Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

INISIASI PEMBENTUKAN BANK SAMPAH DI JETIS TARUBASAN KARANGANOM KLATEN

View through CrossRef
Rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah serta anggapan bahwa sampah tidak mempunyai nilai ekonomi menjadi permasalahan utama di lingkungan PKK RW 03 Jetis.  Kegiatan ini bertujuan untuk  membangun kepedulian masyarakat terhadap sampah sehingga bermanfaat secara sosial, ekonomi, dan lingkungan. Inisiasi pembentukan bank sampah adalah upaya peningkatan pendapatan masyarakat. Metode yang dilakukan adalah Benchmarking, yakni pelatihan pemilahan sampah, diskusi dengan tokoh masyarakat, pelatihan pengelolaan bank sampah dan sosialisasi keberadaan bank sampah. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan kunjungan ke bank sampah Jatidiri, dilanjutkan pelatihan pemilahan sampah. Kegiatan ini diikuti oleh calon pengelola sampah. Kegiatan selanjutnya adalah diskusi dengan tokoh masyarakat dan terbentuklah bank Sampah yang bernama Bank Sampah RESIK-an. Untuk membekali  pengurus atau calon pengelola bank sampah, diadakan kegiatan pelatihan dan pengelolaan bank sampah dari tim Bank Sampah Semut Harjo Polanharjo.  Sehubungan dengan adanya Covid-19, sosialisasi keberadaan bank sampah dilakukan dengan menyebarkan leaflet kepada masyarakat di wilayah RW 03 Jetis, Tarubasan, Karangnom, Klaten. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah semua kegiatan yang dilakukan dengan berbagai metode berjalan lancar dan mendapat respons yang sangat baik dari mitra. Semangat dan keinginan untuk berubah menjadi modal awal demi kemajuan masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Title: INISIASI PEMBENTUKAN BANK SAMPAH DI JETIS TARUBASAN KARANGANOM KLATEN
Description:
Rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah serta anggapan bahwa sampah tidak mempunyai nilai ekonomi menjadi permasalahan utama di lingkungan PKK RW 03 Jetis.
  Kegiatan ini bertujuan untuk  membangun kepedulian masyarakat terhadap sampah sehingga bermanfaat secara sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Inisiasi pembentukan bank sampah adalah upaya peningkatan pendapatan masyarakat.
Metode yang dilakukan adalah Benchmarking, yakni pelatihan pemilahan sampah, diskusi dengan tokoh masyarakat, pelatihan pengelolaan bank sampah dan sosialisasi keberadaan bank sampah.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan kunjungan ke bank sampah Jatidiri, dilanjutkan pelatihan pemilahan sampah.
Kegiatan ini diikuti oleh calon pengelola sampah.
Kegiatan selanjutnya adalah diskusi dengan tokoh masyarakat dan terbentuklah bank Sampah yang bernama Bank Sampah RESIK-an.
Untuk membekali  pengurus atau calon pengelola bank sampah, diadakan kegiatan pelatihan dan pengelolaan bank sampah dari tim Bank Sampah Semut Harjo Polanharjo.
  Sehubungan dengan adanya Covid-19, sosialisasi keberadaan bank sampah dilakukan dengan menyebarkan leaflet kepada masyarakat di wilayah RW 03 Jetis, Tarubasan, Karangnom, Klaten.
Kesimpulan dari kegiatan ini adalah semua kegiatan yang dilakukan dengan berbagai metode berjalan lancar dan mendapat respons yang sangat baik dari mitra.
Semangat dan keinginan untuk berubah menjadi modal awal demi kemajuan masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Related Results

SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
ABSTRAK Sampah selalu menjadi masalah sulit bagi masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan. Ketika orang tidak menjaga kebersihan, mereka dapat meninggalkan timbunan sa...
Pendampingan Pembentukan Bank Sampah Di Aisyiyah Ranting Desa Mendak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten
Pendampingan Pembentukan Bank Sampah Di Aisyiyah Ranting Desa Mendak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten
Persoalan sampah masih menjadi masalah utama di Indonesia. Sampah menimbulkan dampak buruk pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Paradigma baru pengelolaan sampah yaitu mengann...
Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco-Enzyme Dan Budidaya Maggot (Larva Black Soldier Fly) Di Bank Sampah Tulungagung
Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco-Enzyme Dan Budidaya Maggot (Larva Black Soldier Fly) Di Bank Sampah Tulungagung
Sampah menjadi permasalahan yang sangat serius di lingkungan seiring dengan meningkatnya jumlah populasi manusia. Meningkatnya volume sampah menjadikan sampah harus dikelola dengan...
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ABSTRAK Permasalahan yang timbul di RSUD Ade M. Djoen Sintang yaitu ketersediaan sarana dan prasarana yang masih kurang dan penanganan pengelolaan sampah yang masih belum berjalan ...
ANALISIS PROGRAM BANK SAMPAH TERHADAP PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DI TINJAU DARI HUKUM EKONOMI SYARIAH DI KELURAHAN EKAJAYA KOTA JAMBI
ANALISIS PROGRAM BANK SAMPAH TERHADAP PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DI TINJAU DARI HUKUM EKONOMI SYARIAH DI KELURAHAN EKAJAYA KOTA JAMBI
Salah satu upaya yang dapat menangani persoalan tersebut adalah dengan memanfaatkan kembali sampah yang dapat dijadikan nilai tambah ekonomi serta manfaat bagi masyarakat. Bank Sam...
PERENCANAAN BANK SAMPAH DI DESA SUNGAI SIPAI KABUPATEN BANJAR
PERENCANAAN BANK SAMPAH DI DESA SUNGAI SIPAI KABUPATEN BANJAR
Bank Sampah merupakan satu upaya dalam memanfaatkan potensi timbulan sampah yang bernilai ekonomi di Desa Sungai Sipai, Kabupaten Banjar. Bank sampah dinilai merupakan fasilitas pe...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA SUKAMENAK
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA SUKAMENAK
Abstrak.  Volume sampah di kota Bandung meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk.  TPA sudah tidak dapat menampung lebih banyak lagi, akibatnya sampah meluap dan berser...

Back to Top