Javascript must be enabled to continue!
Optimasi Produksi Filamen 3D dari Sampah Plastik : Studi Eksperimental Suhu Heater
View through CrossRef
sampah merupakan sampah organik dan 28% sisanya merupakan sampah non-organik. Pengolahan sampah organik dapat menghasilkan pupuk organik cair untuk keperluan pertanian, sedangkan sampah non-organik sulit diolah sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan dan dampak negatif bagi kesehatan manusia. Oleh karena itu, diperlukan inovasi teknologi untuk mendaur ulang sampah non-organik salah satunya botol plastik Jenis PET dan HDPE. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah botol jenis PET dan HDPE menjadi filamen untuk pencetakan 3D printing dengan menggunakan pengaturan suhu heater pada extruder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mendapatkan keluaran extruder dengan permukaan halus berdiameter 1,75 mm memerlukan suhu 66,6°C untuk jenis PET sedangkan untuk plastik jenis HDPE suhu yang dibutuhkan untuk dapat menhasilkan filamen yang bulat 1,75 mm adalah berkisar 62,8-64,7°C. Penelitian ini merupakan Langkah awal inovasi teknologi daur ulang untuk meminimalisir limbah botol plastik serta menghasilkan produk layak guna, seperti filamen untuk 3D printing.
Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana
Title: Optimasi Produksi Filamen 3D dari Sampah Plastik : Studi Eksperimental Suhu Heater
Description:
sampah merupakan sampah organik dan 28% sisanya merupakan sampah non-organik.
Pengolahan sampah organik dapat menghasilkan pupuk organik cair untuk keperluan pertanian, sedangkan sampah non-organik sulit diolah sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan dan dampak negatif bagi kesehatan manusia.
Oleh karena itu, diperlukan inovasi teknologi untuk mendaur ulang sampah non-organik salah satunya botol plastik Jenis PET dan HDPE.
Penelitian ini bertujuan untuk mengolah botol jenis PET dan HDPE menjadi filamen untuk pencetakan 3D printing dengan menggunakan pengaturan suhu heater pada extruder.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mendapatkan keluaran extruder dengan permukaan halus berdiameter 1,75 mm memerlukan suhu 66,6°C untuk jenis PET sedangkan untuk plastik jenis HDPE suhu yang dibutuhkan untuk dapat menhasilkan filamen yang bulat 1,75 mm adalah berkisar 62,8-64,7°C.
Penelitian ini merupakan Langkah awal inovasi teknologi daur ulang untuk meminimalisir limbah botol plastik serta menghasilkan produk layak guna, seperti filamen untuk 3D printing.
Related Results
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DI INDONESIA: STUDI KASUS KOTA SURABAYA
KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DI INDONESIA: STUDI KASUS KOTA SURABAYA
Manajemen sampah plastik perkotaan menjadi sorotan beberapa tahun belakang karena jumlah timbulan sampah plastik yang meningkat setiap tahunnya. Begitu juga dengan adanya potensi s...
Penerapan Teknologi Ekstruder Filamen untuk Daur Ulang Botol Plastik sebagai Alternatif Anyaman Kreatif
Penerapan Teknologi Ekstruder Filamen untuk Daur Ulang Botol Plastik sebagai Alternatif Anyaman Kreatif
Permasalahan sampah botol plastik di kawasan perkotaan seperti Kota Surabaya terus meningkat seiring dengan pertumbuhan konsumsi masyarakat, sementara kapasitas daur ulang masih te...
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS BANK SAMPAH MELALUI PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS BANK SAMPAH MELALUI PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
Sampah merupakan suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktifitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Masalah sampah timbul dengan adan...
Pemanfaatan Ecobrick Sebagai Media Pembelajaran Pengelolaan Sampah Plastik
Pemanfaatan Ecobrick Sebagai Media Pembelajaran Pengelolaan Sampah Plastik
Plastik adalah salah satu bahan yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga permasalahan sampah plastik semakin meningkat dan menjadi tantangan serius bagi lingkung...
STUDI PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DI PANTAI KUTA SEBAGAI BAHAN BAKAR MINYAK
STUDI PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DI PANTAI KUTA SEBAGAI BAHAN BAKAR MINYAK
Sampah plastik merupakan salah satu indikator pencemar pantai, terlebih pada musim tertentu sampah plastik di lautan akan singgah ke tepi pantai sehingga mengganggu fungsi pantai s...
Pendekatan Circular Economy Dalam Pengelolaan Sampah Plastik di Karang Taruna Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang
Pendekatan Circular Economy Dalam Pengelolaan Sampah Plastik di Karang Taruna Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang
Various environmental problems that have occurred lately are more or less caused by the problem of garbage and waste from various activities of living things, especially humans. Th...
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ABSTRAK Permasalahan yang timbul di RSUD Ade M. Djoen Sintang yaitu ketersediaan sarana dan prasarana yang masih kurang dan penanganan pengelolaan sampah yang masih belum berjalan ...

