Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS SEKATAN SESAR PADA SEGMEN ZONA SESAR LEMATANG CEKUNGAN SUMATERA SELATAN: IMPLIKASI TERHADAP MIGRASI HIDROKARBON
View through CrossRef
Sesar Lematang merupakan salah satu struktur utama di Cekungan Sumatera Selatan yang berperan penting dalam mengontrol pola deformasi, sedimentasi, dan sistem petroleum. Sesar Lematang berfungsi sebagai batas morfotektonik aktif yang terbentuk sejak fase ekstensional Eosen–Oligosen dan mengalami reaktivasi pada fase kompresi Miosen–Plio-Plistosen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kerangka struktur dan mengevaluasi kemampuan sekatan (fault sealing capacity) Sesar Lematang berdasarkan integrasi data seismik 2D, data sumur, dan analisis petrofisika. Metode yang digunakan meliputi interpretasi seismik struktural untuk menentukan bidang dan geometri sesar, analisis petrofisika untuk menghitung kandungan lempung (Vshale), serta perhitungan Shale Gouge Ratio (SGR) guna menilai kemampuan sekatan sesar. Hasil perhitungan menunjukkan nilai SGR berkisar antara 47–61% dengan rata-rata sekitar 54%. Kombinasi kedua parameter tersebut. Implikasi hasil penelitian ini menunjukkan bahwa segmen-segmen Sesar Lematang berpotensi membentuk perangkap bertipe fault-bounded dan perangkap kombinasi stratigrafi-struktural yang baik bagi akumulasi hidrokarbon. Oleh karena itu, pemahaman terhadap kerangkas struktur dan perilaku sekatan Sesar Lematang menjadi aspek penting dalam strategi eksplorasi dan pengembangan migas di Cekungan Sumatera Selatan
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITS
Title: ANALISIS SEKATAN SESAR PADA SEGMEN ZONA SESAR LEMATANG CEKUNGAN SUMATERA SELATAN: IMPLIKASI TERHADAP MIGRASI HIDROKARBON
Description:
Sesar Lematang merupakan salah satu struktur utama di Cekungan Sumatera Selatan yang berperan penting dalam mengontrol pola deformasi, sedimentasi, dan sistem petroleum.
Sesar Lematang berfungsi sebagai batas morfotektonik aktif yang terbentuk sejak fase ekstensional Eosen–Oligosen dan mengalami reaktivasi pada fase kompresi Miosen–Plio-Plistosen.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kerangka struktur dan mengevaluasi kemampuan sekatan (fault sealing capacity) Sesar Lematang berdasarkan integrasi data seismik 2D, data sumur, dan analisis petrofisika.
Metode yang digunakan meliputi interpretasi seismik struktural untuk menentukan bidang dan geometri sesar, analisis petrofisika untuk menghitung kandungan lempung (Vshale), serta perhitungan Shale Gouge Ratio (SGR) guna menilai kemampuan sekatan sesar.
Hasil perhitungan menunjukkan nilai SGR berkisar antara 47–61% dengan rata-rata sekitar 54%.
Kombinasi kedua parameter tersebut.
Implikasi hasil penelitian ini menunjukkan bahwa segmen-segmen Sesar Lematang berpotensi membentuk perangkap bertipe fault-bounded dan perangkap kombinasi stratigrafi-struktural yang baik bagi akumulasi hidrokarbon.
Oleh karena itu, pemahaman terhadap kerangkas struktur dan perilaku sekatan Sesar Lematang menjadi aspek penting dalam strategi eksplorasi dan pengembangan migas di Cekungan Sumatera Selatan.
Related Results
ANALISIS PALEOSTRESS SISTEM SESAR BARIBIS - SEGMEN SESAR BREBES BERDASARKAN DATA SESAR SKALA SINGKAPAN
ANALISIS PALEOSTRESS SISTEM SESAR BARIBIS - SEGMEN SESAR BREBES BERDASARKAN DATA SESAR SKALA SINGKAPAN
Gempabumi di Pulau Jawa Indonesia merupakan fenomena yang sudah dimaklumi terjadi, dikarenakan lokasi geografis yang berdekatan dengan jalur subduksi Asia Tenggara – Hindia Austral...
INTERPRETASI GEOLOGI CEKUNGAN BERAU - PAPUA DAN SEKITARNYA, BERDASARKAN ANALISIS DATA GAYABERAT
INTERPRETASI GEOLOGI CEKUNGAN BERAU - PAPUA DAN SEKITARNYA, BERDASARKAN ANALISIS DATA GAYABERAT
Cekungan Berau merupakan cekungan yang mempunyai potensi menghasilkan hidrokarbon seperti halnya cekungan Bintuni dan Salawati. Penelitian yang telah dilakukan pada cekungan ini um...
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
Jalur hijau kota Pekanbaru didominasi penanaman pohon dengan berbagai macam bentuk tajuk dan juga penanaman perdu dan penutup tanah dengan berbagai macam pola. Evaluasi terhadap ta...
Interpretasi Geologi Cekungan Singkawang, Kalimantan Barat, Berdasarkan Analisis Data Gayaberat dan Seismik
Interpretasi Geologi Cekungan Singkawang, Kalimantan Barat, Berdasarkan Analisis Data Gayaberat dan Seismik
Cekungan Singkawang merupakan salah satu cekungan sedimen di Indonesia yang belum dieksplorasi secara optimal. Cekungan ini berumur Pra-Tersier dan secara ekonomis belum cukup terb...
DISTRIBUSI DAN POLA SESAR DAERAH KEPALA BURUNG (PAPUA BARAT)
DISTRIBUSI DAN POLA SESAR DAERAH KEPALA BURUNG (PAPUA BARAT)
<p>Pergerakan tiga lempeng di Indonesia, yakni lempeng Asia, lempeng Indo-Australia dan lempeng Pasifik menimbulkan unsur-unsur tektonik yaitu gempa bumi. Hampir seluruh wil...
ANALISIS PENAMPANG RESISTIVITAS 2D METODE MAGNETOTELLURIK DAN AUDIO-MAGNETOTELLURIK UNTUK MENGETAHUI SISTEM PETROLEUM PADA CEKUNGAN SINGKAWANG
ANALISIS PENAMPANG RESISTIVITAS 2D METODE MAGNETOTELLURIK DAN AUDIO-MAGNETOTELLURIK UNTUK MENGETAHUI SISTEM PETROLEUM PADA CEKUNGAN SINGKAWANG
Indonesia memiliki cadangan minyak bumi potensial yang cukup banyak, salah satunya terdapat pada Pulau Kalimantan. Pada bagain barat pulau ini memiliki cekungan besar, yakni Cekung...
Studi Pengaruh Geometri Jalan Akses Terhadap Produktivitas Alat Angkut dalam Mencapai Target Produksi Overburden Pada Pit Jupiter Selatan PT. Energi Cahaya Industritama
Studi Pengaruh Geometri Jalan Akses Terhadap Produktivitas Alat Angkut dalam Mencapai Target Produksi Overburden Pada Pit Jupiter Selatan PT. Energi Cahaya Industritama
Penambangan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengambil endapan bahan galian dibawah permukaan bumi, salah satunya adalah batubara. Dalam pelaksanaan penambangan batuba...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

