Javascript must be enabled to continue!
PERAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN BISNIS
View through CrossRef
The chance to be a leader, open for anyone, both men and women. Although, it cannot be denied, culture still considers that women are weak, inconsistent and only concerned with feelings than logic, so they do not deserve to be a leader. As the world develops, the assumption is a little bit of changes, which gives women chance to be a leader. In the 21st century, women's progress in working world was increased dramatically, because the quality of women is sometimes more than men. Getting a quality and high education, giving women have chance to be leader in organizations / companies. Names such as Susi Pudjiastuti, Catherine Hindra Sutjahyo, Grace Tahir, Veronika Linardi, Mary Barra, Gini Rometty, Marillyn Hewson, Sheryl Sandberg, Marissa Mayer are some of the names of women who are able to lead companies and business decision makers. Work decision making is an condition for measuring leaders, women have feminine characteristics which make them able to take business decisions well, by considering rational, realistic, logical, and pragmatic. The mindset that considers leaders only carried out by men has changed step by step. Women can also have character of a leader, such as; give direction, speeches, rhetoric and ideas. Women are not completely weak, they are also able to be a strong foundation in building organizations/ companies.
Kesempatan menjadi pemimpin, terbuka bagi siapa saja, baik pria maupun wanita. Meski tidak bisa dipungkiri, budaya masih menganggap perempuan lemah, tidak konsisten dan hanya mementingkan perasaan daripada logika, sehingga tidak pantas menjadi pemimpin. Seiring perkembangan dunia, asumsinya adalah sedikit perubahan, yang memberi peluang bagi perempuan untuk menjadi pemimpin. Pada abad ke-21, kemajuan perempuan dalam dunia kerja meningkat drastis, karena kualitas perempuan terkadang lebih dari laki-laki. Mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan tinggi, memberikan perempuan kesempatan untuk menjadi pemimpin dalam organisasi / perusahaan. Nama-nama seperti Susi Pudjiastuti, Catherine Hindra Sutjahyo, Grace Tahir, Veronika Linardi, Mary Barra, Gini Rometty, Marillyn Hewson, Sheryl Sandberg, Marissa Mayer adalah beberapa nama perempuan yang mampu memimpin perusahaan dan pengambil keputusan bisnis. Pengambilan keputusan kerja merupakan salah satu syarat untuk mengukur pemimpin, perempuan yang memiliki sifat feminin sehingga mampu mengambil keputusan bisnis dengan baik, dengan mempertimbangkan rasional, realistis, logis, dan pragmatis. Pola pikir yang menganggap pemimpin hanya dilakukan oleh laki-laki berubah sedikit demi sedikit. Wanita juga bisa memiliki karakter seorang pemimpin, seperti; memberi arahan, pidato, retorika dan ide. Perempuan tidak sepenuhnya lemah, mereka juga mampu menjadi fondasi yang kuat dalam membangun organisasi / perusahaan.
Title: PERAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN BISNIS
Description:
The chance to be a leader, open for anyone, both men and women.
Although, it cannot be denied, culture still considers that women are weak, inconsistent and only concerned with feelings than logic, so they do not deserve to be a leader.
As the world develops, the assumption is a little bit of changes, which gives women chance to be a leader.
In the 21st century, women's progress in working world was increased dramatically, because the quality of women is sometimes more than men.
Getting a quality and high education, giving women have chance to be leader in organizations / companies.
Names such as Susi Pudjiastuti, Catherine Hindra Sutjahyo, Grace Tahir, Veronika Linardi, Mary Barra, Gini Rometty, Marillyn Hewson, Sheryl Sandberg, Marissa Mayer are some of the names of women who are able to lead companies and business decision makers.
Work decision making is an condition for measuring leaders, women have feminine characteristics which make them able to take business decisions well, by considering rational, realistic, logical, and pragmatic.
The mindset that considers leaders only carried out by men has changed step by step.
Women can also have character of a leader, such as; give direction, speeches, rhetoric and ideas.
Women are not completely weak, they are also able to be a strong foundation in building organizations/ companies.
Kesempatan menjadi pemimpin, terbuka bagi siapa saja, baik pria maupun wanita.
Meski tidak bisa dipungkiri, budaya masih menganggap perempuan lemah, tidak konsisten dan hanya mementingkan perasaan daripada logika, sehingga tidak pantas menjadi pemimpin.
Seiring perkembangan dunia, asumsinya adalah sedikit perubahan, yang memberi peluang bagi perempuan untuk menjadi pemimpin.
Pada abad ke-21, kemajuan perempuan dalam dunia kerja meningkat drastis, karena kualitas perempuan terkadang lebih dari laki-laki.
Mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan tinggi, memberikan perempuan kesempatan untuk menjadi pemimpin dalam organisasi / perusahaan.
Nama-nama seperti Susi Pudjiastuti, Catherine Hindra Sutjahyo, Grace Tahir, Veronika Linardi, Mary Barra, Gini Rometty, Marillyn Hewson, Sheryl Sandberg, Marissa Mayer adalah beberapa nama perempuan yang mampu memimpin perusahaan dan pengambil keputusan bisnis.
Pengambilan keputusan kerja merupakan salah satu syarat untuk mengukur pemimpin, perempuan yang memiliki sifat feminin sehingga mampu mengambil keputusan bisnis dengan baik, dengan mempertimbangkan rasional, realistis, logis, dan pragmatis.
Pola pikir yang menganggap pemimpin hanya dilakukan oleh laki-laki berubah sedikit demi sedikit.
Wanita juga bisa memiliki karakter seorang pemimpin, seperti; memberi arahan, pidato, retorika dan ide.
Perempuan tidak sepenuhnya lemah, mereka juga mampu menjadi fondasi yang kuat dalam membangun organisasi / perusahaan.
.
Related Results
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN KEPEMIMPINAN DALAM KEPERAWATAN MEDIS
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN KEPEMIMPINAN DALAM KEPERAWATAN MEDIS
Penelitian ini berkaitan dengan pola proses pengambilan keputusan yang diambil oleh perawat dan paramedis di rumah sakit swasta di Surakarta, Jawa Tengah. Proses pengambilan keputu...
KEPEMIMPINAN DEMOKRASI PADA MADRASAH
KEPEMIMPINAN DEMOKRASI PADA MADRASAH
Tujuan artikel ini untuk menjelaskan tentang kepemimpinan demokratis yang tepat untuk diterapkan di Madrasah. Masalah yang urgen di madrasah saat ini kepemimpinan belum menunjukkan...
Strategi Kepemimpinan Perempuan dalam Mengembangkan Lembaga Pendidikan di Yayasan Darul-Ulum I, Lenteng Barat, Lenteng, Sumenep
Strategi Kepemimpinan Perempuan dalam Mengembangkan Lembaga Pendidikan di Yayasan Darul-Ulum I, Lenteng Barat, Lenteng, Sumenep
Penelitian ini dimaksudkan untuk menelaah sejauh mana kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan lembaga pendidikna di Yayaysan Darul-Ulum I, Lenteng Barat, Lenteng, Sumenep. Fokus...
PERAN PEREMPUAN DALAM KELUARGA PADA NOVEL HOME SWEET LOAN KARYA ALMIRA BASTARI
PERAN PEREMPUAN DALAM KELUARGA PADA NOVEL HOME SWEET LOAN KARYA ALMIRA BASTARI
ABSTRAK: Penelitian ini membahas tentang peran perempuan dalam keluarga. Perempuan memiliki peran dan kontribusi yang sangat penting dalam kehidupan, baik secara individual, keluar...
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN KEPEMIMPINAN DALAM KEPERAWATAN MEDIS
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN KEPEMIMPINAN DALAM KEPERAWATAN MEDIS
Penelitian ini berkaitan dengan pola proses pengambilan keputusan yang diambil oleh perawat danparamedis di rumah sakit swasta di Surakarta, Jawa Tengah. Proses pengambilan keputus...
KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM PARTAI POLITIK PERSPEKTIF SIYASAH SYAR’IYYAH
KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM PARTAI POLITIK PERSPEKTIF SIYASAH SYAR’IYYAH
Peran perempuan Indonesia saat ini dapat digambarkan sebagai manusia yang hidup dalam situasi dramatis. Disatu sisi perempuan Indonesia dituntut untuk berperan dalam semua sektor, ...
Women's Leadership, Sharia Law, and Society 5.0: A Review of Istibsyaroh's Thoughts
Women's Leadership, Sharia Law, and Society 5.0: A Review of Istibsyaroh's Thoughts
Women's leadership in the era of Society 5.0 is still a contentious issue, especially regarding gender justice, the interpretation of sharia law, and the demand for adaptation to m...
ASPIRASI PEREMPUAN DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA PERIODE 2014-2019 (Studi Pada Kantor DPRD Sulawesi Tenggara)
ASPIRASI PEREMPUAN DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA PERIODE 2014-2019 (Studi Pada Kantor DPRD Sulawesi Tenggara)
Abstrak: Tujuan penelitian ini: (1) untuk mengetahui aspirasi perempuan dalam pembentukan peraturan daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara, (2)untuk mengetahui hambatan-hambatan apa ...

