Javascript must be enabled to continue!
Pencegahan Kecurangan di Pemerintah Desa melalui Moralitas Individual
View through CrossRef
Fraud Prevention in Village Government through Individual Morality
Purpose: The aims to determine impact of village apparatus competence, whistleblowing, internal control, financial reporting observance in preventing fraud with individual morality as moderating variable.
Method: Quantitative approach was employed by distributing questionnaires to twenty four villages.
Results: The competence of village apparatus cannot influence fraud prevention. Whistleblowing, internal control and financial reporting compliance have effect on fraud reduction. Individual morality does not moderate the competence of village apparatus, whistleblowing and the internal control for fraud prevention.
Novelty: Individual morality can moderate compliance with financial reporting.
Contribution: To prevent fraud, it is necessary to increase the competence of village apparatus, whistleblowing, internal control and compliance with sustainable financial reporting.
Pencegahan Kecurangan di Pemerintah Desa melalui Moralitas Individual
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh kompetensi aparatur desa, whistleblowing, pengendalian internal, kepatuhan pelaporan keuangan dalam pencegahan kecurangan dengan moralitas individu sebagai variabel pemoderasi.
Metode: Pendekatan kuantitatif dilakukan dengan menyebarkan kuesioner ke dua puluh empat desa.
Hasil: Kompetensi aparatur desa tidak dapat mempengaruhi pencegahan kecurangan. Whistleblowing, pengendalian internal dan kepatuhan pelaporan keuangan berpengaruh terhadap pengurangan kecurangan. Moralitas individu tidak memoderasi kompetensi perangkat desa, whistleblowing, dan pengendalian internal untuk pencegahan kecurangan.
Kebaruan: Moralitas individu dapat memoderasi kepatuhan terhadap pelaporan keuangan.
Kontribusi: Untuk mencegah terjadinya kecurangan, diperlukan peningkatan kompetensi aparatur desa, whistleblowing, internal control dan kepatuhan terhadap pelaporan keuangan secara berkelanjutan.
Politeknik Negeri Malang
Title: Pencegahan Kecurangan di Pemerintah Desa melalui Moralitas Individual
Description:
Fraud Prevention in Village Government through Individual Morality
Purpose: The aims to determine impact of village apparatus competence, whistleblowing, internal control, financial reporting observance in preventing fraud with individual morality as moderating variable.
Method: Quantitative approach was employed by distributing questionnaires to twenty four villages.
Results: The competence of village apparatus cannot influence fraud prevention.
Whistleblowing, internal control and financial reporting compliance have effect on fraud reduction.
Individual morality does not moderate the competence of village apparatus, whistleblowing and the internal control for fraud prevention.
Novelty: Individual morality can moderate compliance with financial reporting.
Contribution: To prevent fraud, it is necessary to increase the competence of village apparatus, whistleblowing, internal control and compliance with sustainable financial reporting.
Pencegahan Kecurangan di Pemerintah Desa melalui Moralitas Individual
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh kompetensi aparatur desa, whistleblowing, pengendalian internal, kepatuhan pelaporan keuangan dalam pencegahan kecurangan dengan moralitas individu sebagai variabel pemoderasi.
Metode: Pendekatan kuantitatif dilakukan dengan menyebarkan kuesioner ke dua puluh empat desa.
Hasil: Kompetensi aparatur desa tidak dapat mempengaruhi pencegahan kecurangan.
Whistleblowing, pengendalian internal dan kepatuhan pelaporan keuangan berpengaruh terhadap pengurangan kecurangan.
Moralitas individu tidak memoderasi kompetensi perangkat desa, whistleblowing, dan pengendalian internal untuk pencegahan kecurangan.
Kebaruan: Moralitas individu dapat memoderasi kepatuhan terhadap pelaporan keuangan.
Kontribusi: Untuk mencegah terjadinya kecurangan, diperlukan peningkatan kompetensi aparatur desa, whistleblowing, internal control dan kepatuhan terhadap pelaporan keuangan secara berkelanjutan.
Related Results
Upaya Pencegahan Kecurangan dalam Pengelolaan Dana Desa: Dampak Faktor Individu dan GCG
Upaya Pencegahan Kecurangan dalam Pengelolaan Dana Desa: Dampak Faktor Individu dan GCG
Setiap tahunnya dana desa selalu mengalami peningkatan, mulai dari tahun 2015 dana desa telah dialokasikan sebesar Rp258 triliun. Semakin banyak perolehan dana desa, maka diperluka...
Pengungkapan Kecurangan di Lembaga Kemahasiswaan
Pengungkapan Kecurangan di Lembaga Kemahasiswaan
Latar Belakang:Fenomena terjadinya kecurangan di Lembaga Kemahasiswaan (LK) tingkat fakultas menunjukkan adanya gambaran terjadinya praktik-praktik kecurangan yang dilakukan LK tin...
PERAN PEMERINTAH DESA DAN PELAKU USAHA TERHADAP BUDAYA LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR
PERAN PEMERINTAH DESA DAN PELAKU USAHA TERHADAP BUDAYA LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR
Program for International Student Assessment (PISA) tahun 2019 telah merilis hasil kompetensi siswa. Dari ketiga kompetensi yang dinilai, kompetensi literasi siswa paling rendah. M...
PERAN PEMERINTAH DESA DAN PELAKU USAHA TERHADAP BUDAYA LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR
PERAN PEMERINTAH DESA DAN PELAKU USAHA TERHADAP BUDAYA LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR
Program for International Student Assessment (PISA) tahun 2019 telah merilis hasil kompetensi siswa. Dari ketiga kompetensi yang dinilai, kompetensi literasi siswa paling rendah. M...
Pemahaman Akuntansi Forensik, Persepsi Whistleblowing, dan Moralitas Individu terhadap Pencegahan Kecurangan di Ditjen Bina Bangda
Pemahaman Akuntansi Forensik, Persepsi Whistleblowing, dan Moralitas Individu terhadap Pencegahan Kecurangan di Ditjen Bina Bangda
Kecurangan masih menjadi permasalahan yang serius di Indonesia, baik dalam sektor publik maupun swasta. Berbagai kasus kecurangan yang sering terjadi mencakup korupsi, manipulasi l...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
Studi Eksperimen: Moralitas Individu, Kesesuaian Kompensasi, dan Kecenderungan Kecurangan Akuntansi
Studi Eksperimen: Moralitas Individu, Kesesuaian Kompensasi, dan Kecenderungan Kecurangan Akuntansi
Perkembangan kasus kecurangan akuntansi dapat disebabkan oleh faktor yang berasal dari individu maupun organisasi. Tinggi rendahnya moralitas individu serta kesesuaian kompensasi y...
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
Abstrak
UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 mencakup Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 202...

