Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keselamatan Radiasi Pada Area X-Ray Security Scanner di Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II

View through CrossRef
Keselamatan radiasi di bandara tidak hanya penting untuk melindungi kesehatan petugas dan masyarakat, tetapi juga untuk memastikan operasional bandara berjalan dengan lancar dan aman. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan radiasi bagi petugas dan masyarakat di Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II.. Dengan memastikan keselamatan radiasi, risiko ini dapat diminimalisir untuk petugas bandara di area rekonsiliasi dan check-in. Paparan radiasi dari sistem fluoroskopi bagasi dapat berisiko bagi kesehatan jika tidak dikelola dengan baik. Paparan radiasi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan ringan hingga penyakit serius seperti kanker. Kegiatan ini melibatkan pengamatan awal, pengukuran dosis radiasi, dan analisis data. Tahap awal dilakukan pengamatan untuk mengidentifikasi titik-titik dengan potensi paparan radiasi tinggi. Pengukuran dosis radiasi dilakukan pada petugas yang bekerja di area rekonsiliasi dan check-in menggunakan pendose selama periode tertentu. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa rata-rata dosis paparan radiasi harian yang diterima oleh petugas di area rekonsiliasi adalah 0 mSv dan di area check-in adalah 0 mSv. Dosis yang diterima berada dalam batas aman yang ditetapkan oleh regulasi nasional dan internasional. Analisis data menunjukkan bahwa meskipun paparan radiasi berada dalam batas aman, diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan radiasi.
Title: Keselamatan Radiasi Pada Area X-Ray Security Scanner di Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II
Description:
Keselamatan radiasi di bandara tidak hanya penting untuk melindungi kesehatan petugas dan masyarakat, tetapi juga untuk memastikan operasional bandara berjalan dengan lancar dan aman.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan radiasi bagi petugas dan masyarakat di Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II.
Dengan memastikan keselamatan radiasi, risiko ini dapat diminimalisir untuk petugas bandara di area rekonsiliasi dan check-in.
Paparan radiasi dari sistem fluoroskopi bagasi dapat berisiko bagi kesehatan jika tidak dikelola dengan baik.
Paparan radiasi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan ringan hingga penyakit serius seperti kanker.
Kegiatan ini melibatkan pengamatan awal, pengukuran dosis radiasi, dan analisis data.
Tahap awal dilakukan pengamatan untuk mengidentifikasi titik-titik dengan potensi paparan radiasi tinggi.
Pengukuran dosis radiasi dilakukan pada petugas yang bekerja di area rekonsiliasi dan check-in menggunakan pendose selama periode tertentu.
Hasil pengukuran menunjukkan bahwa rata-rata dosis paparan radiasi harian yang diterima oleh petugas di area rekonsiliasi adalah 0 mSv dan di area check-in adalah 0 mSv.
Dosis yang diterima berada dalam batas aman yang ditetapkan oleh regulasi nasional dan internasional.
Analisis data menunjukkan bahwa meskipun paparan radiasi berada dalam batas aman, diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan radiasi.

Related Results

Kedudukan Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Badar Udara Wilayah VI Padang Dalam Melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Angkutan Udara
Kedudukan Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Badar Udara Wilayah VI Padang Dalam Melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Angkutan Udara
Penerbangan merupakan sektor strategis yang dikuasai oleh negara dan pembinaannya dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang N...
Evaluasi Penerapan Proteksi Radiasi pada Pekerja Radiasi di Instalasi Radiologi RS Naili DBS, RS Selaguri, dan RS UNAND
Evaluasi Penerapan Proteksi Radiasi pada Pekerja Radiasi di Instalasi Radiologi RS Naili DBS, RS Selaguri, dan RS UNAND
Telah dilakukan penelitian tentang penerapan proteksi radiasi pada pekerja radiasi di Instalasi Radiologi RS Naili DBS, RS Selaguri dan RS UNAND.  Penelitian bertujuan untuk menge...
Analisis Proteksi Radiasi bagi Pekerja Radiasi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar
Analisis Proteksi Radiasi bagi Pekerja Radiasi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar
Proteksi radiasi adalah cabang ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan teknik kesehatan lingkungan yaitu tentang proteksi yang perlu di berikan kepada seseorang atau sekelompok oran...
PERAN UNIT APRON MOVEMENT CONTROL (AMC) DALAM MENJAMIN KESELAMATAN PENERBANGAN DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL SULTAN HASANUDDIN MAKASSAR
PERAN UNIT APRON MOVEMENT CONTROL (AMC) DALAM MENJAMIN KESELAMATAN PENERBANGAN DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL SULTAN HASANUDDIN MAKASSAR
Apron Movement Control (AMC) merupakan personil Bandar Udara yang memiliki lisensi dan rating untuk melaksanakan tugas sebagai penanggung jawab kegiatan operasi penerbangan, pengaw...
Analisis Keselamatan Radiasi pada Ruangan Konvensional di Unit Radiologi RSU. Kertha Usada Singaraja
Analisis Keselamatan Radiasi pada Ruangan Konvensional di Unit Radiologi RSU. Kertha Usada Singaraja
Keselamatan Radiasi Pengion pada Bidang Medik yang dianggap Keselamatan Radiasi merupakan tindakan yang dilakukan untuk melindungi pasien, pekerja, anggota masyarakat serta lingkun...
Verifikasi Dosis Radiasi Teknik Penyinaran 3D-CRT pada Pasien Kanker Payudara Menggunakan Film EBT3 di Rumah Sakit UNAND
Verifikasi Dosis Radiasi Teknik Penyinaran 3D-CRT pada Pasien Kanker Payudara Menggunakan Film EBT3 di Rumah Sakit UNAND
Verifikasi dosis radiasi teknik penyinaran Three-Dimensional Conformal Radiation Therapy  (3D-CRT) pada pasien kanker payudara telah dilakukan menggunakan film EBT3. Verifikasi do...

Back to Top