Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KREATIVITAS BERBAHASA DALAM SASTRA ANAK INDONESIA

View through CrossRef
Children literature, ideally, is a form of imaginatif creation in using language which is appropriate with children’s world and need. Children literature should be able to present understanding and experiences of aesthetic values (especially in using language. Therefore, children literature are really expected to have meaningful values for children. Otherwise, in fact, the value of meaningfulness for children often neglected. By implementing stylistic approach, the writing of this article to highlight ten folklore books published byPusat Bahasa that intended to children. These story books are selected randomly in order to observe creativity in using language in the opening and closing setences in the stories. This article attempts to observe the realtionship among language, creativity and children literature. The basic assumption is that improving language creativity (for children) are able to be carried out through children literature. However, by applying descriptive analysis method, the result of this article shows that the children literature users as a media to improve the creativity in using language have not reached maximal potention. The imagination world that is produced from children’s way of thinking to produce creativity in using language are necessary to be developed and to be explored by creating children literature that are produced by using interesting syle. Abstrak Sastra anak, idealnya, merupakan bentuk kreasi imajinatif berbahasa yang sesuai dengan dunia dan kebutuhan anak. Sastra anak seharusnya mampu menghadirkan pemahaman dan pengalaman nilai-nilai estetika (berbahasa, khususnya). Sastra anak, dengan demikian, benar-benar dapat diharapkan memiliki nilai kebermaknaan bagi anak-anak. Namun, dalam kenyataannya, nilai kebermaknaan bagi anak-anak itu sering terabaikan. Melalui pendekatan stilistika, penulisan ini menyorot sepuluh cerita rakyat terbitan Pusat Bahasa yang diperuntukkan bagi anak. Buku-buku cerita ini dipilih secara acak untuk melihat kreativitas berbahasa pada kalimat pembuka dan penutup cerita. Tulisan ini hendak mencoba melihat keterkaitan antara bahasa, kreativitas, dan sastra anak. Asumsi dasarnya adalah membangun kreativitas berbahasa (pada anak) dapat dilakukan melalui sastra anak. Akan tetapi, dengan menggunakan metode deskriptif analisis, hasil penulisan ini memperlihatkan bahwa pemanfaatan sastra anak sebagai media pembangun kreativitas berbahasa masih belum mencapai potensi yang maksimal. Dunia imajinasi yang dihasilkan oleh pola pikir anak untuk menghasilkan kreativitas berbahasa masih perlu dikembangkan dan digali melalui penciptaan karya sastra anak yang dikemas dengan gaya bahasa yang menarik.
Title: KREATIVITAS BERBAHASA DALAM SASTRA ANAK INDONESIA
Description:
Children literature, ideally, is a form of imaginatif creation in using language which is appropriate with children’s world and need.
Children literature should be able to present understanding and experiences of aesthetic values (especially in using language.
Therefore, children literature are really expected to have meaningful values for children.
Otherwise, in fact, the value of meaningfulness for children often neglected.
By implementing stylistic approach, the writing of this article to highlight ten folklore books published byPusat Bahasa that intended to children.
These story books are selected randomly in order to observe creativity in using language in the opening and closing setences in the stories.
This article attempts to observe the realtionship among language, creativity and children literature.
The basic assumption is that improving language creativity (for children) are able to be carried out through children literature.
However, by applying descriptive analysis method, the result of this article shows that the children literature users as a media to improve the creativity in using language have not reached maximal potention.
The imagination world that is produced from children’s way of thinking to produce creativity in using language are necessary to be developed and to be explored by creating children literature that are produced by using interesting syle.
Abstrak Sastra anak, idealnya, merupakan bentuk kreasi imajinatif berbahasa yang sesuai dengan dunia dan kebutuhan anak.
Sastra anak seharusnya mampu menghadirkan pemahaman dan pengalaman nilai-nilai estetika (berbahasa, khususnya).
Sastra anak, dengan demikian, benar-benar dapat diharapkan memiliki nilai kebermaknaan bagi anak-anak.
Namun, dalam kenyataannya, nilai kebermaknaan bagi anak-anak itu sering terabaikan.
Melalui pendekatan stilistika, penulisan ini menyorot sepuluh cerita rakyat terbitan Pusat Bahasa yang diperuntukkan bagi anak.
Buku-buku cerita ini dipilih secara acak untuk melihat kreativitas berbahasa pada kalimat pembuka dan penutup cerita.
Tulisan ini hendak mencoba melihat keterkaitan antara bahasa, kreativitas, dan sastra anak.
Asumsi dasarnya adalah membangun kreativitas berbahasa (pada anak) dapat dilakukan melalui sastra anak.
Akan tetapi, dengan menggunakan metode deskriptif analisis, hasil penulisan ini memperlihatkan bahwa pemanfaatan sastra anak sebagai media pembangun kreativitas berbahasa masih belum mencapai potensi yang maksimal.
Dunia imajinasi yang dihasilkan oleh pola pikir anak untuk menghasilkan kreativitas berbahasa masih perlu dikembangkan dan digali melalui penciptaan karya sastra anak yang dikemas dengan gaya bahasa yang menarik.

Related Results

KREATIVITAS BERBAHASA DALAM SASTRA ANAK INDONESIA
KREATIVITAS BERBAHASA DALAM SASTRA ANAK INDONESIA
Children literature, ideally, is a form of imaginatif creation in using language which is appropriate with children’s world and need. Children literature should be able to present ...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
PEMBELAJARAN BOTANI SASTRA DI ERA MILENIAL
PEMBELAJARAN BOTANI SASTRA DI ERA MILENIAL
Pembelajaran sastra di era milenial memang diperlukan perspektif terbaru. Di antara perspektif yang mulai berkembang yaitu pembelajaran botani sastra. Botani sastra adalah selukd b...
KREATIVITAS ANAK USIA PRASEKOLAH DENGAN MEDIA BERMAIN KOLASE
KREATIVITAS ANAK USIA PRASEKOLAH DENGAN MEDIA BERMAIN KOLASE
Anak mengalami berbagai tahapaan perkembangan yang harus dilalui. Salah satunya dengan meningkatkan kreativitas. Kreativitas penting untuk dikembangkan sejak dini karena merupakan ...
Fuge Fun Upaya Pengenalan Makanan Bergizi dan Peningkatan Kreativitas Anak Usia Dini
Fuge Fun Upaya Pengenalan Makanan Bergizi dan Peningkatan Kreativitas Anak Usia Dini
Penelitian ini dilatar belakangi adanya temuan masalah kemampuan anak memilih, mengkonsumsi makanan bergizi serta perkembangan kreativitas anak di Kelompok B TK Wijaya Kusumah yang...
Sosialisasi Sastra Digital dan Pelatihan Penulisan Sastra bagi Anak-anak dan Remaja di Karanglo, Argomulyo, Sedayu, Bantul
Sosialisasi Sastra Digital dan Pelatihan Penulisan Sastra bagi Anak-anak dan Remaja di Karanglo, Argomulyo, Sedayu, Bantul
Perkembangan sastra digital makin masif dengan bermunculan berbagai macam aplikasi pembacaan sastra seperti Wattpad, Dreame, Storial.co, NovelToon, WebRead, dan lain sebagainya. Ha...

Back to Top