Javascript must be enabled to continue!
Pola Komunikasi Antar Budaya dalam Menjaga Keharmonisan Antar Etnis
View through CrossRef
Badan Keharmonisan antar etnis merupakan salah satu faktor penting dalam mempertahankan keragaman budaya di Indonesia. Perwujudan pola komunikasi yang harmonis dapat dilihat dari interaksi dan toleransi terhadap perbedaan latar belakang budaya yang berbeda dengan baik. Riset ini bertujuan untuk memahami pola komunikasi antarbudaya yang terjadi di kalangan santri etnis Melayu Riau dan etnis Sunda dalam konteks lingkungan pesantren. Metodologi yang di gunakan yaitu kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang interaksi dan dinamika komunikasi antara kedua kelompok etnis ini. melibatkan 20 responden, termasuk santri etnis Melayu Riau dan etnis Sunda dari beberapa santri di pesantren. Data diambil dengan perbincangan mendalam, pengamatan partisipatif, dan analisis dokumen terkait. Kemudian hasilnya diolah menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola komunikasi antarbudaya yang ada Hasil pada riset ini yaitu adanya faktor pendukung komunikasi antar budaya dalam menciptakan hubungan harmonis antar etnis Melayu Riau dan etnis Sunda di Pondok Pesantren Tahfidzul-Quran Manba’ul Furqon. Kesimpulannya menunjukkan bahwa pola komunikasi antarbudaya antara santri etnis Melayu Riau dan etnis Sunda didasarkan pada toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan saling menghormati.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor
Title: Pola Komunikasi Antar Budaya dalam Menjaga Keharmonisan Antar Etnis
Description:
Badan Keharmonisan antar etnis merupakan salah satu faktor penting dalam mempertahankan keragaman budaya di Indonesia.
Perwujudan pola komunikasi yang harmonis dapat dilihat dari interaksi dan toleransi terhadap perbedaan latar belakang budaya yang berbeda dengan baik.
Riset ini bertujuan untuk memahami pola komunikasi antarbudaya yang terjadi di kalangan santri etnis Melayu Riau dan etnis Sunda dalam konteks lingkungan pesantren.
Metodologi yang di gunakan yaitu kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang interaksi dan dinamika komunikasi antara kedua kelompok etnis ini.
melibatkan 20 responden, termasuk santri etnis Melayu Riau dan etnis Sunda dari beberapa santri di pesantren.
Data diambil dengan perbincangan mendalam, pengamatan partisipatif, dan analisis dokumen terkait.
Kemudian hasilnya diolah menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola komunikasi antarbudaya yang ada Hasil pada riset ini yaitu adanya faktor pendukung komunikasi antar budaya dalam menciptakan hubungan harmonis antar etnis Melayu Riau dan etnis Sunda di Pondok Pesantren Tahfidzul-Quran Manba’ul Furqon.
Kesimpulannya menunjukkan bahwa pola komunikasi antarbudaya antara santri etnis Melayu Riau dan etnis Sunda didasarkan pada toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan saling menghormati.
.
Related Results
KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA PERNIKAHAN PASANGAN BEDA ETNIS
KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA PERNIKAHAN PASANGAN BEDA ETNIS
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui Komunikasi Lintas Budaya Pernikahan Pasangan Beda Etnis di Kabupaten Karawang. Penelitian ini dilaksanakan di Karawang pada pasan...
ALLELE FREQUENCY, HETEROZIGOSITY, AND ALLELE MIGRATION IN JAVANESE AND MADURESE POPULATION IN MALANG AND MADURA, EAST JAVA INDONESIA
ALLELE FREQUENCY, HETEROZIGOSITY, AND ALLELE MIGRATION IN JAVANESE AND MADURESE POPULATION IN MALANG AND MADURA, EAST JAVA INDONESIA
FREKUENSI ALEL, HETEROZIGOSITAS DAN MIGRASI ALEL PADA POPULASI ETNIS JAWA DAN MADURA DI MALANG DAN MADURA, JAWA TIMUR, INDONESA ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menentukan fr...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
Dinamika Asimilasi Etnis Nias di Minangkabau: Identitas Budaya, Interaksi Sosial, dan Tantangan dalam Konteks Multikulturalisme
Dinamika Asimilasi Etnis Nias di Minangkabau: Identitas Budaya, Interaksi Sosial, dan Tantangan dalam Konteks Multikulturalisme
Penelitian yang dilaksanakan di Kampung Nias Tabing, Kota Padang Provinsi Sumatera Barat ini bertujuan untuk mendalami dinamika keberadaan etnis Nias di wilayah Minangkabau, yang m...
PERAN POLA KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM MENCEGAH KONFLIK ANTAR KELOMPOK AGAMA
PERAN POLA KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM MENCEGAH KONFLIK ANTAR KELOMPOK AGAMA
<p><em>Intercultural communication becomes a norm in the midst of society that has been globalized. There are no more regional boundaries and cultural barriers that tra...
MAHASISWA ETNIS MINANGKABAU DALAM MENGHADAPI GEGAR BUDAYA DI BENGKULU
MAHASISWA ETNIS MINANGKABAU DALAM MENGHADAPI GEGAR BUDAYA DI BENGKULU
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hambatan dam pengalaman yang dialami mahasiswa etnis Minangkabau yang mengalami gegar budaya saat kuliah diluar daerah asal mereka khusus...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ETNIS DAYAK DENGAN ETNIS JAWA UNTUK MELAKUKAN PERKAWINAN CAMPURAN
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ETNIS DAYAK DENGAN ETNIS JAWA UNTUK MELAKUKAN PERKAWINAN CAMPURAN
<p align="center"><strong>Abstrak</strong></p><p>Latar belakang masalah penelitian ini adalah masuknya etnis Jawa melaui program transmigrasi. Hal ini...

