Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Manajemen Zakat di BAZ Kabupaten Lumajang

View through CrossRef
The efforts of BAZ and LAZ to encourage zakat payers to disburse their funds require creativity and innovation in management policies, especially to become policies considered as best practices. Therefore, policies deemed as best practices need to be taken, analyzed, and evaluated to serve as benchmarking. Currently, searching for best practices policies of an institution is a necessity, including in zakat management. BAZ Lumajang Regency has shown the highest fund graph in East Java for several years, even though this region does not have a constitutional instrument in the form of a Zakat Regional Regulation. Moreover, Lumajang's demography is not unique in terms of Islamic atmosphere compared to other regions in East Java. From this illustration, it can be concluded that there are best practices policies at BAZ Lumajang Regency, so that zakat management benchmarking from BAZ Lumajang Regency can be expected. Upaya BAZ dan LAZ dalam mendorong wajib zakat untuk menyalurkan dananya membutuhkan kreativitas dan inovasi dalam kebijakan manajemen, terutama untuk menjadi kebijakan yang dianggap sebagai best practices. Oleh karena itu, kebijakan yang dinilai sebagai best practices perlu diambil, dianalisis, dan dievaluasi untuk dijadikan benchmarking. Saat ini, pencarian kebijakan best practices suatu institusi menjadi suatu keharusan, termasuk dalam pengelolaan zakat. BAZ Kabupaten Lumajang telah menunjukkan grafik dana tertinggi di Jawa Timur selama beberapa tahun, meskipun daerah ini tidak memiliki instrumen konstitusi berupa PERDA Zakat. Selain itu, demografi Lumajang tidak unik dalam hal atmosfer keislaman dibandingkan daerah lain di Jawa Timur. Dari gambaran ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat kebijakan best practices di BAZ Kabupaten Lumajang, sehingga dapat diharapkan adanya benchmarking manajemen zakat dari BAZ Kabupaten Lumajang.
Title: Manajemen Zakat di BAZ Kabupaten Lumajang
Description:
The efforts of BAZ and LAZ to encourage zakat payers to disburse their funds require creativity and innovation in management policies, especially to become policies considered as best practices.
Therefore, policies deemed as best practices need to be taken, analyzed, and evaluated to serve as benchmarking.
Currently, searching for best practices policies of an institution is a necessity, including in zakat management.
BAZ Lumajang Regency has shown the highest fund graph in East Java for several years, even though this region does not have a constitutional instrument in the form of a Zakat Regional Regulation.
Moreover, Lumajang's demography is not unique in terms of Islamic atmosphere compared to other regions in East Java.
From this illustration, it can be concluded that there are best practices policies at BAZ Lumajang Regency, so that zakat management benchmarking from BAZ Lumajang Regency can be expected.
Upaya BAZ dan LAZ dalam mendorong wajib zakat untuk menyalurkan dananya membutuhkan kreativitas dan inovasi dalam kebijakan manajemen, terutama untuk menjadi kebijakan yang dianggap sebagai best practices.
Oleh karena itu, kebijakan yang dinilai sebagai best practices perlu diambil, dianalisis, dan dievaluasi untuk dijadikan benchmarking.
Saat ini, pencarian kebijakan best practices suatu institusi menjadi suatu keharusan, termasuk dalam pengelolaan zakat.
BAZ Kabupaten Lumajang telah menunjukkan grafik dana tertinggi di Jawa Timur selama beberapa tahun, meskipun daerah ini tidak memiliki instrumen konstitusi berupa PERDA Zakat.
Selain itu, demografi Lumajang tidak unik dalam hal atmosfer keislaman dibandingkan daerah lain di Jawa Timur.
Dari gambaran ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat kebijakan best practices di BAZ Kabupaten Lumajang, sehingga dapat diharapkan adanya benchmarking manajemen zakat dari BAZ Kabupaten Lumajang.

Related Results

Mispersepsi Masyarakat Desa Pelem, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo terhadap Konsep Amil Zakat
Mispersepsi Masyarakat Desa Pelem, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo terhadap Konsep Amil Zakat
It is suspected that the community in Pelem Village do not fully understand the concept of amil zakat as well as the duties, rights and obligations of amil zakat itself and the ami...
Politik Hukum Lembaga Pengelola Zakat
Politik Hukum Lembaga Pengelola Zakat
Tulisan ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan memberikan sudut pandang mengenai politik hukum lembaga pengelola zakat. Seperti yang telah diktahui zakat merupakan salah satu ...
PENGARUH KEPERCAYAAN DAN PENGETAHUAN TENTANG ZAKAT TERHADAP MINAT MASYARAKAT MEMBAYAR ZAKAT DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KABUPATEN BEKASI
PENGARUH KEPERCAYAAN DAN PENGETAHUAN TENTANG ZAKAT TERHADAP MINAT MASYARAKAT MEMBAYAR ZAKAT DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KABUPATEN BEKASI
During the last 4 years there has been an increase in receipt of zakat funds at the Bekasi Regency National Amil Zakat Agency. The increase in receipt of zakat funds for 4 years is...
PENGELOLAAN INFAQ ZAKAT DAN SEDEKAH
PENGELOLAAN INFAQ ZAKAT DAN SEDEKAH
Abstrak Pokok masalah penelitian ini bagaimana pengelolalan zakat infaq dan sedekah. Dari pokok masalah tersebut maka dirumuskanlah sub masalah yaitu: Bagaimana proses pengelolaan...
Aplikasi Konsep Wakalah dalam Pembayaran Zakat Simpanan: Kajian di Bank Islam Malaysia Berhad (BIMB)
Aplikasi Konsep Wakalah dalam Pembayaran Zakat Simpanan: Kajian di Bank Islam Malaysia Berhad (BIMB)
Zakat has played an important role in the socio-economic development of Muslims to reduce income and wealth inequality among the people of a country. The contribution of zakat for ...
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PROSEDUR MANAJEMEN PENGELOLAAN ZAKAT DI BAZNAS KABUPATEN TAKALAR
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PROSEDUR MANAJEMEN PENGELOLAAN ZAKAT DI BAZNAS KABUPATEN TAKALAR
Abstrak Islam mengenal konsep zakat, dimana merupakan kewajiban tiap umat islam. Zakat memiliki peranan yang sangat strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan atau pembangunan e...
PENINGKATAN KAPASITAS ORGANISASI NIRLABA BAGI UNIT PENGELOLA ZAKAT, INFAQ, DAN SEDEKAH (ZIS)
PENINGKATAN KAPASITAS ORGANISASI NIRLABA BAGI UNIT PENGELOLA ZAKAT, INFAQ, DAN SEDEKAH (ZIS)
With 230 million Muslims, or 87% of Indonesia's overall 270 million population in 2020, the country has the ability to collect IDR 327 trillion in zakat annually. From IDR 327 tril...

Back to Top