Javascript must be enabled to continue!
Strategi Kepemimpinan Perempuan dalam Mengembangkan Lembaga Pendidikan di Yayasan Darul-Ulum I, Lenteng Barat, Lenteng, Sumenep
View through CrossRef
Penelitian ini dimaksudkan untuk menelaah sejauh mana kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan lembaga pendidikna di Yayaysan Darul-Ulum I, Lenteng Barat, Lenteng, Sumenep. Fokus penelitian ini adalah pada strategi kepemimpinan perempuan. Untuk mengetahui hal tersebut peneliti akan menggali ruang lingkup permasalahan sebagai berikut: pertama, apa saja strategi yang diterapkan oleh kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan lembaga pendidikan di Yayasan Darul-Ulum I; kedua, bagaimana tantangan yang dihadapi oleh kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan lembaga pendidikan; ketiga, bagaimana efektivitas kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan lembaga pendidikan di Yayasan Darul-Ulum I. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif (field research). pendekatan tersebut digunakan untuk mendeskripsikan strategi kepemimpinan perempuan melalui relasi sosial, status sosial, prilaku, ide dan gagasan kepemimpinan perempuan. Teori yag digunakan dalam menanggapi permasalahan di atas adalah teori kepemimpinan transformasional Bernard M. Bass. Teori tersebut berfungsi menganalisa strategi, tantangan serta efektivitas kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan sebuah lembaga pendidikan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengumpulan data, reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa strategi kepemimpinan perempuan yang diterapkan meliputi beberapa hal, yaitu membangun kepemimpinan kolaboratif, pemberdayaan sumber daya manusia, penguatan visi misi sebagai sebuah komitmen, penguatan budaya disiplin, memanfaatkan teknologi, meningkatkan partisipasi stakeholder, berjejaring yang luas, partisipatif, penertipan arsip, perbaikan kurikulum, dan penerapan program mukim bagi kelas akhir, sementara tantangannya yaitu: resistensi kepemimpinan perempuan dan peranan ganda dari seorang perempuan itu sendiri. Maka dari itu kepemimpinan perempuan di Yayasan Darul-Ulum I dapat dikatakan efektiv dalam mengembangkan lembaga pendidikan.
Title: Strategi Kepemimpinan Perempuan dalam Mengembangkan Lembaga Pendidikan di Yayasan Darul-Ulum I, Lenteng Barat, Lenteng, Sumenep
Description:
Penelitian ini dimaksudkan untuk menelaah sejauh mana kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan lembaga pendidikna di Yayaysan Darul-Ulum I, Lenteng Barat, Lenteng, Sumenep.
Fokus penelitian ini adalah pada strategi kepemimpinan perempuan.
Untuk mengetahui hal tersebut peneliti akan menggali ruang lingkup permasalahan sebagai berikut: pertama, apa saja strategi yang diterapkan oleh kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan lembaga pendidikan di Yayasan Darul-Ulum I; kedua, bagaimana tantangan yang dihadapi oleh kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan lembaga pendidikan; ketiga, bagaimana efektivitas kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan lembaga pendidikan di Yayasan Darul-Ulum I.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif (field research).
pendekatan tersebut digunakan untuk mendeskripsikan strategi kepemimpinan perempuan melalui relasi sosial, status sosial, prilaku, ide dan gagasan kepemimpinan perempuan.
Teori yag digunakan dalam menanggapi permasalahan di atas adalah teori kepemimpinan transformasional Bernard M.
Bass.
Teori tersebut berfungsi menganalisa strategi, tantangan serta efektivitas kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan sebuah lembaga pendidikan.
Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengumpulan data, reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan.
Penelitian ini menemukan bahwa strategi kepemimpinan perempuan yang diterapkan meliputi beberapa hal, yaitu membangun kepemimpinan kolaboratif, pemberdayaan sumber daya manusia, penguatan visi misi sebagai sebuah komitmen, penguatan budaya disiplin, memanfaatkan teknologi, meningkatkan partisipasi stakeholder, berjejaring yang luas, partisipatif, penertipan arsip, perbaikan kurikulum, dan penerapan program mukim bagi kelas akhir, sementara tantangannya yaitu: resistensi kepemimpinan perempuan dan peranan ganda dari seorang perempuan itu sendiri.
Maka dari itu kepemimpinan perempuan di Yayasan Darul-Ulum I dapat dikatakan efektiv dalam mengembangkan lembaga pendidikan.
Related Results
KONSEP PEMIKIRAN AMIRUL ULUM DALAM BUKUNYA KARTINI NYANTRI DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM
KONSEP PEMIKIRAN AMIRUL ULUM DALAM BUKUNYA KARTINI NYANTRI DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM
ABSTRACT: This study proposes the concept of Amirul Ulum's thought in his book Kartini Nyantri and its relevance in Islamic Education. Seeing the fact that Kartini is a woman warri...
Perlindungan Hukum Keris Aeng Tong-Tong Sumenep Dalam Hukum Nasional dan Konvensi Internasional
Perlindungan Hukum Keris Aeng Tong-Tong Sumenep Dalam Hukum Nasional dan Konvensi Internasional
Kris is an object of Indonesian culture which has beautiful artistic and high economic values. Kris making is still maintained in several areas, one of which is in Sumenep Regency....
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Perbahasan ‘Ulūm Al-Ḥadīth dalam Uṣūl Al-Fiqh Mazhab Syafii
Perbahasan ‘Ulūm Al-Ḥadīth dalam Uṣūl Al-Fiqh Mazhab Syafii
During its early years, the discipline of ‘Ulum al-Ḥadith gradually emerged into existence until it reached maturity in the seventh century with the appearance of the famous work b...
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Fungsi dan Tujuan dari pendirian Lembaga Pemasyarakatan menjadikan pembangunannya tak dapat dilakukan secara asal, diperlukan standar dan standarisasi agar bangunan Lembaga Pemasya...
RELASI DAN REKONSILIASI ANTARA PENDIDIKAN ISLAM DENGAN PENDIDIKAN BARAT
RELASI DAN REKONSILIASI ANTARA PENDIDIKAN ISLAM DENGAN PENDIDIKAN BARAT
Mengacu pada daftar yang dilansir http://www.mbctimes.com/, 20 negara yang memiliki sistem pendidikan terbaik pada tahun 2015/2016 adalah: 1) Korea Selatan; 2) Jepang; 3) Singapura...
Tipe Kepemimpinan dalam Lembaga Pendidikan Islam
Tipe Kepemimpinan dalam Lembaga Pendidikan Islam
Kepemimpinan merupakan faktor penting dalam keberhasilan lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tipe kepemimpinan yang dominan dalam lembaga pendidikan I...
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN KURIKULUM DAN KESISWAAN
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN KURIKULUM DAN KESISWAAN
Gaya kepemimpinan adalah cara pemimpin mempengaruhi bawahannya yang diekspresikan dalam bentuk perilaku atau pola kepribadian. Pemimpin adalah seseorang yang memiliki program dan y...

