Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IMUNISASI MIKROALGA DALAM FORMULA RANSUM NABATI SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF PENGGANTI ZAT ADITIF DAN MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL PADA BROILER

View through CrossRef
ABSTRAK Penelitian terhadap potensi alam yang belum banyak terekspos untuk pakan aditif ternak adalah mikroalga. Pemanfaatan mikroalga sebagai suplemen makanan pada manusia seperti Spirulina, dan Chlorella sudah umum dikenal. Sebenarnya mikroalga adalah pakan alami bagi ikan. Alga ditemukan hampir disemua perairan yaitu air tawar, payau dan air laut. Potensi alga sebagai pakan ternak secara umum cukup tinggi karena mengandung protein sekitar 63- 71 % Pertumbuhan alga sangat cepat, dalam satu minggu sudah dapat dipanen. Potensi lain dari mikroalga adalah sebagai antioksidan, anti bakteri, anti tumor, anti kanker, reversal agent , dan juga berfungsi sebagai fungisida, herbisida dan mengandung hormon pertumbuhan (growth hormon). Dengan demikian mikroalga sangat berpotensi untuk dijadikan pakan tambahan untuk unggas, baik sebagai sumber protein, sebagai anti oksidan, sebagai growth hormon atau sebagai antibiotik alami. Potensi alam ini dimiliki oleh daerah Kabupaten Lima Puluh Kota disekitar peternakan ayam itu sendiri karena pola usahanya adalah Longyam (balong atau ikan dan ayam). Kolam ini ditumbuhi oleh mikroalga yang sangat berpotensi untuk dijadikan ebagai pakan ternak. Dari tiga macam media air, titemukan jenis mikroalga yang berbeda pula. Media air bekas Longyam ditemukan mikroalga jenis Scenedesmus, Croococcus dan Nostoc. Pada media air bekas Longyam ditemukan jenis Nostoc, Ulothrix dan Navicula sedangkan pada air kolam bekas ikan ditemukan jenis Ulotrik Rivularia dan Navicula. Dari hasil Analisa kimia , mikroalga mengandung protein yang tinggi berkisar antara 58-63 %, Lemak antara 0,88-1,56 %, Betakarotin 5,6 – 8 mg/g, Vitamin C antara 2,24-2,62 mg/g dan Vitamin E sekitar 0,89 – 1,04 mg/g.Kata kunci : mikroalga, imunisasi, kolesterol
Center for Open Science
Title: IMUNISASI MIKROALGA DALAM FORMULA RANSUM NABATI SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF PENGGANTI ZAT ADITIF DAN MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL PADA BROILER
Description:
ABSTRAK Penelitian terhadap potensi alam yang belum banyak terekspos untuk pakan aditif ternak adalah mikroalga.
Pemanfaatan mikroalga sebagai suplemen makanan pada manusia seperti Spirulina, dan Chlorella sudah umum dikenal.
Sebenarnya mikroalga adalah pakan alami bagi ikan.
Alga ditemukan hampir disemua perairan yaitu air tawar, payau dan air laut.
Potensi alga sebagai pakan ternak secara umum cukup tinggi karena mengandung protein sekitar 63- 71 % Pertumbuhan alga sangat cepat, dalam satu minggu sudah dapat dipanen.
Potensi lain dari mikroalga adalah sebagai antioksidan, anti bakteri, anti tumor, anti kanker, reversal agent , dan juga berfungsi sebagai fungisida, herbisida dan mengandung hormon pertumbuhan (growth hormon).
Dengan demikian mikroalga sangat berpotensi untuk dijadikan pakan tambahan untuk unggas, baik sebagai sumber protein, sebagai anti oksidan, sebagai growth hormon atau sebagai antibiotik alami.
Potensi alam ini dimiliki oleh daerah Kabupaten Lima Puluh Kota disekitar peternakan ayam itu sendiri karena pola usahanya adalah Longyam (balong atau ikan dan ayam).
Kolam ini ditumbuhi oleh mikroalga yang sangat berpotensi untuk dijadikan ebagai pakan ternak.
Dari tiga macam media air, titemukan jenis mikroalga yang berbeda pula.
Media air bekas Longyam ditemukan mikroalga jenis Scenedesmus, Croococcus dan Nostoc.
Pada media air bekas Longyam ditemukan jenis Nostoc, Ulothrix dan Navicula sedangkan pada air kolam bekas ikan ditemukan jenis Ulotrik Rivularia dan Navicula.
Dari hasil Analisa kimia , mikroalga mengandung protein yang tinggi berkisar antara 58-63 %, Lemak antara 0,88-1,56 %, Betakarotin 5,6 – 8 mg/g, Vitamin C antara 2,24-2,62 mg/g dan Vitamin E sekitar 0,89 – 1,04 mg/g.
Kata kunci : mikroalga, imunisasi, kolesterol.

Related Results

Penggunaan Tepung Limbah Roti Dalam Ransum Terhadap Performa Ayam Broiler
Penggunaan Tepung Limbah Roti Dalam Ransum Terhadap Performa Ayam Broiler
Limbah roti cukup potensial untuk digunakan dalam ransum broiler karena mengandung gross energi yang cukup tinggi (4217 Kkal/kg). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pe...
ANALISIS SUBSTANSI PIDANA UANG PENGGANTI DALAM KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI
ANALISIS SUBSTANSI PIDANA UANG PENGGANTI DALAM KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI
Pasal 18  Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 menyebut...
Perbandingan Penggunaan Dua Jenis Ransum terhadap Berat Potong Berat Karkas dan Berat Lemak Abdominal Broiler
Perbandingan Penggunaan Dua Jenis Ransum terhadap Berat Potong Berat Karkas dan Berat Lemak Abdominal Broiler
Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kualitas ransum buatan dengan ransum komersial terhadap berat pemotongan, berat karkas dan berat lemak abdominal ayam broiler. Pene...
PENGARUH PENGGUNAAN POLLARD TERFERMENTASI DENGAN RAGI TAPE DALAM RANSUM TERHADAP PRODUKSI TELUR AYAM LOHMANN BROWN
PENGARUH PENGGUNAAN POLLARD TERFERMENTASI DENGAN RAGI TAPE DALAM RANSUM TERHADAP PRODUKSI TELUR AYAM LOHMANN BROWN
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penggunaan pollard terfermentasi oleh ragi tape terhadap produksi telur ayam Lohmann Brown umur 42-50 minggu. Rancangan yang dig...
PERBEDAAN KADAR KOLESTEROL LDL DAN HDL SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN JUS KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus Linn) PADA PRIA DISLIPIDEMIA
PERBEDAAN KADAR KOLESTEROL LDL DAN HDL SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN JUS KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus Linn) PADA PRIA DISLIPIDEMIA
Latar belakang : Dislipidemia merupakan salah satu faktor risiko dari penyakit kardiovaskuler.  Kacang hijau mengandung isoflavon, protein, dan serat yang diketahui dapat menurunka...
Daging Ayam Broiler Sehat dengan Pengaturan Ransum
Daging Ayam Broiler Sehat dengan Pengaturan Ransum
Penelitian bertujuan untuk menghasilkan daging broiler yang sehat  dikonsumsi, menghasilkan ransum yang ideal untuk ayam broiler, sehingga kadar lemak dan kolesterol daging dapat d...
PROBIOTIK UBI JALAR (POBIJAR) SEBAGAI PAKAN ORGANIK ALTERNATIF IKAN LELE
PROBIOTIK UBI JALAR (POBIJAR) SEBAGAI PAKAN ORGANIK ALTERNATIF IKAN LELE
Pakan di dalam budidaya lele menjadi faktor utama yang mempengaruhi hasil dan produksi petani lele. Dominasi pelet sebagai pakan satu-satunya pakan yang diberikan petani lele menja...
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Budidaya ikan menjadi salah satu usaha mandiri yang dilakukan oleh masyarakat, salah satunya adalah Pondok Pesantren Lintang Songo. Pentingnya memperhatikan cara merawat dan memeli...

Back to Top