Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISA PERFORMANCE MESIN PENGUPAS KAYU (ROTARY) PT. HENRISON IRIANA SORONG MENGGUNAKAN METODE INDEKS KAPABILITAS

View through CrossRef
Artikel ini telah diterbitkan pada Prosiding Ini telah diterbitkan pada kegiatan Simposium Nasional Teknologi Terapan (SNTT) 5 2017 dengan No. ISSN2339-028XABSTRAK Penggunaan mesin dalam menghasilkan output produk yang berkualitas pada industrimanufaktur, yang bergerak pada proses pengolahan kayu mentah (Loq) menjadi barang jadi(plywood), merupakan hal yang sangat efektif bagi suatu perusahaan dalam mancapai,meningkatkan, dan memenuhi kebutuhan pasar atau konsumen. Salah satu mesin yangdigunakan pada industri plywood adalah penggunaan mesin rotary dalam melakukan prosesproduksi yang difungsikan untuk mengupas kayu loq menjadi lembaran-lembaran tipis (veneer).Dengan tingkat ketebalan veneer yang ditentukan oleh perusahan berdasarkan permintaankonsumen. Tahap pelaksanaan metode ini adalah dengan mengambil sampel hasil kupasan atauhasil proses produksi mesin rotary pada menit-menit yang telah ditentukan yang kemudiandiinput pada cheksheet yang akan dilakukan pengujian kecukupan data, pengujian distribusinormal, yang selanjutnya dibuatkan peta kendali dan pengujian Indeks Capability Process (Cp).Sehingga nilai Indeks Capability Process Cpk dan Cpm diketahui mesin rotary 4 ketebalan 1,70mm pengukuran bagian kanan dengan nilai indeks Cpk 0,3324, pengukuran bagian kiri dengannilai indeks Cpk 0,3531, pengukuran bagian tengah dengan nilai indeks Cpm 0,0023,pengukuran bagian panjang dengan nilai indeks Cpm 0,9203. Sedangkan ketebalan 2,50 mmpengukuran bagian kanan dengan nilai indeks Cpm 0,0079, pengukuran bagian kiri dengan nilaiindeks Cpk 0,6226, pengukuran bagian tengah dengan nilai indeks Cpk 0,7102, pengukuranbagian panjang dengan nilai indeks Cpm 0,3203. Dan mesin rotary 6 ketebalan 1,70 mmpengukuran bagian kanan dengan nilai indeks Cpm 0,0027, pengukuran bagian kiri dengan nilaiindeks Cpk 0,4521, pengukuran bagian tengah dengan nilai indeks Cpm 0,0026, pengukuranbagian panjang dengan nilai indeks Cpm 0,3642 sedangkan ketebalan 2,50 mm pengukuranbagian kanan dengan nilai indeks Cpk 1,0944, pengukuran bagian kiri dengan nilai indeks Cpk0,8584, pengukuran bagian tengah dengan nilai indeks Cpk 1,0855 dan pengukuran bagianpanjang dengan nilai indeks Cpm 0,3664. Dari nilai indeks capability process tersebut makaperlu dilakukan peningkatan proses pada tiap-tiap mesin rotary pengupas kayu loq.
Center for Open Science
Title: ANALISA PERFORMANCE MESIN PENGUPAS KAYU (ROTARY) PT. HENRISON IRIANA SORONG MENGGUNAKAN METODE INDEKS KAPABILITAS
Description:
Artikel ini telah diterbitkan pada Prosiding Ini telah diterbitkan pada kegiatan Simposium Nasional Teknologi Terapan (SNTT) 5 2017 dengan No.
ISSN2339-028XABSTRAK Penggunaan mesin dalam menghasilkan output produk yang berkualitas pada industrimanufaktur, yang bergerak pada proses pengolahan kayu mentah (Loq) menjadi barang jadi(plywood), merupakan hal yang sangat efektif bagi suatu perusahaan dalam mancapai,meningkatkan, dan memenuhi kebutuhan pasar atau konsumen.
Salah satu mesin yangdigunakan pada industri plywood adalah penggunaan mesin rotary dalam melakukan prosesproduksi yang difungsikan untuk mengupas kayu loq menjadi lembaran-lembaran tipis (veneer).
Dengan tingkat ketebalan veneer yang ditentukan oleh perusahan berdasarkan permintaankonsumen.
Tahap pelaksanaan metode ini adalah dengan mengambil sampel hasil kupasan atauhasil proses produksi mesin rotary pada menit-menit yang telah ditentukan yang kemudiandiinput pada cheksheet yang akan dilakukan pengujian kecukupan data, pengujian distribusinormal, yang selanjutnya dibuatkan peta kendali dan pengujian Indeks Capability Process (Cp).
Sehingga nilai Indeks Capability Process Cpk dan Cpm diketahui mesin rotary 4 ketebalan 1,70mm pengukuran bagian kanan dengan nilai indeks Cpk 0,3324, pengukuran bagian kiri dengannilai indeks Cpk 0,3531, pengukuran bagian tengah dengan nilai indeks Cpm 0,0023,pengukuran bagian panjang dengan nilai indeks Cpm 0,9203.
Sedangkan ketebalan 2,50 mmpengukuran bagian kanan dengan nilai indeks Cpm 0,0079, pengukuran bagian kiri dengan nilaiindeks Cpk 0,6226, pengukuran bagian tengah dengan nilai indeks Cpk 0,7102, pengukuranbagian panjang dengan nilai indeks Cpm 0,3203.
Dan mesin rotary 6 ketebalan 1,70 mmpengukuran bagian kanan dengan nilai indeks Cpm 0,0027, pengukuran bagian kiri dengan nilaiindeks Cpk 0,4521, pengukuran bagian tengah dengan nilai indeks Cpm 0,0026, pengukuranbagian panjang dengan nilai indeks Cpm 0,3642 sedangkan ketebalan 2,50 mm pengukuranbagian kanan dengan nilai indeks Cpk 1,0944, pengukuran bagian kiri dengan nilai indeks Cpk0,8584, pengukuran bagian tengah dengan nilai indeks Cpk 1,0855 dan pengukuran bagianpanjang dengan nilai indeks Cpm 0,3664.
Dari nilai indeks capability process tersebut makaperlu dilakukan peningkatan proses pada tiap-tiap mesin rotary pengupas kayu loq.

Related Results

Modifikasi dan Uji Kinerja Mata Pengupas pada Mesin Pengupas Kulit Pinang Kering
Modifikasi dan Uji Kinerja Mata Pengupas pada Mesin Pengupas Kulit Pinang Kering
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan modifikasi roll pengupas dan uji kinerja mesin pengupas buah pinang kering untuk membuktikan pengaruh jumlah mata pengupas terhadap hasil p...
DEFAMASI IRIANA WIDODO MELALUI MISOGINI DAN DEFEMISME PEREMPUAN (KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK)
DEFAMASI IRIANA WIDODO MELALUI MISOGINI DAN DEFEMISME PEREMPUAN (KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK)
Abstract. The rise of defamation cases in Indonesia provides an entry point for forensic linguistic (one of linguistics branches) to solve all the legal cases related to language. ...
Peran Pengupas Rajungan Dalam Menunjang Perekonomian Keluarga Di Kecamatan Palang Kabupaten Tuban
Peran Pengupas Rajungan Dalam Menunjang Perekonomian Keluarga Di Kecamatan Palang Kabupaten Tuban
Pendapatan keluarga tergantung dari hasil kerja kepala keluarga dan anggota keluarga yang lain. Mayoritas masyarakat khususnya di Kecamatan Palang Kabupaten Tuban bekerja sebagai n...
VARIASI DIMENSI PULLY PADA MESIN PENGUPAS KULIT KOPI
VARIASI DIMENSI PULLY PADA MESIN PENGUPAS KULIT KOPI
Produksi kopi semakin meningkat setiap tahun, pada tahun 2010 produksi kopi di Indonesia sebesar 686,921 ton. Sebelum produksi biji kopi maka dilakukan proses pengupasan atau pemis...
mesin bubut
mesin bubut
Perkembangan teknologi komputer saat ini telah mengalami kemajuan yang amat pesat. Dalam hal ini komputer telah diaplikasikan ke dalam alat-alat mesin perkakas di antaranya mesin b...
PEMANFAATAN KAYU SEBAGAI BAHAN STRUKTUR BANGUNAN
PEMANFAATAN KAYU SEBAGAI BAHAN STRUKTUR BANGUNAN
Upaya penanaman kembali hutan-hutan yang gundul sudah dilakukan berbagai fihak, baikpemegang HPH maupun pemerintah melalui pemilihan bibit-bibit pohon denganpertumbuhan amat cepat ...
KARAKTERISASI SIFAT FISIS, MEKANIS DAN REDAMAN AKUSTIK KAYU LOKAL SEBAGAI BAHAN ALAT MUSIK
KARAKTERISASI SIFAT FISIS, MEKANIS DAN REDAMAN AKUSTIK KAYU LOKAL SEBAGAI BAHAN ALAT MUSIK
Tanaman hutan tropis seperti gempol, sonokeling, mahoni, trembesi dan duren tumbuh subur. Selama ini pemanfaatan kayu hutan tersebut hanya digunakan untuk bahan mebelair serta kons...
Rancang Bangun Mesin Pengasah Pisau Ketam Kayu
Rancang Bangun Mesin Pengasah Pisau Ketam Kayu
Di Indonesia, industri mebel berkembang sangat pesat. Hal ini disebabkan oleh melimpahnya bahan baku kayu yang berkualitas dan pengerajin-pengerajin yang terampil. Salah satu mesin...

Back to Top