Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pergolakan Islam di Minangkabau: Perlawanan Kaum Padri (1818-1825)

View through CrossRef
Perluasan wilayah yang dilakukan Belanda di dataran tinggi Minangkabau menimbulkan respon dari berbagai golongan masyarakat. Kaum Padri yang merasa terancam kemudian membuat perlawanan terhadap kolonial Belanda. Dari persoalan tersebut terdapat tiga rumusan masalah, yaitu bagaimana sejarah munculnya Gerakan Padri? Bagaimana kondisi masyarakat dataran tinggi Minangkabau tahun 1803-1818? Bagaimana bentuk perlawanan kaum Padri terhadap kolonial Belanda 1818-1825? Kajian ini menggunakan pendekatan sosiologis untuk menemukan faktor-faktor munculnya Gerakan Padri dan adanya perlawanan terhadap Belanda. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) Munculnya Gerakan Padri dilatarbelakangi oleh kemajuan ekonomi yang membawa masyarakatnya berhaji ke Makkah dan pulang dengan membawa pembaharuan-pembaharuan untuk kemudian disebarkan di wilayahnya. 2) Kondisi masyarakat Minangkabau dalam kehidupan beragama mengalami perubahan yang ekstrem. Penyebaran paham Padri dilakukan dengan strategi kekerasan dan vandalisme yang mempengaruhi kondisi social-politik. 3) Kaum Padri mengadakan perlawanan terhadap Belanda yang ingin mengekspansi dataran tinggi Minangkabau dengan strategi pertahanan benteng dan melakukan vandalisme terhadap kampung-kampung.
Title: Pergolakan Islam di Minangkabau: Perlawanan Kaum Padri (1818-1825)
Description:
Perluasan wilayah yang dilakukan Belanda di dataran tinggi Minangkabau menimbulkan respon dari berbagai golongan masyarakat.
Kaum Padri yang merasa terancam kemudian membuat perlawanan terhadap kolonial Belanda.
Dari persoalan tersebut terdapat tiga rumusan masalah, yaitu bagaimana sejarah munculnya Gerakan Padri? Bagaimana kondisi masyarakat dataran tinggi Minangkabau tahun 1803-1818? Bagaimana bentuk perlawanan kaum Padri terhadap kolonial Belanda 1818-1825? Kajian ini menggunakan pendekatan sosiologis untuk menemukan faktor-faktor munculnya Gerakan Padri dan adanya perlawanan terhadap Belanda.
Hasil penelitian ini menunjukkan 1) Munculnya Gerakan Padri dilatarbelakangi oleh kemajuan ekonomi yang membawa masyarakatnya berhaji ke Makkah dan pulang dengan membawa pembaharuan-pembaharuan untuk kemudian disebarkan di wilayahnya.
2) Kondisi masyarakat Minangkabau dalam kehidupan beragama mengalami perubahan yang ekstrem.
Penyebaran paham Padri dilakukan dengan strategi kekerasan dan vandalisme yang mempengaruhi kondisi social-politik.
3) Kaum Padri mengadakan perlawanan terhadap Belanda yang ingin mengekspansi dataran tinggi Minangkabau dengan strategi pertahanan benteng dan melakukan vandalisme terhadap kampung-kampung.

Related Results

[Zainuddin Labay Al-Yunusiyyah: The Great Muslih From Minangkabau] Zainuddin Labay Al-Yunusiyyah: Muslih Hebat Dari Minangkabau
[Zainuddin Labay Al-Yunusiyyah: The Great Muslih From Minangkabau] Zainuddin Labay Al-Yunusiyyah: Muslih Hebat Dari Minangkabau
Abstract Zainuddin Labay al-Yunusiyyah was one of the Islah Minangkabau scholar that play a huge role in the Islah Islamic thought and Islamic education reformation. Even tho...
BAHASA MELAYU DAN MINANGKABAU DALAM KHAZANAH NASKAH MINANGKABAU
BAHASA MELAYU DAN MINANGKABAU DALAM KHAZANAH NASKAH MINANGKABAU
Minangkabau language is an oral language that began to form a written variety after the incoming of Islam, using the Jawi (Perso-Arabic) scripts. This scripts is widely known in Mi...
Pondok Pesantren Perkampungan Minangkabau 2013-2020
Pondok Pesantren Perkampungan Minangkabau 2013-2020
Abstract   This article is a historical study of the Perkampungan Minangkabau Islamic Boarding School 2013-2020. The study, in particular, aims at describing the develo...
Perempuan Minangkabau dalam Dunia Pers di Sumatra’sWestkust
Perempuan Minangkabau dalam Dunia Pers di Sumatra’sWestkust
Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk mengelaborasi dan menganalisis bagaimana perkembangan dunia pers di Sumatra’s Westkust? Seberapa besar perempuan Minangkabau mengambil bagian d...
Puti Jamilan "Raja Perempuan” di Minangkabau
Puti Jamilan "Raja Perempuan” di Minangkabau
The woman figure from Pagaruyung Minangkabau descendent is still rare to be discussed in many forums. However, the role of women in Malay is very important in political field in 18...

Back to Top