Javascript must be enabled to continue!
KLASTERISASI DATA MINING K-MEANS DENGAN INDEKS DAVIES BOULDIN BERDASARKAN HASIL PERAMALAN PRODUKSI TANAMAN BIOFARMAKA DI PROVINSI INDONESIA MENGGUNAKAN ARIMA
View through CrossRef
Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan peramalan produksi biofarmaka jenis rimpang di Indonesia, dan klasterisasi hasil peramalan sebagai acuan kebijakan produksi berdasarkan klaster tersebut. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai produksi tanaman biofarmaka dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2022. Peramalan produksi tanaman biofarmaka yang dianalisis dalam penelitian ini adalah jenis rimpang, terdiri dari 7 tanaman yaitu: jahe, lengkuas, kencur, kunyit, lempuyang, temulawak, dan temuireng. Analisis data menggunakan Klasterisasi K-Means dengan Indeks Davies Bouldin. Hasil menunjukkan bahwa klasterisasi produksi tanaman biofarmaka jenis rimpang dengan metode K-Means berdasarkan nilai Indeks Davies Bouldin (DBI) terkecil, ditemukan 6 (enam) klaster untuk peramalan tahun 2023, 4 (empat) klaster untuk peramalan tahun 2024, dan 3 (tiga) klaster untuk peramalan tahun 2025. Masing-masing tahun peramalan menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Timur berada pada klaster tertinggi. Hasil klasterisasi ini dapat menjadi acuan penyusunan program-program baik oleh pemerintah maupun pihak-pihak terkait lainnya dalam rangka meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman biofarmaka jenis rimpang di Indonesia.
Ikatan Dosen Menulis
Title: KLASTERISASI DATA MINING K-MEANS DENGAN INDEKS DAVIES BOULDIN BERDASARKAN HASIL PERAMALAN PRODUKSI TANAMAN BIOFARMAKA DI PROVINSI INDONESIA MENGGUNAKAN ARIMA
Description:
Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan peramalan produksi biofarmaka jenis rimpang di Indonesia, dan klasterisasi hasil peramalan sebagai acuan kebijakan produksi berdasarkan klaster tersebut.
Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai produksi tanaman biofarmaka dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2022.
Peramalan produksi tanaman biofarmaka yang dianalisis dalam penelitian ini adalah jenis rimpang, terdiri dari 7 tanaman yaitu: jahe, lengkuas, kencur, kunyit, lempuyang, temulawak, dan temuireng.
Analisis data menggunakan Klasterisasi K-Means dengan Indeks Davies Bouldin.
Hasil menunjukkan bahwa klasterisasi produksi tanaman biofarmaka jenis rimpang dengan metode K-Means berdasarkan nilai Indeks Davies Bouldin (DBI) terkecil, ditemukan 6 (enam) klaster untuk peramalan tahun 2023, 4 (empat) klaster untuk peramalan tahun 2024, dan 3 (tiga) klaster untuk peramalan tahun 2025.
Masing-masing tahun peramalan menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Timur berada pada klaster tertinggi.
Hasil klasterisasi ini dapat menjadi acuan penyusunan program-program baik oleh pemerintah maupun pihak-pihak terkait lainnya dalam rangka meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman biofarmaka jenis rimpang di Indonesia.
Related Results
Model Pengembangan Kelembagaan Kemitraan dan Pemasaran Temulawak di Kota Semarang
Model Pengembangan Kelembagaan Kemitraan dan Pemasaran Temulawak di Kota Semarang
<div>Produk biofarmaka, yang salah satunya berasal dari tumbuhan, sangat berpotensi dalam pengembangan Industri Obat Tradisional (IOT) dan kosmetika di Indonesia. Penggunaa...
Peramalan Harga Saham BBRI Menggunakan Metode Hybrid ARIMA-SVR
Peramalan Harga Saham BBRI Menggunakan Metode Hybrid ARIMA-SVR
Abstract. PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) is one of the most popular investment instruments, but it has high stock price volatility due to global and domestic economic factors. Thi...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Penambahbaikan Kaedah Peramalan Purata Setempat bagi Peramalan Data Siri Masa Aras Sungai di Kawasan Banjir
Penambahbaikan Kaedah Peramalan Purata Setempat bagi Peramalan Data Siri Masa Aras Sungai di Kawasan Banjir
Aras air yang agak tinggi, tidak menentu dan melebihi tebing sungai adalah penyebab kepada bencana banjir. Ini memberi kesan kepada berlakunya banjir di kawasan pinggir sungai akib...
ANALISA PERFORMANCE MESIN PENGUPAS KAYU (ROTARY) PT. HENRISON IRIANA SORONG MENGGUNAKAN METODE INDEKS KAPABILITAS
ANALISA PERFORMANCE MESIN PENGUPAS KAYU (ROTARY) PT. HENRISON IRIANA SORONG MENGGUNAKAN METODE INDEKS KAPABILITAS
Artikel ini telah diterbitkan pada Prosiding Ini telah diterbitkan pada kegiatan Simposium Nasional Teknologi Terapan (SNTT) 5 2017 dengan No. ISSN2339-028XABSTRAK Penggunaan mes...
PERAMALAN PRODUKSI CRUDE PALM OIL DENGAN MENGGUNAKAN METODE MOVING AVERAGE DAN ARIMA
PERAMALAN PRODUKSI CRUDE PALM OIL DENGAN MENGGUNAKAN METODE MOVING AVERAGE DAN ARIMA
Production forecasting plays a crucial role in optimizing and managing the volume of output produced by an industry. Accurate forecasting provides essential information for product...
PERBANDINGAN METODE ARIMA BOX-JENKIS DENGAN ARIMA ENSEMBLE PADA PERAMALAN NILAI EKSPOR PROVINSI BENGKULU
PERBANDINGAN METODE ARIMA BOX-JENKIS DENGAN ARIMA ENSEMBLE PADA PERAMALAN NILAI EKSPOR PROVINSI BENGKULU
Ekspor merupakan pengiriman barang dan jasa yang dijual oleh penduduk suatu Negara kepada penduduk Negara lain untuk mendapatkan mata uang asing dari Negara pembeli. Tujuan penelit...

