Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DESENTRALISASI FISKAL DAN EFISIENSI ANGGARAN: TINJAUAN SISTEMATIS

View through CrossRef
Penelitian ini mengkaji hubungan antara desentralisasi fiskal dan efisiensi anggaran melalui tinjauan sistematis literatur. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tantangan utama dan praktik terbaik dalam pengelolaan keuangan daerah untuk meningkatkan tata kelola serta keberlanjutan ekonomi. Metode tinjauan sistematis digunakan dengan Scopus sebagai basis data utama untuk memilih studi relevan yang dipublikasikan antara 2015 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desentralisasi fiskal dapat meningkatkan efisiensi anggaran melalui peningkatan akuntabilitas, transparansi, dan responsivitas. Namun, keberhasilannya bergantung pada otonomi fiskal, kapasitas institusional, dan koordinasi antar-pemerintah. Tantangan utama meliputi keterbatasan kemandirian keuangan, ketidakjelasan kebijakan fiskal, dan ketimpangan antarwilayah. Praktik terbaik mencakup penguatan pendapatan daerah, penerapan penganggaran partisipatif, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kapasitas kelembagaan. Studi ini menyimpulkan bahwa desentralisasi fiskal yang efektif memerlukan reformasi kebijakan menyeluruh dan kolaborasi antar-pemerintah untuk mengoptimalkan efisiensi anggaran serta memastikan keberlanjutan pengelolaan keuangan daerah.
Title: DESENTRALISASI FISKAL DAN EFISIENSI ANGGARAN: TINJAUAN SISTEMATIS
Description:
Penelitian ini mengkaji hubungan antara desentralisasi fiskal dan efisiensi anggaran melalui tinjauan sistematis literatur.
Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tantangan utama dan praktik terbaik dalam pengelolaan keuangan daerah untuk meningkatkan tata kelola serta keberlanjutan ekonomi.
Metode tinjauan sistematis digunakan dengan Scopus sebagai basis data utama untuk memilih studi relevan yang dipublikasikan antara 2015 hingga 2024.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa desentralisasi fiskal dapat meningkatkan efisiensi anggaran melalui peningkatan akuntabilitas, transparansi, dan responsivitas.
Namun, keberhasilannya bergantung pada otonomi fiskal, kapasitas institusional, dan koordinasi antar-pemerintah.
Tantangan utama meliputi keterbatasan kemandirian keuangan, ketidakjelasan kebijakan fiskal, dan ketimpangan antarwilayah.
Praktik terbaik mencakup penguatan pendapatan daerah, penerapan penganggaran partisipatif, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kapasitas kelembagaan.
Studi ini menyimpulkan bahwa desentralisasi fiskal yang efektif memerlukan reformasi kebijakan menyeluruh dan kolaborasi antar-pemerintah untuk mengoptimalkan efisiensi anggaran serta memastikan keberlanjutan pengelolaan keuangan daerah.

Related Results

PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL DAN TENAGA KERJA BERIJAZAH SMA TERHADAP PEREKONOMIAN KABUPATEN KOTA PROVINSI LAMPUNG
PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL DAN TENAGA KERJA BERIJAZAH SMA TERHADAP PEREKONOMIAN KABUPATEN KOTA PROVINSI LAMPUNG
Abstrak   Desentralisasi fiskal dan pertumbuhan ekonomi merupakan dua bahasan utama yang terus menjadi pembahasan. Kedua topik ini seperti tidak habis diteliti menginga...
Tinjauan atas Langkah Pemerintah dalam Mempertahankan Laju Pertumbuhan Ekonomi melalui Kebijakan Fiskal terkait APBN
Tinjauan atas Langkah Pemerintah dalam Mempertahankan Laju Pertumbuhan Ekonomi melalui Kebijakan Fiskal terkait APBN
Penelitian ini bertujuan untuk meninjau langkah pemerintah dalam mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan fiskal terkait APBN. Penelitian ini mengambil data primer...
PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN BUNGO
PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN BUNGO
Penelitian ini berjudul Pengaruh Desentralisasi Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi  di  Kabupaten  Bungo. tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisi Derajat Desentralisasi Fis...
KEBIJAKAN KRIMINALISASI DAN PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA DALAM TINDAK PIDANA FISKAL
KEBIJAKAN KRIMINALISASI DAN PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA DALAM TINDAK PIDANA FISKAL
Tindak pidana fiskal adalah perbuatan tertentu di bidang fiskal yang diberi sanksipidana. Peraturan perundang-undangan di bidang fiskal memuat tindak pidana fiskal yangmerupakan su...
DESENTRALISASI DI INDONESIA
DESENTRALISASI DI INDONESIA
Desentralisasi telah menjadi agenda penting dalam pembangunan di Indonesia sejak awal tahun 2000-an. Tujuan utama dari desentralisasi adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan p...
ANALISIS DERAJAT DESENTRALISASI FISKAL DITINJAU DARI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA PAREPARE
ANALISIS DERAJAT DESENTRALISASI FISKAL DITINJAU DARI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA PAREPARE
Peralihan sistem pemerintahan sentralisasi menjadi desentralisasi diawali dengan dikeluarkannya Ketetapan MPR RI Nomor XV/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Otonomi Daerah, Pengatura...
ANALISIS PELAKSANAAN DESENTRALISASI FISKAL DI INDONESIA
ANALISIS PELAKSANAAN DESENTRALISASI FISKAL DI INDONESIA
Sejak berdirinya, Indonesia memilih menjalankan pemerintahan dengan sistem desentralisasi untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan perbaikan pelayanan publik. Pem...
Pengaruh Kebijakan Desentralisasi Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Daerah
Pengaruh Kebijakan Desentralisasi Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Daerah
Penelitian ini membahas pengaruh kebijakan desentralisasi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah. Fokus utama dari artikel ini adalah kebijakan desentralisasi yang...

Back to Top