Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Training Pembuatan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Bagi Petani Dalam Mengamankan dan Meningkatkan Produksi Tanaman Padi di Desa Bassiang Kec. Ponrang Selatan Kab. Luwu

View through CrossRef
Tanaman padi merupakan penghasil beras yang permintaannya terus meningkat tiap tahun     seiring     dengan     bertambahnya     jumlah     penduduk.  Namun produksi padi terus saja mengalami penurunan akibat kekurangan nutrisi, serangan hama dan penyakit, dan teknik budidaya yang kurang tepat. Terjadinya perubahan iklim turut memperparah tingkat serangan hama dan penyakit pada tanaman padi. Kekurangan nutrisi juga dapat memicu kerentanan tanaman terhadap serangan OPT sehingga perlu dilakukan upaya perbaikan yang mampu menekan serangan hama dan penyakit, serta mampu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. PGPR merupakan bakteri yang diisolasi pada area perakaran yang dianggap mampu untuk menekan serangan hama dan penyakit serta mampu memenuhi kebutuhan nutrisi pada tanaman akibat adanya kandungan berbagai mikroorganisme menguntungkan yang dapat bertindak sebagai pengendali hama, pengendali mikroba penyebab penyakit serta memiliki mikroorganisme yang mampu mensuplai nutrisi untuk tanaman budidaya. Sehingga aplikasi PGPR dapat menjadi salah satu solusi pengamanan dan peningkatan produksi pada tanaman padi yang murah dan ramah lingkungan khususnya pada kondisi perubahan iklim seperti yang dirasakan sekarang ini. Kegiatan sosialisasi dan training pembuatan PGPR ini dilaksanakan di Desa Bassiang Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 23 – 24 Agustus 2021. Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi peran PGPR bagi tanaman serta pelatihan pembuatan PGPR kepada kelompok tani yang ada di Desa   Bassiang. Desa Bassiang dipilih menjadi wilayah sosialisasi karena merupakan salah satu wilayah yang memiliki areal pertanaman padi terluas di Kabupaten Luwu. Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan wawasan petani terkait pertanian ramah lingkungan serta mampu membuat PGPR dan mengaplikasikan pada lahan sawah masing-masing agar produksi tanaman padi dapat tetap terjaga bahkan ditingkatkan.
Title: Training Pembuatan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Bagi Petani Dalam Mengamankan dan Meningkatkan Produksi Tanaman Padi di Desa Bassiang Kec. Ponrang Selatan Kab. Luwu
Description:
Tanaman padi merupakan penghasil beras yang permintaannya terus meningkat tiap tahun     seiring     dengan     bertambahnya     jumlah     penduduk.
  Namun produksi padi terus saja mengalami penurunan akibat kekurangan nutrisi, serangan hama dan penyakit, dan teknik budidaya yang kurang tepat.
Terjadinya perubahan iklim turut memperparah tingkat serangan hama dan penyakit pada tanaman padi.
Kekurangan nutrisi juga dapat memicu kerentanan tanaman terhadap serangan OPT sehingga perlu dilakukan upaya perbaikan yang mampu menekan serangan hama dan penyakit, serta mampu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman.
PGPR merupakan bakteri yang diisolasi pada area perakaran yang dianggap mampu untuk menekan serangan hama dan penyakit serta mampu memenuhi kebutuhan nutrisi pada tanaman akibat adanya kandungan berbagai mikroorganisme menguntungkan yang dapat bertindak sebagai pengendali hama, pengendali mikroba penyebab penyakit serta memiliki mikroorganisme yang mampu mensuplai nutrisi untuk tanaman budidaya.
Sehingga aplikasi PGPR dapat menjadi salah satu solusi pengamanan dan peningkatan produksi pada tanaman padi yang murah dan ramah lingkungan khususnya pada kondisi perubahan iklim seperti yang dirasakan sekarang ini.
Kegiatan sosialisasi dan training pembuatan PGPR ini dilaksanakan di Desa Bassiang Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 23 – 24 Agustus 2021.
Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi peran PGPR bagi tanaman serta pelatihan pembuatan PGPR kepada kelompok tani yang ada di Desa   Bassiang.
Desa Bassiang dipilih menjadi wilayah sosialisasi karena merupakan salah satu wilayah yang memiliki areal pertanaman padi terluas di Kabupaten Luwu.
Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan wawasan petani terkait pertanian ramah lingkungan serta mampu membuat PGPR dan mengaplikasikan pada lahan sawah masing-masing agar produksi tanaman padi dapat tetap terjaga bahkan ditingkatkan.

Related Results

Uji Penggunaan PGPR (Plant Growth-Promoting Rhizobacteria) terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Merah (capsicum Annuum L.)
Uji Penggunaan PGPR (Plant Growth-Promoting Rhizobacteria) terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Merah (capsicum Annuum L.)
Penelitian ini bertujuan yang menguji Perbandingan pertumbuhan vegetatif tanaman cabai merah (capsicum Annuum L.) akibat Pemberian Komposisi PGPR (Plant Growth-Promoting Rhizobacte...
Perkembangan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Luwu, 1967-2017
Perkembangan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Luwu, 1967-2017
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang SMAN 1 Luwu sebagai wadah proses pendidikan di Kabupaten Luwu 1967-2017) dengan mengungkap proses berdirinya SMAN 1 Luwu dan perke...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelembagaan agribisnis padi sawah dan untuk mengetahui bentuk kemitraan serta peran kelujuan penelitian untuk mengidentifi...
TRANSPARANSI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
TRANSPARANSI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
Artikel ini membahas tentang Transparansi pengelolaan dana Desa di Desa Bassiang Timur Kabupaten Luwu dalam perspektif  hukum Islam, Penelitian bertujuan guna mengetahui, transpar...
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
Padi merupakan tanaman pertama yang hingga saat ini menjadi tanaman utama di dunia terutama di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan. Di Kecamatan Martapura Barat tepatnya di D...
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
Tanaman edamame (Glycine max (L.) Merill) merupakan tanaman multiguna yang memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia. Optimalisasi lahan gambut untuk areal produ...
An Analysis of The Language Variations of Luwunese Through Speech Acts (Fokus: Luwu, North Luwu, and East Luwu)
An Analysis of The Language Variations of Luwunese Through Speech Acts (Fokus: Luwu, North Luwu, and East Luwu)
The main objectives of this research were to determine the differences of language variation in the use of regional language  especially  Luwu, North Luwu and East Luwu in South Su...

Back to Top