Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMBELAJARAN BOTANI SASTRA DI ERA MILENIAL

View through CrossRef
Pembelajaran sastra di era milenial memang diperlukan perspektif terbaru. Di antara perspektif yang mulai berkembang yaitu pembelajaran botani sastra. Botani sastra adalah selukd beluk belajar sastra tentang tumbuhan. Oleh karena karya sastra di era milenial itu serba digital,maka pembelajaran sastra diarahkan ke empat aspek yaitu: Pertama, digitalogi botani sastra. Digitalogi botani sastra lebih menekankan pada aspek sastra digital tentang tumbuhan. Kedua, pembelajaran sastra terfokus pada aspek psikomemori botani sastra. Pembelajaran semacam ini berupaya mengungkap memori tentang apa saja yang menggunakan ekspresi tumbuhan. Memori sastra boleh tentang hal-hal tragis, membahagiakan, historis, dan sebagainya. Ketiga, hoaxologi botani sastra merupakan wuju belajar sastra yang memanfaatkan realita “hoax”. Dalam belajar sastra “hoax” tidak selalu jelek, tergantung cara menyikapinya. Keempat, belajar sastra yang terfokus pada milenialogi botani sastra. Maksudnya, focus belajar sastra pada fenomena milenial tentang tumbuhan. Kelima, siberologi gastrobotani sastra berarti belajar sastra dengan menekankan pada karya-karya sastra cyber yang melukiskan tentang makanan. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa belajar sastra tentang botani di era milenial membutuhkan perspektif yang mengikuti perkembangan sastra.
Jurnal Pembelajaran Sastra, HISKI Komisariat Malang
Title: PEMBELAJARAN BOTANI SASTRA DI ERA MILENIAL
Description:
Pembelajaran sastra di era milenial memang diperlukan perspektif terbaru.
Di antara perspektif yang mulai berkembang yaitu pembelajaran botani sastra.
Botani sastra adalah selukd beluk belajar sastra tentang tumbuhan.
Oleh karena karya sastra di era milenial itu serba digital,maka pembelajaran sastra diarahkan ke empat aspek yaitu: Pertama, digitalogi botani sastra.
Digitalogi botani sastra lebih menekankan pada aspek sastra digital tentang tumbuhan.
Kedua, pembelajaran sastra terfokus pada aspek psikomemori botani sastra.
Pembelajaran semacam ini berupaya mengungkap memori tentang apa saja yang menggunakan ekspresi tumbuhan.
Memori sastra boleh tentang hal-hal tragis, membahagiakan, historis, dan sebagainya.
Ketiga, hoaxologi botani sastra merupakan wuju belajar sastra yang memanfaatkan realita “hoax”.
Dalam belajar sastra “hoax” tidak selalu jelek, tergantung cara menyikapinya.
Keempat, belajar sastra yang terfokus pada milenialogi botani sastra.
Maksudnya, focus belajar sastra pada fenomena milenial tentang tumbuhan.
Kelima, siberologi gastrobotani sastra berarti belajar sastra dengan menekankan pada karya-karya sastra cyber yang melukiskan tentang makanan.
Akhirnya dapat disimpulkan bahwa belajar sastra tentang botani di era milenial membutuhkan perspektif yang mengikuti perkembangan sastra.

Related Results

PENERAPAN MODEL BENGKEL SASTRA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENULIS SASTRA
PENERAPAN MODEL BENGKEL SASTRA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENULIS SASTRA
Proses pembelajaran yang merupakan inti dari proses pendidikan, harus dilakukan dengan menitikberatkan pada pengembangan potensi yang dimiliki mahasiswa sehingga mahasiswa memperol...
INVESTIGASI NATURALISTIK PENGARUH PENDEKATAN SASTRA DALAM MENGEMBANGKAN APRESIASI KARYA SASTRA BAHASA INDONESIA PADA MAHASISWA
INVESTIGASI NATURALISTIK PENGARUH PENDEKATAN SASTRA DALAM MENGEMBANGKAN APRESIASI KARYA SASTRA BAHASA INDONESIA PADA MAHASISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh pendekatan sastra dalam mengembangkan apresiasi mahasiswa terhadap karya sastra Bahasa Indonesia. Menggunakan pendekatan kual...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pembelajaran Sastra di SMA dalam Kurikulum Merdeka
Pembelajaran Sastra di SMA dalam Kurikulum Merdeka
Kurikulum Merdeka memberikan Capaian Pembelajaran tiap-tiap fase (A-F) untuk masing-masing elemen (menyimak, membaca dan memirsa, berbicara dan mempresentasikan, dan menulis). Dari...
Aspirasi Karier Generasi Milenial
Aspirasi Karier Generasi Milenial
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi data berupa deskripsi problematik terkait makna karier bagi generasi milenial khususnya di kawasan industri Gresik. Pada era ini, aspi...
Permasalahan dalam Metode Pembelajaran Sastra
Permasalahan dalam Metode Pembelajaran Sastra
Pembelajaran sastra memegang peran yang sangat penting dalam mengembangkan keterampilan literasi siswa dan menumbuhkan apresiasi terhadap karya sastra. Sastra tidak hanya mengajark...
Pemanfaatan Media Digital Joylada dalam Pembelajaran Sastra Populer
Pemanfaatan Media Digital Joylada dalam Pembelajaran Sastra Populer
Media digital menjadi alat yang menarik dalam pembelajaran pada saat ini, termasuk dalam pembelajaran sastra. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pemanfaatan sastra dig...
KINERJA KARYAWAN GENERASI MILENIAL BERDASARKAN DISIPLIN KERJA, TEAMWORK DAN KOMPENSASI
KINERJA KARYAWAN GENERASI MILENIAL BERDASARKAN DISIPLIN KERJA, TEAMWORK DAN KOMPENSASI
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan seberapa jauh kinerja karyawan generasi milenial dalam PT. XXX dinilai berdasarkan disiplin kerja, kolaborasi tim, dan kompensasi...

Back to Top