Javascript must be enabled to continue!
Aplikasi Bakteri Endofitik Penambat N2 untuk meningkatkan Populasi Bakteri Endofitik dan Hasil Tanaman Padi Sawah
View through CrossRef
Bakteri endofitik penambat nitrogen (N2) yang bersimbiosis dengan tanaman padi dapat digunakan sebagai pupuk hayati karena dapat memberikan nitrogen yang ditambatnya langsung pada tanaman. Penelitian pot ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi dan teknik aplikasi pupuk hayati cair bakteri endofitik penambat N2 yang tepat dalam meningkatkan populasi bakteri endofitik penambat N2 dan hasil tanaman padi sawah. Percobaan dirancang dalam Rancangan Acak Kelompok yang menguji faktor konsentrasi pupuk hayati (25, 50, 75 dan 100 ml l-1 pupuk hayati) dan metode aplikasi pupuk (Perendaman, Penyemprotan dan kombinasinya) . Hasil percobaan memperlihatkan adanya peningkatan populasi bakteri endofitik penambat N2 di daun, batang, dan akar setelah aplikasi pupuk hayati baik melalui teknik perendaman, penyemprotan maupun kombinasinya. Aplikasi 100 ml l-1 pupuk hayati melalui semua teknik menghasilkan gabah kering panen 85,89 g tanaman-1, lebih besar 7,79 % daripada penggunaan 50 ml l-1 pupuk hayati.
Universitas Padjadjaran
Title: Aplikasi Bakteri Endofitik Penambat N2 untuk meningkatkan Populasi Bakteri Endofitik dan Hasil Tanaman Padi Sawah
Description:
Bakteri endofitik penambat nitrogen (N2) yang bersimbiosis dengan tanaman padi dapat digunakan sebagai pupuk hayati karena dapat memberikan nitrogen yang ditambatnya langsung pada tanaman.
Penelitian pot ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi dan teknik aplikasi pupuk hayati cair bakteri endofitik penambat N2 yang tepat dalam meningkatkan populasi bakteri endofitik penambat N2 dan hasil tanaman padi sawah.
Percobaan dirancang dalam Rancangan Acak Kelompok yang menguji faktor konsentrasi pupuk hayati (25, 50, 75 dan 100 ml l-1 pupuk hayati) dan metode aplikasi pupuk (Perendaman, Penyemprotan dan kombinasinya) .
Hasil percobaan memperlihatkan adanya peningkatan populasi bakteri endofitik penambat N2 di daun, batang, dan akar setelah aplikasi pupuk hayati baik melalui teknik perendaman, penyemprotan maupun kombinasinya.
Aplikasi 100 ml l-1 pupuk hayati melalui semua teknik menghasilkan gabah kering panen 85,89 g tanaman-1, lebih besar 7,79 % daripada penggunaan 50 ml l-1 pupuk hayati.
Related Results
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelembagaan agribisnis padi sawah dan untuk mengetahui bentuk kemitraan serta peran kelujuan penelitian untuk mengidentifi...
Pendugaan Produktivitas Padi Sawah Berdasarkan Reflektansi (Indeks Vegetasi), Warna dan Kerapatan Tanaman
Pendugaan Produktivitas Padi Sawah Berdasarkan Reflektansi (Indeks Vegetasi), Warna dan Kerapatan Tanaman
Jumlah produksi padi sawah dari tahun ke tahun mengalami perubahan yang disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu upaya dalam meningkatkan produktivitas padi sawah yaitu dengan m...
STUDI EKOLOGI WERENG (HOMOPTERA) PADA TANAMAN PADI SAWAH DI TIGA KECAMATAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
STUDI EKOLOGI WERENG (HOMOPTERA) PADA TANAMAN PADI SAWAH DI TIGA KECAMATAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman, kelimpahan, indeks keanekaragaman, indeks kelimpahan,indeks dominansi, dan waktu reproduksi wereng betina di tiga kecamata...
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
Padi merupakan tanaman pertama yang hingga saat ini menjadi tanaman utama di dunia terutama di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan. Di Kecamatan Martapura Barat tepatnya di D...
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
Tanaman edamame (Glycine max (L.) Merill) merupakan tanaman multiguna yang memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia. Optimalisasi lahan gambut untuk areal produ...
Kualitas Dedak dari Berbagai Varietas Padi di Bengkulu Utara
Kualitas Dedak dari Berbagai Varietas Padi di Bengkulu Utara
ABSTRAKDedak padi merupakan limbah pengolahan padi menjadi beras dan kualitasnya bermacam-macam tergantung dari varietas padi. Tujuan penelitian untuk mengetahui kualitas dedak pad...
Analisis Produksi Usahatani Padi Sawah di Desa Bente, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna
Analisis Produksi Usahatani Padi Sawah di Desa Bente, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna
Padi sawah merupakan tanaman pangan yang menempati posisi pertama kebutuhan pangan pokok di Indonesia. Kebutuhan pangan pokok beras terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumla...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

