Javascript must be enabled to continue!
WANITA DALAM CERPEN WADAH 1986-1990: SUATU PERSPEKTIF FEMINIS
View through CrossRef
ABSTRAK
Perutusan cerpen yang memanifestasikan kehidupan manusia menerusi tema, plot, latar, sudut pandangan, watak dan perwatakan. Unsur intrinsik cerpen seperti watak dan perwatakan berperanan penting merakamkan pemikiran, sesuai dengan peredaran zaman. Seiring itu, watak dan perwatakan wanita seringkali menjadi watak utama terutama dalam karya yang ditulis oleh pengarang wanita. Watak wanita ditampilkan mengikut kesesuaian dan fokus yang diingini pengarang. Watak wanita dalam cerpen diwakili wanita berkerjaya, ibu, isteri atau gadis yang menuntut cabaran selari dengan budaya hidup. Tulisan ini adalah kajian terhadap watak wanita yang diketengahkan dalam cerpen khususnya dalam koleksi Wadah yang diterbitkan pada tahun 1986-1990 oleh Dewan Bahasa Pustaka cawangan Sabah. Analisis watak gadis difokuskan kepada empat cerpen Wadah terpilih yang dihasilkan oleh penulis Sabah. Antaranya, cerpen ‘Perempuan Tua’ (Oktober 1986) oleh Sitti Rahmah atau Intan Sitti Azierah G, cerpen ‘Perhitungan’ (Mac/Jun 1989) oleh Maznah Sulaiman, cerpen ‘Serelung Hati Sang Sutradara’ (Mac 1990) oleh Sairah Haji Antin, dan cerpen ‘Hantaran’ (September 1990) oleh Siti Faridah Bandar. Kajian ini mengaplikasikan perspektif feminis oleh Cheri Register, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dapatan kajian memperlihatkan watak dan perwatakan seorang gadis yang berani sebagai pemaparan wanita peribumi sebelum millenia.
Kata kunci: Cerpen, feminis, wanita, majalah Wadah
ABSTRACT
Life is manifested in short stories through the themes, plots, settings, point of view, and characters in a short story. Intrinsic elements of short stories such as characters play an important role in recording the reflections of the time. This is especially true of female characters as protagonists, especially in works written by female authors themselves. Female characters in short stories are represented by career women, mothers, wives, or girls who face challenges above and beyond the expectations of their gender. This article is a study of the female characters featured in short stories, especially in the Wadah collection published in 1986-1990 by the Sabah branch of Dewan Bahasa Pustaka. The analysis of female characters is focused on four selected Wadah short stories written by Sabah female writers. Among them are the short story 'Old Woman' (October 1986) by Sitti Rahmah or Intan Sitti Azierah G, the short story 'Perhitungan' (March/June 1989) by Maznah Sulaiman, 'Serelung Hati Sang Sutradara' (March 1990) by Sairah Haji Antin, and the short story 'Hantaran' (September 1990) by Siti Faridah Bandar. This study applies a feminist perspective by Cheri Register to analyze the female characters who negotiate the angst of their roles as mothers, wives, and daughters in a predominantly male-orientated local society. The findings highlight the subtle rebellion, retaliation, and repression displayed by the indigenous female character even before millennia which attests to the rise of or presence of female consciousness among the local indigenous females.
Keywords: Short stories, feminists, Sabah women, Wadah
Title: WANITA DALAM CERPEN WADAH 1986-1990: SUATU PERSPEKTIF FEMINIS
Description:
ABSTRAK
Perutusan cerpen yang memanifestasikan kehidupan manusia menerusi tema, plot, latar, sudut pandangan, watak dan perwatakan.
Unsur intrinsik cerpen seperti watak dan perwatakan berperanan penting merakamkan pemikiran, sesuai dengan peredaran zaman.
Seiring itu, watak dan perwatakan wanita seringkali menjadi watak utama terutama dalam karya yang ditulis oleh pengarang wanita.
Watak wanita ditampilkan mengikut kesesuaian dan fokus yang diingini pengarang.
Watak wanita dalam cerpen diwakili wanita berkerjaya, ibu, isteri atau gadis yang menuntut cabaran selari dengan budaya hidup.
Tulisan ini adalah kajian terhadap watak wanita yang diketengahkan dalam cerpen khususnya dalam koleksi Wadah yang diterbitkan pada tahun 1986-1990 oleh Dewan Bahasa Pustaka cawangan Sabah.
Analisis watak gadis difokuskan kepada empat cerpen Wadah terpilih yang dihasilkan oleh penulis Sabah.
Antaranya, cerpen ‘Perempuan Tua’ (Oktober 1986) oleh Sitti Rahmah atau Intan Sitti Azierah G, cerpen ‘Perhitungan’ (Mac/Jun 1989) oleh Maznah Sulaiman, cerpen ‘Serelung Hati Sang Sutradara’ (Mac 1990) oleh Sairah Haji Antin, dan cerpen ‘Hantaran’ (September 1990) oleh Siti Faridah Bandar.
Kajian ini mengaplikasikan perspektif feminis oleh Cheri Register, dengan menggunakan pendekatan kualitatif.
Dapatan kajian memperlihatkan watak dan perwatakan seorang gadis yang berani sebagai pemaparan wanita peribumi sebelum millenia.
Kata kunci: Cerpen, feminis, wanita, majalah Wadah
ABSTRACT
Life is manifested in short stories through the themes, plots, settings, point of view, and characters in a short story.
Intrinsic elements of short stories such as characters play an important role in recording the reflections of the time.
This is especially true of female characters as protagonists, especially in works written by female authors themselves.
Female characters in short stories are represented by career women, mothers, wives, or girls who face challenges above and beyond the expectations of their gender.
This article is a study of the female characters featured in short stories, especially in the Wadah collection published in 1986-1990 by the Sabah branch of Dewan Bahasa Pustaka.
The analysis of female characters is focused on four selected Wadah short stories written by Sabah female writers.
Among them are the short story 'Old Woman' (October 1986) by Sitti Rahmah or Intan Sitti Azierah G, the short story 'Perhitungan' (March/June 1989) by Maznah Sulaiman, 'Serelung Hati Sang Sutradara' (March 1990) by Sairah Haji Antin, and the short story 'Hantaran' (September 1990) by Siti Faridah Bandar.
This study applies a feminist perspective by Cheri Register to analyze the female characters who negotiate the angst of their roles as mothers, wives, and daughters in a predominantly male-orientated local society.
The findings highlight the subtle rebellion, retaliation, and repression displayed by the indigenous female character even before millennia which attests to the rise of or presence of female consciousness among the local indigenous females.
Keywords: Short stories, feminists, Sabah women, Wadah.
Related Results
Karakteristik Kimia dan Fisika Biji Kakao (Theobroma cacao l.) Hasil Fermentasi Wadah Kotak Kayu dan Wadah Plastik
Karakteristik Kimia dan Fisika Biji Kakao (Theobroma cacao l.) Hasil Fermentasi Wadah Kotak Kayu dan Wadah Plastik
Kakao merupakan salah satu komoditas yang memegang peranan cukup penting di Indonesia saat ini, salah satunya sebagai sumber devisa Negara. Salah satu proses yang sangat berperan p...
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI DENGAN METODE RESITASI PADA SISWA KELAS XI KRB SMK NEGERI 1 REMBANG TAHUN AJARAN 2017/2018
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI DENGAN METODE RESITASI PADA SISWA KELAS XI KRB SMK NEGERI 1 REMBANG TAHUN AJARAN 2017/2018
AbstrakKeterampilan menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang perlu mendapat perhatian dalam pembelajaran di sekolah. Salah satu keterampilan menulis adalah menulis ...
CITRA WANITA DALAM KUMPULAN CERPEN SUMI DAN GAMBARNYA KARYA RATNA INDRASWARI IBRAHIM
CITRA WANITA DALAM KUMPULAN CERPEN SUMI DAN GAMBARNYA KARYA RATNA INDRASWARI IBRAHIM
ABSTRACT
The purpose of the analysis of the image of women focused on the main female characters in the short story collection Sumi and Gambarnya by Ratna Indraswari Ibrahim is to ...
Personifikasi Dalam Cerpen Wanita Dalam Hujan Malam Karya Korrie Layun Rampan
Personifikasi Dalam Cerpen Wanita Dalam Hujan Malam Karya Korrie Layun Rampan
Korrie Layun Rampan merupakan seorang sastrawan yang memanfaatkan bahasa sehingga banyak menghasilkan karya sastra. Seperti cerpen wanita dalam hujan malam. Cerpen wanita dalam hu...
KONTRIBUSI KEMAMPUAN MEMAHAMI CERPEN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS CERPEN
KONTRIBUSI KEMAMPUAN MEMAHAMI CERPEN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS CERPEN
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kontribusi kemampuan memahami cerpen terhadap keterampilan menulis cerpen siswa kelas IX MTsN se-Kota Payakumbuh, kontribusi ...
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Gender merupakan piranti yang lebih dikonstruksikan secara sosial daripada biologis. Seseorang bisa menjadi kurang atau lebih ‘feminim’ dan kurang atau lebih ‘maskulin’. Seorang la...
ANALISIS CERPEN “LELAKI RAGI DAN PEREMPUAN SANTAN” KARYA DAMHURI MUHAMMAD DENGAN PENDEKATAN EKSPRESIF
ANALISIS CERPEN “LELAKI RAGI DAN PEREMPUAN SANTAN” KARYA DAMHURI MUHAMMAD DENGAN PENDEKATAN EKSPRESIF
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ekspresi pengarang dalam cerpen Lelaki Ragi dan Perempuan Santan. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerpen Lelaki Ragi dan ...
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ABSTRAK Permasalahan yang timbul di RSUD Ade M. Djoen Sintang yaitu ketersediaan sarana dan prasarana yang masih kurang dan penanganan pengelolaan sampah yang masih belum berjalan ...

