Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TEKNIK PEWARNAAN ALAM PADA KAIN BATIK DI KOTA JAMBI (Studi Kasus pada Batik Jambi Ariny Kelurahan Pasir Panjang Jambi Seberang)

View through CrossRef
Batik is the result of the handicrafts of the Indonesian people that are hundreds of years old. The main characteristic of batik cloth is in terms of batik coloring. One of the natural resources in Indonesia that can be used in batik is natural dyes. At this time, there are several production centers for the batik industry in Kota Seberang, one of which is Ariny's Jambi Batik house. The purpose of this study is to identify the materials used as natural batik dyes, natural batik coloring techniques and the colors produced from natural batik dyes at the home of Batik Jambi Ariny, Kota Jambi. The research method used by researchers in this study is a qualitative method. Informants in this study are industrial owners, industry leaders and 2 batik craftsmen. Data collection techniques in the study were obtained through observation, interviews, and documentation. The research was analyzed by means of: data collection, data reduction (data reduction), data presentation, and then drawing conclusions. The results of this study showed that: (1) The ingredients in the dyeing process of Jambi Ariny's batik were natural materials such as: secang wood, tanned wood, guava leaves, and mango leaves. (2) The natural dyeing technique of batik begins with the process of dipping the batik cloth that has been left overnight with a mixture of TRO for at least five dyes, then the locking process is carried out with the tunjung material and finally the pelorodan process with caustic soda (3) The resulting color from different materials, such as sappan wood produces a dark red or brownish red color, tall wood or tanned wood produces a light brown color, mango leaves produce a green color, and guava leaves produce a brown color as well. Keywords: natural dyeing techniques, jambi batik. AbstrakBatik adalah hasil karya kerajinan tangan masyarakat Indonesia yang sudah berumur ratusan tahun. Ciri utama kain batik adalah dalam hal pewarnaan batik. Salah satu sumber daya alam di Indonesia dapat digunakan dalam kerajinan batik adalah zat pewarna alam. Pada saat ini, terdapat beberapa pusat produksi industri batik di Kota Seberang, salah satunya rumah Batik Jambi Ariny. Tujuan dalam penelitian ini yaitu peneliti dapat mengidentifikasikan bahan yang digunakan sebagai pewarna alam batik, teknik pewarnaan alam batik dan warna yang dihasilkan dari pewarna alam batik di rumah Batik Jambi Ariny Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian adalah metode kualitatif. Informan dalam penelitian ini yaitu Pemilik industri, pimpinan industri dan 2 Pengrajin batik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapaun penelitian dianalisis dengan cara: pengumpulan data, reduksi data (data reduction), penyajian data, dan kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini didapat bahwa: (1) Bahan dalam proses pewarnaan batik Jambi Ariny yaitu bahan alami seperti: kayu secang, kayu samak, daun jambu, dan daun mangga. (2) Teknik pewarnaan alami batik diawali dengan proses mencelupkan bahan kain batik yang telah di diamkan semalam dengan campuran TRO, kemudian proses penguncian yang dilakukan dengan bahan tunjung dan tekahir proses pelorodan dengan bahan soda api (3) Warna yang dihasilkan dari bahan tersebut berbeda-beda, seperti kayu secang menghasilkan warna merah tua atau merah kecokelatan, kayu tinggi atau kayu samak menghasilkan warna cokelat muda, daun mangga menghasilkan warna hijau, dan daun jambu menghasilkan warna cokelat juga.Kata Kunci: teknik pewarnaan alami, batik jambi.Authors:Sari Nurhardini : Universitas Negeri PadangSri Zulfia Novrita : Universitas Negeri Padang References:Arini, A. M., & Ambar, B. (2011). Batik: Warisan Adiluhung Nusahantara. Yogyakarta: Andi Offset.Kwartiningsih, E., Setyawardhani, D. A., Wilyanto, A., & Triyono, A. (2009). Zat pewarna alami tekstil dari kulit buah manggis. Ekuilibrium, 8(1), 41-47.Fitria, K. E., & Lia, D. S. (2009). Pembuatan Zat Warna Alami Tekstil Dari Biji Buah Mahkota. Solo: Sebelas Maret Institution.Hadaf, A., Adriani, A., & Novrita, S. Z. (2016). Motif dan Pewarnaan Batik Tulis di Dusun Giriloyo Desa Wukirsari Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa YOGYAKARTA (Studi Kasus di Industri Batik Sri Kuncoro). Journal of Home Economics and Tourism, 11(1).Hasanuddin, H., dkk. (2011). Penelitian Penerapan Zat Warna Alam dan Kombinasinya pada Produk Bayik dan Kerajinan. Yogyakarta: Kementrian Perindustrian Republik Indonesia BBKB.Kamala, N., & Adriani, A. (2019). Studi Tentang Motif Dan Pewarnaan Batik Cap Dengan Zat Pewarnaan Alam Di Rumah Batik Dewi Busana Kecamatan Lunang Kabupaten Pesisir Selatan. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 8(2), 303-307.Kawindrosusanto, K., & Kuswadji, K. (1977). Unsur Tradisional Dalam Seni Lukis Batik Kontemporer. Jakarta: Gudang Ilmu.Lisbijanto, Herry. (2013) Batik. Yogyakarta: Graha Ilmu.Noor, Fitrihana. (2010). Teknologi Tekstile dan Fashion. Yogyakarta: UNY Press.Poespo, Goet. (2005). Pemilihan bahan Tekstil. Yogyakarta. Graha Ilmu.Purwanto, P. (2018). Pemanfaatan Bahan Pewarna Alam Sebagai Alternatif Dalam Pembuatan Batik Tulis Yang Ramah Lingkungan. Yogyakarta: Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST).Ramantika, S., & Novrita, S. Z. (2020). Pengaruh Pencelupan Zat Warna Alam Ekstrak Kelapa Sawit Afkir Menggunakan Mordan Tawas, Tunjung, Baking Soda Terhadap Hasil Pencelupan Pada Bahan Katun. Jurnal Kapita Selekta Geografi, 3(2), 60-74.Setya, W. P., & Novrita, S. Z. (2020). Pengaruh Mordan Kapur Sirih Dan Tunjung Terhadap Hasil Pencelupan Ekstrak Batang Pisang Ambon Pada Bahankatun. Jurnal Kapita Selekta Geografi, 3(2), 47-59.Sutara, P. K. (2009). Jenis Tumbuhan Sebagai Pewarna Alam Pada Beberapa Perusahan Tenun Di Gianyar. Jurnal Bumi Lestari, 9(2), 217-223.Tranggono, T., & Sutardi, S. (1990). Biokimia dan Teknologi Pasca Panen. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Title: TEKNIK PEWARNAAN ALAM PADA KAIN BATIK DI KOTA JAMBI (Studi Kasus pada Batik Jambi Ariny Kelurahan Pasir Panjang Jambi Seberang)
Description:
Batik is the result of the handicrafts of the Indonesian people that are hundreds of years old.
The main characteristic of batik cloth is in terms of batik coloring.
One of the natural resources in Indonesia that can be used in batik is natural dyes.
At this time, there are several production centers for the batik industry in Kota Seberang, one of which is Ariny's Jambi Batik house.
The purpose of this study is to identify the materials used as natural batik dyes, natural batik coloring techniques and the colors produced from natural batik dyes at the home of Batik Jambi Ariny, Kota Jambi.
The research method used by researchers in this study is a qualitative method.
Informants in this study are industrial owners, industry leaders and 2 batik craftsmen.
Data collection techniques in the study were obtained through observation, interviews, and documentation.
The research was analyzed by means of: data collection, data reduction (data reduction), data presentation, and then drawing conclusions.
The results of this study showed that: (1) The ingredients in the dyeing process of Jambi Ariny's batik were natural materials such as: secang wood, tanned wood, guava leaves, and mango leaves.
(2) The natural dyeing technique of batik begins with the process of dipping the batik cloth that has been left overnight with a mixture of TRO for at least five dyes, then the locking process is carried out with the tunjung material and finally the pelorodan process with caustic soda (3) The resulting color from different materials, such as sappan wood produces a dark red or brownish red color, tall wood or tanned wood produces a light brown color, mango leaves produce a green color, and guava leaves produce a brown color as well.
Keywords: natural dyeing techniques, jambi batik.
 AbstrakBatik adalah hasil karya kerajinan tangan masyarakat Indonesia yang sudah berumur ratusan tahun.
Ciri utama kain batik adalah dalam hal pewarnaan batik.
Salah satu sumber daya alam di Indonesia dapat digunakan dalam kerajinan batik adalah zat pewarna alam.
Pada saat ini, terdapat beberapa pusat produksi industri batik di Kota Seberang, salah satunya rumah Batik Jambi Ariny.
Tujuan dalam penelitian ini yaitu peneliti dapat mengidentifikasikan bahan yang digunakan sebagai pewarna alam batik, teknik pewarnaan alam batik dan warna yang dihasilkan dari pewarna alam batik di rumah Batik Jambi Ariny Kota Jambi.
Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian adalah metode kualitatif.
Informan dalam penelitian ini yaitu Pemilik industri, pimpinan industri dan 2 Pengrajin batik.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Adapaun penelitian dianalisis dengan cara: pengumpulan data, reduksi data (data reduction), penyajian data, dan kemudian penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini didapat bahwa: (1) Bahan dalam proses pewarnaan batik Jambi Ariny yaitu bahan alami seperti: kayu secang, kayu samak, daun jambu, dan daun mangga.
(2) Teknik pewarnaan alami batik diawali dengan proses mencelupkan bahan kain batik yang telah di diamkan semalam dengan campuran TRO, kemudian proses penguncian yang dilakukan dengan bahan tunjung dan tekahir proses pelorodan dengan bahan soda api (3) Warna yang dihasilkan dari bahan tersebut berbeda-beda, seperti kayu secang menghasilkan warna merah tua atau merah kecokelatan, kayu tinggi atau kayu samak menghasilkan warna cokelat muda, daun mangga menghasilkan warna hijau, dan daun jambu menghasilkan warna cokelat juga.
Kata Kunci: teknik pewarnaan alami, batik jambi.
Authors:Sari Nurhardini : Universitas Negeri PadangSri Zulfia Novrita : Universitas Negeri Padang References:Arini, A.
M.
, & Ambar, B.
(2011).
Batik: Warisan Adiluhung Nusahantara.
Yogyakarta: Andi Offset.
Kwartiningsih, E.
, Setyawardhani, D.
A.
, Wilyanto, A.
, & Triyono, A.
(2009).
Zat pewarna alami tekstil dari kulit buah manggis.
 Ekuilibrium, 8(1), 41-47.
Fitria, K.
E.
, & Lia, D.
S.
(2009).
Pembuatan Zat Warna Alami Tekstil Dari Biji Buah Mahkota.
Solo: Sebelas Maret Institution.
Hadaf, A.
, Adriani, A.
, & Novrita, S.
Z.
(2016).
Motif dan Pewarnaan Batik Tulis di Dusun Giriloyo Desa Wukirsari Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa YOGYAKARTA (Studi Kasus di Industri Batik Sri Kuncoro).
 Journal of Home Economics and Tourism, 11(1).
Hasanuddin, H.
, dkk.
(2011).
Penelitian Penerapan Zat Warna Alam dan Kombinasinya pada Produk Bayik dan Kerajinan.
Yogyakarta: Kementrian Perindustrian Republik Indonesia BBKB.
Kamala, N.
, & Adriani, A.
(2019).
Studi Tentang Motif Dan Pewarnaan Batik Cap Dengan Zat Pewarnaan Alam Di Rumah Batik Dewi Busana Kecamatan Lunang Kabupaten Pesisir Selatan.
 Gorga: Jurnal Seni Rupa, 8(2), 303-307.
Kawindrosusanto, K.
, & Kuswadji, K.
(1977).
Unsur Tradisional Dalam Seni Lukis Batik Kontemporer.
Jakarta: Gudang Ilmu.
Lisbijanto, Herry.
(2013) Batik.
Yogyakarta: Graha Ilmu.
Noor, Fitrihana.
(2010).
Teknologi Tekstile dan Fashion.
Yogyakarta: UNY Press.
Poespo, Goet.
(2005).
Pemilihan bahan Tekstil.
Yogyakarta.
Graha Ilmu.
Purwanto, P.
(2018).
Pemanfaatan Bahan Pewarna Alam Sebagai Alternatif Dalam Pembuatan Batik Tulis Yang Ramah Lingkungan.
Yogyakarta: Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST).
Ramantika, S.
, & Novrita, S.
Z.
(2020).
Pengaruh Pencelupan Zat Warna Alam Ekstrak Kelapa Sawit Afkir Menggunakan Mordan Tawas, Tunjung, Baking Soda Terhadap Hasil Pencelupan Pada Bahan Katun.
 Jurnal Kapita Selekta Geografi, 3(2), 60-74.
Setya, W.
P.
, & Novrita, S.
Z.
(2020).
Pengaruh Mordan Kapur Sirih Dan Tunjung Terhadap Hasil Pencelupan Ekstrak Batang Pisang Ambon Pada Bahankatun.
 Jurnal Kapita Selekta Geografi, 3(2), 47-59.
Sutara, P.
K.
(2009).
Jenis Tumbuhan Sebagai Pewarna Alam Pada Beberapa Perusahan Tenun Di Gianyar.
 Jurnal Bumi Lestari, 9(2), 217-223.
Tranggono, T.
, & Sutardi, S.
(1990).
Biokimia dan Teknologi Pasca Panen.
Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Related Results

PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJU SEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJU SEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJUSEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG Hindam Basith Rafiqi1721073411Penciptaan Fotografi Pascasarjana ISI YogyakartaEmail : hindambasith...
ANALISIS PROSES KREATIF PEMBUATAN BATIK PENDULUM DI RUMAH BATIK KOMAR
ANALISIS PROSES KREATIF PEMBUATAN BATIK PENDULUM DI RUMAH BATIK KOMAR
Pendulum batik is a batik created by Mr. Komarudin Kudiya. The creation of this batik was inspired by the pendulum technique used for coloring abstract styles in paintings. Mr. Kom...
WORKSHOP SIMA BATIK DESA TANJUNG REJO: PENGEMBANGAN DESAIN BATIK CAP
WORKSHOP SIMA BATIK DESA TANJUNG REJO: PENGEMBANGAN DESAIN BATIK CAP
Sima Batik is very popular in Tanjung Rejo Village and other areas because of the good quality of its stamped batik so that the potential for income and profit is also visible in t...
BATIK MADURA: Menilik Ciri Khas dan Makna Filosofinya
BATIK MADURA: Menilik Ciri Khas dan Makna Filosofinya
Batik is the cultural heritage of the archipelago that is priceless. Each area in Indonesia has batiktradition, especially in Java and surrounding areas. Batik has been known since...
Sosialisasi Pengenalan Desain Batik dengan Katalog Brosur dan Pembuatan Video Profil Batik Sujo
Sosialisasi Pengenalan Desain Batik dengan Katalog Brosur dan Pembuatan Video Profil Batik Sujo
Batik merupakan salah satu kerajinan yang memiliki nilia seni yang tinggi dan telah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia. Motif batik terdiri dari pola dasar dan corak yang mem...
Analisis Ekonomi terhadap Biaya Produksi, Harga Pokok, dan Penawaran ‘Ibu Paini’ di Kawasan Batik Kabupaten Bojonegoro
Analisis Ekonomi terhadap Biaya Produksi, Harga Pokok, dan Penawaran ‘Ibu Paini’ di Kawasan Batik Kabupaten Bojonegoro
Abstract. The purpose of this research is to analyze production costs, basic prices, and batik offers. The object of her study is Mrs. Paini's batik which is in the Bojonegoro bati...
KAJIAN MOTIF BATIK PRING SEDAPUR KARYA NUNUNG WIJAYANTI DI GROBOGAN MENGGUNAKAN KONSEP PENCIPTAAN KRIYA
KAJIAN MOTIF BATIK PRING SEDAPUR KARYA NUNUNG WIJAYANTI DI GROBOGAN MENGGUNAKAN KONSEP PENCIPTAAN KRIYA
ABSTRAK Batik merupakan salah satu perwujudan dari kebudayaan Indonesia yang dituangkan dalam selembar kain. Batik Grobogan merupakan salah satu ikon yang menggambarkan karakterist...

Back to Top