Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Komunitas Mikroalga di Perairan Sungai dan Muara Sungai Pelangan Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat

View through CrossRef
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi, kemelimpahan, keanekaragaman serta dominansi jenis mikroalga yang terdapat pada perairan muara sungai Pelangan Desa Pelangan Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat. Pada penelitian ini teridentifikasi 85 jenis mikroalga. Jumlah jenis paling banyak (24 jenis) teridentifikasi pada titik IV. Jenis yang mendominasi pada titik I dan II berdasarkan nilai pentingnya yaitu Chlorococcum humicola dengan persentase nilai penting pada masing-masing titik sebesar 72,309 % dan 74,524%, pada titik III jenis dengan nilai penting yang tertinggi adalah Coscinodisccus lacustris (55,024%), pada titik IV nilai penting tertinggi dimiliki oleh Thalassiothrix fruenfeldii (15,795%), dan pada titik V jenis dengan nilai penting tertinggi adalah Rhizosolenia sp dan Thalassiothrix fruenfeldii dengan persentase nilai yang sama yaitu sebesar 21,840%. Jenis mikroalga yang selalu hadir pada semua titik pengamatan yaitu jenis Chlorococcum humicola dan Coscinodisccus lacustris. Indeks keanekaragaman jenis mikroalga tergolong dalam kategori rendah sampai sedang. Indeks keanekaragaman jenis mikroalga tertinggi terdapat pada titik IV yaitu (H’= 3,010). Kemelimpahan total tertinggi tercatat pada titik II sebesar 1.540 ind/L.Kata kunci: Mikroalga, Perairan Muara, Sungai Pelangan, dan SekotongAbstractThis study aims to determine the composition, abundance, diversity and species dominance of microalgae which found in estuary waters Pelangan, Pelangan Village District of West Lombok. In this study identified 85 species of microalgae. Species that is most widely identified at the sampling site IV (24 species). Based on the value of percentage importance, Chlorococcum humicola was a dominant species in the sites of I and II : 72.309% and 74.524%, respectively. Furthermore,  in the site of III the species with the highest percentage important value was Coscinodisccus lacustris (55.024%), and the site of IV Thalassiothrix fruenfeldii was the highest percentage importance value (15.795%). Meanwhile, in the site of V, the two species with the same percentage importance value (21.840%) were Rhizosolenia sp. and Thalassiothrix fruenfeldii. The two species of microalgae which always present in all sampling sites were Chlorococcum humicola and Coscinodisccus lacustris. The species diversity index of microalgae species was  low to moderate category. The highest species diversity index occurred in the IV site (H'= 3.010). The highest total abundance (1,540 ind/L) was recorded in the second site.Keywords : Microalga, Estuary Waters, Pelangan River, and Sekotong 
Title: Komunitas Mikroalga di Perairan Sungai dan Muara Sungai Pelangan Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat
Description:
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi, kemelimpahan, keanekaragaman serta dominansi jenis mikroalga yang terdapat pada perairan muara sungai Pelangan Desa Pelangan Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat.
Pada penelitian ini teridentifikasi 85 jenis mikroalga.
Jumlah jenis paling banyak (24 jenis) teridentifikasi pada titik IV.
Jenis yang mendominasi pada titik I dan II berdasarkan nilai pentingnya yaitu Chlorococcum humicola dengan persentase nilai penting pada masing-masing titik sebesar 72,309 % dan 74,524%, pada titik III jenis dengan nilai penting yang tertinggi adalah Coscinodisccus lacustris (55,024%), pada titik IV nilai penting tertinggi dimiliki oleh Thalassiothrix fruenfeldii (15,795%), dan pada titik V jenis dengan nilai penting tertinggi adalah Rhizosolenia sp dan Thalassiothrix fruenfeldii dengan persentase nilai yang sama yaitu sebesar 21,840%.
Jenis mikroalga yang selalu hadir pada semua titik pengamatan yaitu jenis Chlorococcum humicola dan Coscinodisccus lacustris.
Indeks keanekaragaman jenis mikroalga tergolong dalam kategori rendah sampai sedang.
Indeks keanekaragaman jenis mikroalga tertinggi terdapat pada titik IV yaitu (H’= 3,010).
Kemelimpahan total tertinggi tercatat pada titik II sebesar 1.
540 ind/L.
Kata kunci: Mikroalga, Perairan Muara, Sungai Pelangan, dan SekotongAbstractThis study aims to determine the composition, abundance, diversity and species dominance of microalgae which found in estuary waters Pelangan, Pelangan Village District of West Lombok.
In this study identified 85 species of microalgae.
Species that is most widely identified at the sampling site IV (24 species).
Based on the value of percentage importance, Chlorococcum humicola was a dominant species in the sites of I and II : 72.
309% and 74.
524%, respectively.
Furthermore,  in the site of III the species with the highest percentage important value was Coscinodisccus lacustris (55.
024%), and the site of IV Thalassiothrix fruenfeldii was the highest percentage importance value (15.
795%).
Meanwhile, in the site of V, the two species with the same percentage importance value (21.
840%) were Rhizosolenia sp.
and Thalassiothrix fruenfeldii.
The two species of microalgae which always present in all sampling sites were Chlorococcum humicola and Coscinodisccus lacustris.
The species diversity index of microalgae species was  low to moderate category.
The highest species diversity index occurred in the IV site (H'= 3.
010).
The highest total abundance (1,540 ind/L) was recorded in the second site.
Keywords : Microalga, Estuary Waters, Pelangan River, and Sekotong .

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT DI DESA PELANGAN KECAMATAN SEKOTONG KABUPATEN LOMBOK BARAT
STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT DI DESA PELANGAN KECAMATAN SEKOTONG KABUPATEN LOMBOK BARAT
Desa pelangan merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan sekotong dengan jumlah 20 Dusun. Hampir setiap Dusun di Desa Pelangan memiliki destinasi yang menarik apabila dikem...
pariwisata
pariwisata
Secara khusus, keunikan kota banjarmasin yakni kota yang puitis dengan sebutan kota seribu sungai. Posisi kota banjarmasin di kelilingi sungai-sungai besar yang sangat vital fungsi...
SEDIMENTASI MUARA SUNGAI DI KOTA SORONG
SEDIMENTASI MUARA SUNGAI DI KOTA SORONG
Kota Sorong merupakan wilayah yang membentang sepanjang pesisir bagian barat Propinsi Papua Barat. Salah satunya adalah muara Sungai Remu, yang mana sampai saat ini merupakan salah...
Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Tentang Mitigasi Bencana Desa Sekotong Tengah Menuju Desa Tangguh Bencana
Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Tentang Mitigasi Bencana Desa Sekotong Tengah Menuju Desa Tangguh Bencana
Bencana diartikan sebagai peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan menganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam dan faktor manusia s...
PEMANFAATAN AREN (Arenge pinnata) OLEH MASYARAKAT SUKU DAYAK MUARA DI DESA SUNGAI ILAI KECAMATAN BEDUAI KABUPATEN SANGGAU
PEMANFAATAN AREN (Arenge pinnata) OLEH MASYARAKAT SUKU DAYAK MUARA DI DESA SUNGAI ILAI KECAMATAN BEDUAI KABUPATEN SANGGAU
AbstractSugar palm is non timber forest products from the starch and fruits types. Sugar palm spread from East India to Indonesia and has many benefits for the community one of the...
Pengembangan Sumber Daya Manusia Dalam Sektor Ekonomi Dan Pariwisata Berbasis Digitalisasi Di Desa Sekotong Barat
Pengembangan Sumber Daya Manusia Dalam Sektor Ekonomi Dan Pariwisata Berbasis Digitalisasi Di Desa Sekotong Barat
Abstrak: Desa Sekotong Barat menjadi lokasi pengabdian yang berada di sebelah Tenggara Kota Mataram Ibu Kota Provinsi  Nusa Tenggara Barat, berjarak ±50 KM. Secara administratif, d...

Back to Top