Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERAN UNIT APRON MOVEMENT CONTROL (AMC) DALAM MENJAMIN KESELAMATAN PENERBANGAN DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL SULTAN HASANUDDIN MAKASSAR

View through CrossRef
Apron Movement Control (AMC) merupakan personil Bandar Udara yang memiliki lisensi dan rating untuk melaksanakan tugas sebagai penanggung jawab kegiatan operasi penerbangan, pengawasan, pergerakan pesawat udara, lalu lintas kendaraan, penumpang dan pengawasan kebersihan di area sisi udara serta mencatat data penerbangan di apron. Pengawasan yang dilakukan oleh Apron Movement Control (AMC) bertujuan salah satunya untuk menciptakan keamanan dan keselamatan pada aktivitas penerbangan serta menciptakan kedisiplinan dari pengguna jasa yang dapat berpengaruh terhadap aktivitas di sisi udara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya unit AMC dalam menjami keselamatan di sisi udara, bagaimana sistem kerja unit AMC serta apa saja peralatan pendukung unit AMC dalam melaksanakan pelayanan dan pengawasan di sisi udara Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasinya yaitu melakukan tinjauan atau pengamatan langsung pada unit AMC. Wawancara pada penelitian ini yaitu petugas AMC yang terdiri dari 1 kepala unit dan 1 personel. Dokumentasinya yaitu dengan mengambil gambar terhadap semua kejadian atau masalah dilapangan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa upaya untuk menjamin keselamatan di sisi udara Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Unit AMC melaksanakan tugas dan tanggung jawab yaitu dengan melakukan pengawasan secara ketat kegiatan operasional di sisi udara. Pengawasan tersebut adalah pengawasan terhadap semua pergerakan lalu lintas di sisi udara, petugas yang bekerja di sisi udara, kendaraan-kendaraan personel, pergerakan penumpang, menjaga kebersihan di wilayah apron serta melakukan koordinasi dengan pihak ATC dan GH terkait penanganan pesawat udara. Sistem kerja dari unit AMC Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar yaitu dengan menggunakan sistem shift yaitu shift pagi, siang dan malam. Kemudian peralatan pendukung unit AMC secara keseluruhan yaitu Follow Me Car, Radio VHF, HT, PABX, Ear Muff, Teropong, Komputer, Printer. Untuk peralatan pedukungan personel yang dilapangan yaitu hanya cukup dengan menggunakan Follow Me Car dan HT saja.
Universitas Sains dan Teknologi Komputer
Title: PERAN UNIT APRON MOVEMENT CONTROL (AMC) DALAM MENJAMIN KESELAMATAN PENERBANGAN DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL SULTAN HASANUDDIN MAKASSAR
Description:
Apron Movement Control (AMC) merupakan personil Bandar Udara yang memiliki lisensi dan rating untuk melaksanakan tugas sebagai penanggung jawab kegiatan operasi penerbangan, pengawasan, pergerakan pesawat udara, lalu lintas kendaraan, penumpang dan pengawasan kebersihan di area sisi udara serta mencatat data penerbangan di apron.
Pengawasan yang dilakukan oleh Apron Movement Control (AMC) bertujuan salah satunya untuk menciptakan keamanan dan keselamatan pada aktivitas penerbangan serta menciptakan kedisiplinan dari pengguna jasa yang dapat berpengaruh terhadap aktivitas di sisi udara.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya unit AMC dalam menjami keselamatan di sisi udara, bagaimana sistem kerja unit AMC serta apa saja peralatan pendukung unit AMC dalam melaksanakan pelayanan dan pengawasan di sisi udara Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan data primer dan data sekunder.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.
Observasinya yaitu melakukan tinjauan atau pengamatan langsung pada unit AMC.
Wawancara pada penelitian ini yaitu petugas AMC yang terdiri dari 1 kepala unit dan 1 personel.
Dokumentasinya yaitu dengan mengambil gambar terhadap semua kejadian atau masalah dilapangan.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa upaya untuk menjamin keselamatan di sisi udara Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Unit AMC melaksanakan tugas dan tanggung jawab yaitu dengan melakukan pengawasan secara ketat kegiatan operasional di sisi udara.
Pengawasan tersebut adalah pengawasan terhadap semua pergerakan lalu lintas di sisi udara, petugas yang bekerja di sisi udara, kendaraan-kendaraan personel, pergerakan penumpang, menjaga kebersihan di wilayah apron serta melakukan koordinasi dengan pihak ATC dan GH terkait penanganan pesawat udara.
Sistem kerja dari unit AMC Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar yaitu dengan menggunakan sistem shift yaitu shift pagi, siang dan malam.
Kemudian peralatan pendukung unit AMC secara keseluruhan yaitu Follow Me Car, Radio VHF, HT, PABX, Ear Muff, Teropong, Komputer, Printer.
Untuk peralatan pedukungan personel yang dilapangan yaitu hanya cukup dengan menggunakan Follow Me Car dan HT saja.

Related Results

Dampak Kurangnya Informasi mengenai Kondisi Runway setelah Hujan terhadap Keselamatan Penerbangan
Dampak Kurangnya Informasi mengenai Kondisi Runway setelah Hujan terhadap Keselamatan Penerbangan
Dalam dunia penerbangan banyak aspek yang mendukung untuk terjadinya suatu penerbangan yang aman dan lancar hingga dapat menghubungkan perjalanan antar pulau bahkan benua. Jika ber...
Local Wisdom in Yogyakarta International Airport
Local Wisdom in Yogyakarta International Airport
The mega construction of Yogyakarta International Airport aims to increase global interaction in Yogyakarta. The existence of an airport in a region should be important. Furthermor...
Pengaruh Jumlah Udara Segar dan Pertukaran Udara Terhadap Kapasitas Beban Pendingin pada Ruang Operasi
Pengaruh Jumlah Udara Segar dan Pertukaran Udara Terhadap Kapasitas Beban Pendingin pada Ruang Operasi
Ruang operasi merupakan suatu ruangan yang ada di sebuah rumah sakit, ruangan tersebut mempunyai kekhususan dibandingkan dengan ruangan yang lain pada suatu rumah sakit. Ruang oper...
7. PENGGUNAAN BANDAR UDARA DALAM MENDUKUNG LATIHAN DAN OPERASI PENERBANGAN TNI AU
7. PENGGUNAAN BANDAR UDARA DALAM MENDUKUNG LATIHAN DAN OPERASI PENERBANGAN TNI AU
Konsep penggunaan bersama Pangkalan Udara dan Bandar Udara merupakansalah satu opsi yang ditempuh pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan nasionalyang dihadapkan dengan keterba...
Analisis Pelaksanaan Standar Sasaran Keselamatan Pasien di Unit Gawat Darurat Ribka Saktiana Pasaribu
Analisis Pelaksanaan Standar Sasaran Keselamatan Pasien di Unit Gawat Darurat Ribka Saktiana Pasaribu
Latar belakang Keselamatan pasien adalah suatu sistem yang membuat asuhan pasien lebih aman, meliputi asesmen risiko, identifikasi dan pengelolaan risiko pasien, pelaporan dan anal...
PERENCANAAN LANGKAH -LANGKAH MENUJU KESELAMATAN PASIEN
PERENCANAAN LANGKAH -LANGKAH MENUJU KESELAMATAN PASIEN
Dalam melakukan keselamatan pasien perlu merencanakan langkah-langkah dalam keselamatan pasien. keselamatan pasien (patien safety) merupakan proses dalam sRumah Sakit dalam memberi...

Back to Top