Javascript must be enabled to continue!
KAKANG KAWAH ADHI ARI-ARI DALAM KARYA BUSANA READY TO WEAR PRIA BATIK TULIS
View through CrossRef
AbstrakArtikel yang berjudul “kakang kawah adhi ari-ari dalam karya busana ready to wear batik tulis” difokuskan pada proses cipta busana ready to wear pria dengan sumber ide konsep kelahiran pada budaya Jawa yakni kakang kawah adhi ari-ari. Ketertarikan pada konsep tersebut yang sudah mulai tidak dikenal di tengah masyarakat menjadi salah satu tujuan untuk memunculkan nilai-nilai sakral dan luhur yang terdapat pada konsep kakang kawah adhi ari-ari. Adapun Tujuan dari penciptaan ini adalah sebagai bentuk representasi nilai pada konsep Jawa kakang kawah adhi ari-ari sekaligus sebagai pengayaan karya batik melalui objek pengangkatan ide bersumber dari nilai yang tertuang dalam konsep kakang kawah adhi ari-ari. Analisis data yang digunakan menggunakan metode studi pustaka dan interpretasi. Langkah-langkah penciptaan meliputi memanfaatkan metode penciptaan SP Gustami yakni eksplorasi, perancangan dan perwujudan. Konsep cipta dalam penciptaan karya menggunakan teori cipta Dharsono yakni reinterpretasi, ekspresi simbolik dan abstraksi simbolik. Karya yang diciptakan berupa tiga buah karya busana ready to wear pria yang terdiri dari busana kemeja panjang, kemeja pendek, dan t-shirt. Adapun karya tersebut adalah “aku” yang memanfaatkan konsep cipta reinterpretasi, “kakangku” yang memanfaatkan konsep cipta ekspresi simbolik dan “adhiku” yang memanfaatkan konsep cipta abstraksi simbolik.Kata kunci: Kakang kawah adhi ari-ari, busana ready to wear pria, batik. Abstract The article entitled "kakang crater adhi ari-ari in ready-to-wear batik works" is themed on the process of creating ready-to-wear clothing with the source of the idea of the concept of birth in Javanese culture, namely kakang crater adhi ari-ari. Interest in the concept, which is already known in the community, is one of the goals to bring out the sacred and noble values contained in the concept of kakang crater adhi ari-ari. The purpose of this creation is as a form of value representation in the Javanese concepts of kakang adhi ari-ari as well as enrichment of batik works through ideas originating from ideng ideas in the kakang crater adhi ari-ari concept. Analysis of the data used using literature study and interpretation methods. The initial steps to utilize the method of making SP Gustami are exploration, design, and embodiment. The concept of copyright in the work uses Dharsono's theory of copyright, namely reinterpretation, symbolic expression and symbolic abstraction. The works made in the form of three pieces of ready-to-wear men's clothing consisting of long clothes, short shirts, and t-shirts. The works are "I" which utilizes the concept of copyright reinterpretation, "kakangku" which utilizes the concept of copyrighted symbolic expression and "Adhiku" which utilizes the concept of copyrighted symbolic abstraction.Keywords: Kakang kawah adhi ari-ari, ready to wear men's clothing, batik.
Title: KAKANG KAWAH ADHI ARI-ARI DALAM KARYA BUSANA READY TO WEAR PRIA BATIK TULIS
Description:
AbstrakArtikel yang berjudul “kakang kawah adhi ari-ari dalam karya busana ready to wear batik tulis” difokuskan pada proses cipta busana ready to wear pria dengan sumber ide konsep kelahiran pada budaya Jawa yakni kakang kawah adhi ari-ari.
Ketertarikan pada konsep tersebut yang sudah mulai tidak dikenal di tengah masyarakat menjadi salah satu tujuan untuk memunculkan nilai-nilai sakral dan luhur yang terdapat pada konsep kakang kawah adhi ari-ari.
Adapun Tujuan dari penciptaan ini adalah sebagai bentuk representasi nilai pada konsep Jawa kakang kawah adhi ari-ari sekaligus sebagai pengayaan karya batik melalui objek pengangkatan ide bersumber dari nilai yang tertuang dalam konsep kakang kawah adhi ari-ari.
Analisis data yang digunakan menggunakan metode studi pustaka dan interpretasi.
Langkah-langkah penciptaan meliputi memanfaatkan metode penciptaan SP Gustami yakni eksplorasi, perancangan dan perwujudan.
Konsep cipta dalam penciptaan karya menggunakan teori cipta Dharsono yakni reinterpretasi, ekspresi simbolik dan abstraksi simbolik.
Karya yang diciptakan berupa tiga buah karya busana ready to wear pria yang terdiri dari busana kemeja panjang, kemeja pendek, dan t-shirt.
Adapun karya tersebut adalah “aku” yang memanfaatkan konsep cipta reinterpretasi, “kakangku” yang memanfaatkan konsep cipta ekspresi simbolik dan “adhiku” yang memanfaatkan konsep cipta abstraksi simbolik.
Kata kunci: Kakang kawah adhi ari-ari, busana ready to wear pria, batik.
Abstract The article entitled "kakang crater adhi ari-ari in ready-to-wear batik works" is themed on the process of creating ready-to-wear clothing with the source of the idea of the concept of birth in Javanese culture, namely kakang crater adhi ari-ari.
Interest in the concept, which is already known in the community, is one of the goals to bring out the sacred and noble values contained in the concept of kakang crater adhi ari-ari.
The purpose of this creation is as a form of value representation in the Javanese concepts of kakang adhi ari-ari as well as enrichment of batik works through ideas originating from ideng ideas in the kakang crater adhi ari-ari concept.
Analysis of the data used using literature study and interpretation methods.
The initial steps to utilize the method of making SP Gustami are exploration, design, and embodiment.
The concept of copyright in the work uses Dharsono's theory of copyright, namely reinterpretation, symbolic expression and symbolic abstraction.
The works made in the form of three pieces of ready-to-wear men's clothing consisting of long clothes, short shirts, and t-shirts.
The works are "I" which utilizes the concept of copyright reinterpretation, "kakangku" which utilizes the concept of copyrighted symbolic expression and "Adhiku" which utilizes the concept of copyrighted symbolic abstraction.
Keywords: Kakang kawah adhi ari-ari, ready to wear men's clothing, batik.
Related Results
KAKANG KAWAH ADHI ARI-ARI DALAM KARYA BUSANA READY TO WEAR PRIA BATIK TULIS
KAKANG KAWAH ADHI ARI-ARI DALAM KARYA BUSANA READY TO WEAR PRIA BATIK TULIS
Artikel yang berjudul “kakang kawah adhi ari-ari dalam karya busana ready to wear batik tulis” difokuskan pada proses cipta busana ready to wear pria dengan sumber ide konsep kelah...
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJU SEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJU SEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJUSEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG Hindam Basith Rafiqi1721073411Penciptaan Fotografi Pascasarjana ISI YogyakartaEmail : hindambasith...
Sosialisasi Pengenalan Desain Batik dengan Katalog Brosur dan Pembuatan Video Profil Batik Sujo
Sosialisasi Pengenalan Desain Batik dengan Katalog Brosur dan Pembuatan Video Profil Batik Sujo
Batik merupakan salah satu kerajinan yang memiliki nilia seni yang tinggi dan telah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia. Motif batik terdiri dari pola dasar dan corak yang mem...
Analisis Ekonomi terhadap Biaya Produksi, Harga Pokok, dan Penawaran ‘Ibu Paini’ di Kawasan Batik Kabupaten Bojonegoro
Analisis Ekonomi terhadap Biaya Produksi, Harga Pokok, dan Penawaran ‘Ibu Paini’ di Kawasan Batik Kabupaten Bojonegoro
Abstract. The purpose of this research is to analyze production costs, basic prices, and batik offers. The object of her study is Mrs. Paini's batik which is in the Bojonegoro bati...
PERANAN MUATAN LOKAL MATERI BATIK TULIS LASEM SEBAGAI BENTUK PELESTARIAN BUDAYA LOKAL
PERANAN MUATAN LOKAL MATERI BATIK TULIS LASEM SEBAGAI BENTUK PELESTARIAN BUDAYA LOKAL
Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana pelaksanaan muatan lokal batik tulis Lasem pada tingkat sekolah dasar di Kecamatan Lasem sebagai bentuk pelestarian budaya lokal. Hasil ...
IDENTIFIKASI CITRA BATIK DENGAN METODE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK
IDENTIFIKASI CITRA BATIK DENGAN METODE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK
Batik merupakan suatu kerjianan tangan yang memiliki nilai seni yang cukup tinggi dan juga salah satu bagian dari budaya indonessia. Untuk melestraikan budaya warisan batik dapat d...
PELATIHAN MEMBUAT BATIK TULIS MOTIF JAGUNG GUNA MENINGKATKAN LIFE SKILLS WARGA KEDIREN MAGETAN
PELATIHAN MEMBUAT BATIK TULIS MOTIF JAGUNG GUNA MENINGKATKAN LIFE SKILLS WARGA KEDIREN MAGETAN
Mayoritas warga Desa Kediren bermata pencaharian sebagai petani jagung. Selain bertani, terkadang masyarakat juga membuat batik sebagai mata pencaharian tambahan. Industri batik tu...
KAJIAN MOTIF BATIK PRING SEDAPUR KARYA NUNUNG WIJAYANTI DI GROBOGAN MENGGUNAKAN KONSEP PENCIPTAAN KRIYA
KAJIAN MOTIF BATIK PRING SEDAPUR KARYA NUNUNG WIJAYANTI DI GROBOGAN MENGGUNAKAN KONSEP PENCIPTAAN KRIYA
ABSTRAK Batik merupakan salah satu perwujudan dari kebudayaan Indonesia yang dituangkan dalam selembar kain. Batik Grobogan merupakan salah satu ikon yang menggambarkan karakterist...

