Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENENTANGAN KAUM MUDA MINANGKABAU TERHADAP BUDAYA MINANGKABAU DALAM CERPEN HARIAN KOMPAS [The Defense of Young Minangkabau on Minangkabau Culture in The Compass Short Story]

View through CrossRef
The writing of literary works by authors from Minangkabau is dominated by the theme of youth resistance to Minangkabau culture supported by the Elder. Therefore, this article tried to discuss about young people's resistance to Minangkabau culture in the Kompas Daily short story. The research data was collected from four short stories by Minangkabau authors published by Kompas daily and analyzed using the theory of sociology of literature by using mimesis approach. This type of research was qualitative descriptive. Collecting and analyzing data were done simultaneously with reading-record-analysis technique, used content analysis method and heuristic and hermeneutic reading method. The findings of the study and discussion revealed that the short story of the Kompas Daily contained the resistance of Minangkabau youth which included resistance to the tradition of money pick-ups,  to the customary provisions that prohibit boys in Minangkabau occupied communal land, to mamak policies abusing inherited property, and  to the ban on marriage in the Minangkabau culture.Penulisan karya sastra oleh pengarang yang berasal dari Minangkabau didominasi oleh tema penentangan kaum muda terhadap budaya Minangkabau yang didukung oleh kaum tua. Oleh sebab itu, artikel ini mencoba melihat penentangan kaum muda terhadap budaya Minangkabau dalam cerpen Harian Kompas. Data penelitian dikumpulkan dari empat cerpen karya pengarang Minangkabau yang diterbitkan Harian Kompas dan dianalisis menggunakan teori sosiologi sastra dengan menggunakan pendekatan mimesis. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskripstif. Pengumpulan dan penganalisisan data dilakukan secara bersamaan dengan teknik baca-catat-analisis, menggunakan metode content analysis dan metode pembacaan heuristik dan hermeneutik. Temuan penelitian dan pembahasan mengungkapkan bahwa cerpen Harian Kompas memuat penentangan kaum muda Minangkabau yang meliputi penentangan terhadap tradisi uang jemputan, penentangan terhadap ketentuan adat yang melarang anak laki-laki di Minangkabau menempati tanah ulayat, penentangan terhadap kebijakan mamak yang menyalahgunakan harta pusaka, dan penentangan terhadap larangan pernikahan sesuku dalam budaya Minangkabau.
Balai Bahasa Provinsi Maluku
Title: PENENTANGAN KAUM MUDA MINANGKABAU TERHADAP BUDAYA MINANGKABAU DALAM CERPEN HARIAN KOMPAS [The Defense of Young Minangkabau on Minangkabau Culture in The Compass Short Story]
Description:
The writing of literary works by authors from Minangkabau is dominated by the theme of youth resistance to Minangkabau culture supported by the Elder.
Therefore, this article tried to discuss about young people's resistance to Minangkabau culture in the Kompas Daily short story.
The research data was collected from four short stories by Minangkabau authors published by Kompas daily and analyzed using the theory of sociology of literature by using mimesis approach.
This type of research was qualitative descriptive.
Collecting and analyzing data were done simultaneously with reading-record-analysis technique, used content analysis method and heuristic and hermeneutic reading method.
The findings of the study and discussion revealed that the short story of the Kompas Daily contained the resistance of Minangkabau youth which included resistance to the tradition of money pick-ups,  to the customary provisions that prohibit boys in Minangkabau occupied communal land, to mamak policies abusing inherited property, and  to the ban on marriage in the Minangkabau culture.
Penulisan karya sastra oleh pengarang yang berasal dari Minangkabau didominasi oleh tema penentangan kaum muda terhadap budaya Minangkabau yang didukung oleh kaum tua.
Oleh sebab itu, artikel ini mencoba melihat penentangan kaum muda terhadap budaya Minangkabau dalam cerpen Harian Kompas.
Data penelitian dikumpulkan dari empat cerpen karya pengarang Minangkabau yang diterbitkan Harian Kompas dan dianalisis menggunakan teori sosiologi sastra dengan menggunakan pendekatan mimesis.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskripstif.
Pengumpulan dan penganalisisan data dilakukan secara bersamaan dengan teknik baca-catat-analisis, menggunakan metode content analysis dan metode pembacaan heuristik dan hermeneutik.
Temuan penelitian dan pembahasan mengungkapkan bahwa cerpen Harian Kompas memuat penentangan kaum muda Minangkabau yang meliputi penentangan terhadap tradisi uang jemputan, penentangan terhadap ketentuan adat yang melarang anak laki-laki di Minangkabau menempati tanah ulayat, penentangan terhadap kebijakan mamak yang menyalahgunakan harta pusaka, dan penentangan terhadap larangan pernikahan sesuku dalam budaya Minangkabau.

Related Results

RANAH SUMBER METAFORA COVID-19 DI HARIAN KOMPAS
RANAH SUMBER METAFORA COVID-19 DI HARIAN KOMPAS
The expression of metaphor was often applied by journalists in reporting events, particularly Kompas Daily. In reporting Covid-19, Kompas journalists frequently use it, whether we ...
Prinsip Kebenaran dalam Pemberitaan Virus Corona di Media Kompas.com
Prinsip Kebenaran dalam Pemberitaan Virus Corona di Media Kompas.com
Abstract. This research is motivated by the massive coverage of the corona virus in online media, almost all online mass media make health issues related to the corona virus the pr...
Nilai lokalitas budaya Madura dalam cerpen-cerpen karya Muna Masyari
Nilai lokalitas budaya Madura dalam cerpen-cerpen karya Muna Masyari
Kelokalitasan suatu daerah dapat ditelusuri melalui karya sastra berupa cerpen yang memotret keunikan budaya. Madura sebagai daerah dengan ragam budaya yang kental dapat dipelajari...
WANITA DALAM CERPEN WADAH 1986-1990: SUATU PERSPEKTIF FEMINIS
WANITA DALAM CERPEN WADAH 1986-1990: SUATU PERSPEKTIF FEMINIS
ABSTRAK Perutusan cerpen yang memanifestasikan kehidupan manusia menerusi tema, plot, latar, sudut pandangan, watak dan perwatakan. Unsur intrinsik cerpen seperti watak dan ...
KONTRIBUSI KEMAMPUAN MEMAHAMI CERPEN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS CERPEN
KONTRIBUSI KEMAMPUAN MEMAHAMI CERPEN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS CERPEN
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kontribusi kemampuan memahami cerpen terhadap keterampilan menulis cerpen siswa kelas IX MTsN se-Kota Payakumbuh, kontribusi ...
Strategi Coaching untuk Pengembangan Spiritualitas Kaum Muda
Strategi Coaching untuk Pengembangan Spiritualitas Kaum Muda
Budaya pascamodern telah membentuk spiritualitas kaum muda menjadi spiritualitas yang memiliki karakteristik ambiguitas, autentisitas, dan pengalaman. Di tengah konteks ini, ada se...
TANDA BUDAYA DALAM CERPEN FILOSOFI KOPI KARYA DEE LESTARI TINJAUAN SEMIOTIKA BUDAYA JURIJ LOTMAN
TANDA BUDAYA DALAM CERPEN FILOSOFI KOPI KARYA DEE LESTARI TINJAUAN SEMIOTIKA BUDAYA JURIJ LOTMAN
Abstrak: Tulisan ini mengambil objek sebuah cerpen dari Dee Lestari yang berjudul Filosofi Kopi. Cerpen ini bertemakan tentang kopi, dan gambaran bagaimana kopi memiliki karakter d...

Back to Top