Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERAN POLA KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM MENCEGAH KONFLIK ANTAR KELOMPOK AGAMA

View through CrossRef
<p><em>Intercultural communication becomes a norm in the midst of society that has been globalized. There are no more regional boundaries and cultural barriers that travel between one person and another. But in reality, cultural differences often cause ripples of problems and even lead to the emergence of social conflict. This is due to the strengthening of ethnic identity that led to the emergence of ethnocentrism and stereotype in which one group feels superior to other ethnic groups.</em></p><p><em>This study discusses the relationship of communication and culture that is like two sides of the coin. Culture shapes human thoughts and behavior and shapes our patterns of communication. While with communication we can convey the result of creation, desire and taste to others. This study wanted to examine matters relating to intercultural communication, especially on religious groups that led to the emergence of prejudice, causing a sense of mutual suspicion and even hostility between religious groups. In this case prejudice becomes an obstacle in communicating.</em><em></em><em></em></p><p><em>Intercultural communication aims to remove barriers as a result of cultural differences. As the principle of communication that the more like the cultural background will be more effective communication. Intercultural communication wants to make us human beings, ie people who look at others from the point of their culture not from the point of our culture so that will grow mutual respect.</em><em></em></p><p><em></em><strong><em>Keywords: </em></strong><em>communication, culture, religious group</em></p><p><em>------------------------------------------------------------------------------------<br /></em></p><p>Komunikasi antar budaya menjadi norma di tengah-tengah masyarakat yang telah mengglobal. Tidak ada lagi batas-batas regional dan hambatan budaya yang bergerak antara satu orang dan yang lain. Namun dalam kenyataannya, perbedaan budaya sering menyebabkan riak masalah dan bahkan mengarah pada munculnya konflik sosial. Hal ini disebabkan menguatnya identitas etnis yang menyebabkan munculnya etnosentrisme dan stereotipe di mana satu kelompok merasa lebih superior dari kelompok etnis lain.</p><p>Studi ini membahas hubungan komunikasi dan budaya yang seperti dua sisi mata uang. Budaya membentuk pikiran dan perilaku manusia dan membentuk pola komunikasi kita. Sementara dengan komunikasi kita dapat menyampaikan hasil ciptaan, keinginan dan rasa kepada orang lain. Penelitian ini ingin meneliti hal-hal yang berkaitan dengan komunikasi antar budaya, terutama pada kelompok agama yang menyebabkan munculnya prasangka, menyebabkan rasa saling curiga dan bahkan permusuhan antar kelompok agama. Dalam hal ini prasangka menjadi kendala dalam berkomunikasi.</p><p>Komunikasi antarbudaya bertujuan untuk menghilangkan hambatan sebagai akibat dari perbedaan budaya. Sebagai prinsip komunikasi yang lebih menyukai latar belakang budaya akan komunikasi yang lebih efektif. Komunikasi antarbudaya ingin menjadikan kita manusia, yaitu orang yang melihat orang lain dari sudut budaya mereka bukan dari sudut budaya kita sehingga akan tumbuh saling menghargai.</p><p><strong><em>Kata kunci:</em></strong><em> komunikasi, budaya, kelompok keagamaan</em></p><p> </p>
Title: PERAN POLA KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM MENCEGAH KONFLIK ANTAR KELOMPOK AGAMA
Description:
<p><em>Intercultural communication becomes a norm in the midst of society that has been globalized.
There are no more regional boundaries and cultural barriers that travel between one person and another.
But in reality, cultural differences often cause ripples of problems and even lead to the emergence of social conflict.
This is due to the strengthening of ethnic identity that led to the emergence of ethnocentrism and stereotype in which one group feels superior to other ethnic groups.
</em></p><p><em>This study discusses the relationship of communication and culture that is like two sides of the coin.
Culture shapes human thoughts and behavior and shapes our patterns of communication.
While with communication we can convey the result of creation, desire and taste to others.
This study wanted to examine matters relating to intercultural communication, especially on religious groups that led to the emergence of prejudice, causing a sense of mutual suspicion and even hostility between religious groups.
In this case prejudice becomes an obstacle in communicating.
</em><em></em><em></em></p><p><em>Intercultural communication aims to remove barriers as a result of cultural differences.
As the principle of communication that the more like the cultural background will be more effective communication.
Intercultural communication wants to make us human beings, ie people who look at others from the point of their culture not from the point of our culture so that will grow mutual respect.
</em><em></em></p><p><em></em><strong><em>Keywords: </em></strong><em>communication, culture, religious group</em></p><p><em>------------------------------------------------------------------------------------<br /></em></p><p>Komunikasi antar budaya menjadi norma di tengah-tengah masyarakat yang telah mengglobal.
Tidak ada lagi batas-batas regional dan hambatan budaya yang bergerak antara satu orang dan yang lain.
Namun dalam kenyataannya, perbedaan budaya sering menyebabkan riak masalah dan bahkan mengarah pada munculnya konflik sosial.
Hal ini disebabkan menguatnya identitas etnis yang menyebabkan munculnya etnosentrisme dan stereotipe di mana satu kelompok merasa lebih superior dari kelompok etnis lain.
</p><p>Studi ini membahas hubungan komunikasi dan budaya yang seperti dua sisi mata uang.
Budaya membentuk pikiran dan perilaku manusia dan membentuk pola komunikasi kita.
Sementara dengan komunikasi kita dapat menyampaikan hasil ciptaan, keinginan dan rasa kepada orang lain.
Penelitian ini ingin meneliti hal-hal yang berkaitan dengan komunikasi antar budaya, terutama pada kelompok agama yang menyebabkan munculnya prasangka, menyebabkan rasa saling curiga dan bahkan permusuhan antar kelompok agama.
Dalam hal ini prasangka menjadi kendala dalam berkomunikasi.
</p><p>Komunikasi antarbudaya bertujuan untuk menghilangkan hambatan sebagai akibat dari perbedaan budaya.
Sebagai prinsip komunikasi yang lebih menyukai latar belakang budaya akan komunikasi yang lebih efektif.
Komunikasi antarbudaya ingin menjadikan kita manusia, yaitu orang yang melihat orang lain dari sudut budaya mereka bukan dari sudut budaya kita sehingga akan tumbuh saling menghargai.
</p><p><strong><em>Kata kunci:</em></strong><em> komunikasi, budaya, kelompok keagamaan</em></p><p> </p>.

Related Results

DESAIN PEMELAJARAN ANTARBUDAYA BAHASA JEPANG MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL
DESAIN PEMELAJARAN ANTARBUDAYA BAHASA JEPANG MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL
Kompetensi komunikasi antarbudaya sangat perlu dibina dalam dunia pendidikan bahasa seiring upaya meningkatkan kompetensi linguistik. Pengetahuan dan pemahaman antarbudaya sangat m...
KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA PADA KOMUNITAS ARON DI BERASTAGI
KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA PADA KOMUNITAS ARON DI BERASTAGI
<p>Peneliti melihat bagaimana pola komunikasi antarbudaya dalam komunitas aron di Berastagi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses komunikasi dan menganalisi...
Konflik para Rasul: konflik Paulus dan Barnabas (Kisah Para Rasul 15:35-41) serta implementasinya dengan Perpecahan Gereja
Konflik para Rasul: konflik Paulus dan Barnabas (Kisah Para Rasul 15:35-41) serta implementasinya dengan Perpecahan Gereja
Abstrak: konflik adalah suatu hal yang kerap kali terjadi dalam kehidupan bermasyarakat. Konflik tidak hanya terjadi dalam kemasyarakatan tetapi juga terjadi dalam kehidupan berjem...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...
TELAAH KONFLIK DALAM NOVEL MOGA BUNDA DISAYANG ALLAH KARYA TERE LIYE
TELAAH KONFLIK DALAM NOVEL MOGA BUNDA DISAYANG ALLAH KARYA TERE LIYE
AbstrakRumusan masalah adalah bagaimanakah konflik-konflik, faktor penyebab konflik, dan penyelesaian konflik yang terdapat dalam novel Moga Bunda Disayang Allah karya Tere Liye be...

Back to Top