Javascript must be enabled to continue!
MENGUBUR ARI-ARI DALAM PERSPEKTIF 'URF
View through CrossRef
Mengubur ari-ari telah menjadi tradisi secara turun-temurun dengan berbagai macam prosesi yang dilakukan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti pada masyarakat suku Jawa dan Banjar di Kelurahan Selili Kecamatan Samarinda Ilir, mereka melaksanakan penguburan ari-ari dengan menyertakan benda-benda tertentu serta dengan maksud dan tujuan tertentu. penelitian ini adalah penelitian lapangan, dengan menggunakan pendekatan Normatif Empiris. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah wawancara kepada masyarakat suku Jawa dan Banjar di Kelurahan Selili Kecamatan Samarinda Ilir. Sedangkan bahan hukum (normatif) akan berangkat dari permasalahan sosial yang terdapat dalam kajian bahan hukum kitab yang berkenaan dengan Bab ‘Urf serta karya ilmiah pendukung lainnya. Berdasarkan Analisa terhadap prosesi mengubur ari-ari dalam perspektif ‘urf terhadap masyarakat suku Jawa dan Banjar di kelurahan Selili Kecamatan Samarinda Ilir, menghasilkan kesimpulan bahwasannya mengubur ari-ari jika ditinjau dari segi jangkauannya, ini termasuk dalam kategori ‘urf al amm, jika ditinjau dari keabsahannya, tradisi mengubur ari-ari ini termasuk ke dalam al- ‘urf ash- shahihah (‘urf yang benar) dan al- ‘urf al-fasidah (‘urf yang salah).
Title: MENGUBUR ARI-ARI DALAM PERSPEKTIF 'URF
Description:
Mengubur ari-ari telah menjadi tradisi secara turun-temurun dengan berbagai macam prosesi yang dilakukan.
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti pada masyarakat suku Jawa dan Banjar di Kelurahan Selili Kecamatan Samarinda Ilir, mereka melaksanakan penguburan ari-ari dengan menyertakan benda-benda tertentu serta dengan maksud dan tujuan tertentu.
penelitian ini adalah penelitian lapangan, dengan menggunakan pendekatan Normatif Empiris.
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.
Sumber data primer dalam penelitian ini adalah wawancara kepada masyarakat suku Jawa dan Banjar di Kelurahan Selili Kecamatan Samarinda Ilir.
Sedangkan bahan hukum (normatif) akan berangkat dari permasalahan sosial yang terdapat dalam kajian bahan hukum kitab yang berkenaan dengan Bab ‘Urf serta karya ilmiah pendukung lainnya.
Berdasarkan Analisa terhadap prosesi mengubur ari-ari dalam perspektif ‘urf terhadap masyarakat suku Jawa dan Banjar di kelurahan Selili Kecamatan Samarinda Ilir, menghasilkan kesimpulan bahwasannya mengubur ari-ari jika ditinjau dari segi jangkauannya, ini termasuk dalam kategori ‘urf al amm, jika ditinjau dari keabsahannya, tradisi mengubur ari-ari ini termasuk ke dalam al- ‘urf ash- shahihah (‘urf yang benar) dan al- ‘urf al-fasidah (‘urf yang salah).
Related Results
Memperkuat ’Urf dalam Pengembangan Hukum Islam
Memperkuat ’Urf dalam Pengembangan Hukum Islam
Sejauh ini, keberadaan ’urf sebagai sumber hukum Islam tidak menonjol. Padahal `urf memiliki posisi penting untuk pengembangan Islam di Nusantara yang kaya budaya. `Urf dapat menja...
KAKANG KAWAH ADHI ARI-ARI DALAM KARYA BUSANA READY TO WEAR PRIA BATIK TULIS
KAKANG KAWAH ADHI ARI-ARI DALAM KARYA BUSANA READY TO WEAR PRIA BATIK TULIS
AbstrakArtikel yang berjudul “kakang kawah adhi ari-ari dalam karya busana ready to wear batik tulis” difokuskan pada proses cipta busana ready to wear pria dengan sumber ide konse...
Research and Development of the Engineered Barrier System for the DGR at the Bukov URF
Research and Development of the Engineered Barrier System for the DGR at the Bukov URF
As part of the programme for the development of a deep geological repository (DGR) for the disposal of radioactive waste in the Czech Republic, SÚRAO has provided support ...
Bukov URF II – the new section of the operated Czech generic underground research laboratory: selected results from construction‑phase characterisation
Bukov URF II – the new section of the operated Czech generic underground research laboratory: selected results from construction‑phase characterisation
The Radioactive Waste Repository Authority (SÚRAO) is the national organisation responsible for the safe management and disposal of radioactive waste in the Czech Republic. One of ...
TRADISI LARUNG ARI-ARI SEBAGAI TANDA KELAHIRAN BAYI PADA MASYARAKAT DI DUSUN DWI WIBOWO DESA NGUJANG KECAMATAN KEDUNGWARU KABUPATEN TULUNGAGUNG
TRADISI LARUNG ARI-ARI SEBAGAI TANDA KELAHIRAN BAYI PADA MASYARAKAT DI DUSUN DWI WIBOWO DESA NGUJANG KECAMATAN KEDUNGWARU KABUPATEN TULUNGAGUNG
Penelitian ini dilatarbelakangi tentang salah satu aktifitas sosial budaya dalam mayoritas masyarakat yang memperlakukan ari-ari bayi dengan cara dikubur. Akan tetapi, berbeda deng...
TRADISI PRASAH DI SIDIGEDE WELAHAN JEPARA DALAM PERSPEKTIF ‘URF
TRADISI PRASAH DI SIDIGEDE WELAHAN JEPARA DALAM PERSPEKTIF ‘URF
the Prasah tradition in marriage in Sidigede Village, Welahan District, Jepara Regency and to understand the implementation of the Prasah tradition in the 'urf review in Sidigede V...
Unbiased learning of protein conformational representation via unsupervised random forest
Unbiased learning of protein conformational representation via unsupervised random forest
Abstract
Accurate data representation is paramount in biophysics to capture the functionally relevant motions of biomolecules. Traditional featur...
AKULTURASI BUDAYA ISLAM DAN JAWA DALAM TRADISI MENGUBUR TEMBUNI
AKULTURASI BUDAYA ISLAM DAN JAWA DALAM TRADISI MENGUBUR TEMBUNI
This article analyzes the acculturation of Islamic and Javanese culture in the tradition of burying tembuni in the Panti community. This study aims to determine the construction of...

