika hemoglobin berkadar rendah, mampu menimbulkan anemia.
Anemia berdampak pada menurunnya daya transportasi oksigen menuju jaringan yang mengganggu stabilitas membran sel saraf  serta menjadi pemicu kejang.
Tujuan penelitian yakni mencari tau korelasi kadar hemoglobin dengan munculnya kejang demam yang menyerang anak dibawah lima tahun yang ada pada RSUD Sanjiwani Kabupaten Gianyar periode 2017-2019.
Penelitian ini mempergunakan data sekunder yang diperoleh dari Riwayat kesehatan pasien, berdesain cross-sectional.
Total sampel sejumlah 96 responden, diperoleh dengan cara simple random sampling.
Dengan analisa statistik tidak didapatkan perbedaan bermakna tentang jens kelamin(p=0,636) dan usia (p=0,619) antara golongan kejang demam dengan golongan demam tanpa disertai kejang.
Hasil pengujian t takk berpasangan memperlihatkan mean kadar hemoglobin pada subjek yang kejang demam yaitu 10,71gr/dl, sedangkan pada subyek demam tanpa disertai kejang didapati kadar rata-rata hemoglobin 12,02 gr/dl.
Pebedaan ini berbeda bermakna secara statistik (p<0,001).
Dalam penelitian ini, dianalisis hubungan kadar Hb rendah dengan kejadian kejang demam.
Dengan pengujian chi-square (χ2), didapatkan korelasi signifikan antara pasien dengan kadar Hb rendah (Hb < 11 gr/dl) dengan terjadinya kejang demam (p<0,001, RP=2,1 CI 1,531-2,893).
Dapat disimpulkan pada penelitian ini ada korelasi antara kadar hemoglobin dengan terjadinya kejang demam yang menyerang anak dibawah lima tahun pada  RSUD Sanjiwani Kabupaten Gianyar.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Karakteristik Kejang Demam pada Anak di RSUD Tabanan pada Tahun 2021-2022
Karakteristik Kejang Demam pada Anak di RSUD Tabanan pada Tahun 2021-2022
Kejang demam merupakan kasus kegawatdaruratan yang sering terjadi pada anak usia 6 bulan-5 tahun dan menjadi kasus anak terbanyak di rawat inap RSUD Tabanan tahun 2021. Faktor risi...
Karakteristik Kejang Demam pada Anak di RSUD Tabanan pada Tahun 2021-2022
Karakteristik Kejang Demam pada Anak di RSUD Tabanan pada Tahun 2021-2022
Kejang demam merupakan kasus kegawatdaruratan yang sering terjadi pada anak usia 6 bulan-5 tahun dan menjadi kasus anak terbanyak di rawat inap RSUD Tabanan tahun 2021. Faktor risi...
HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN KEJANG DEMAM SIMPLEK DAN KOMPLEK
HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN KEJANG DEMAM SIMPLEK DAN KOMPLEK
Kejang demam merupakan penyakit bangkitan kejang yang terjadi pada anak dengan kenaikan suhu tubuh lebih dari 38°C. Kejang demam diklasifikasikan  menjadi 2 jenis kejang, kejang de...
HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN KEJANG DEMAM SIMPLEK DAN KOMPLEK
HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN KEJANG DEMAM SIMPLEK DAN KOMPLEK
Kejang demam merupakan penyakit bangkitan kejang yang terjadi pada anak dengan kenaikan suhu tubuh lebih dari 38°C. Kejang demam diklasifikasikan  menjadi 2 jenis kejang, kejang de...
Kejang Demam
Kejang Demam
Kejang demam adalah bangkitan kejang yang timbul akibat kenaikan suhu tubuh (suhu rektal diatas 38̊ C) yang disebabkan oleh proses ekstrakranial. Beberapa faktor yang berperan meny...
Penyuluhan Penanganan Kejang Demam Anak di Posyandu Sukamerindu Kota Bengkulu
Penyuluhan Penanganan Kejang Demam Anak di Posyandu Sukamerindu Kota Bengkulu
Demam merupakan salah satu bentuk pertahanan tubuh terhadap masalah yang terjadi dalam tubuh. Demam saja tidak berbahaya, tetapi bila demam tinggi dapat menyebabkan masalah serius ...

Back to Top