Javascript must be enabled to continue!
Studi Pengaruh Geometri Jalan Akses Terhadap Produktivitas Alat Angkut dalam Mencapai Target Produksi Overburden Pada Pit Jupiter Selatan PT. Energi Cahaya Industritama
View through CrossRef
Penambangan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengambil endapan bahan galian dibawah permukaan bumi, salah satunya adalah batubara. Dalam pelaksanaan penambangan batubara, dibutuhkan adanya kegiatan pengupasan tanah penutup (overburden). Dari permasalahan dan studi kasus yang ditemukan pada jalan akses tersebut, penulis melakukan penelitian, dengan tujuan agar dapat mengevaluasi proses pengangkutan overburden khusus nya pada geometri jalan akses, dapat merekomendasikan geometri jalan akses yang sesuai dengan standar, dapat mengubah cycle time pada alat angkut agar lebih efisien. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan beberapa data dari geometri jalan akses yaitu, Kondisi aktual geometri pada jalan akses yang di teliti di bagi menjadi beberapa segmen, yang pertama pada segmen jalan lurus ada 6 (enam) yaitu: segmen1 memiliki lebar jalan 10,2 meter, segmen 2 memiliki lebar sebesar 9,8 meter, segmen 3 memiliki lebar 9,2 meter, segmen 4 memiliki lebar sebesar 9,7 meter, pada segmen 5 memiliki lebar sebesar 10 meter, pada segmen 6 memiliki lebar sebesar 11 meter. Pada lebar jalan tikungan juga dibagi menjadi tiga segmen yaitu, segmen 1 pada jalan tikungan memiliki lebar sebesar 13 meter, pada segmen 2 pada jalan tikungan memiliki lebar sebesar 10 meter, dan pada segmen 3 memiliki lebar 11,3 meter. Hasil pengukuran pada kemiringan jalan dibagi menjadi 2 segmen yaitu, kemiringan jalan pada segmen 1 dan 2 memiliki nilai kemiringan yang sama, yaitu 3% atau setara dengan 16,69˚. Pada kondisi aktual jalan akses tidak memiliki nilai superelevasi, dikarenakan tanjakan tidak curam, dan juga tidak memiliki nilai cross slope.
Universitas Mulawarman
Title: Studi Pengaruh Geometri Jalan Akses Terhadap Produktivitas Alat Angkut dalam Mencapai Target Produksi Overburden Pada Pit Jupiter Selatan PT. Energi Cahaya Industritama
Description:
Penambangan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengambil endapan bahan galian dibawah permukaan bumi, salah satunya adalah batubara.
Dalam pelaksanaan penambangan batubara, dibutuhkan adanya kegiatan pengupasan tanah penutup (overburden).
Dari permasalahan dan studi kasus yang ditemukan pada jalan akses tersebut, penulis melakukan penelitian, dengan tujuan agar dapat mengevaluasi proses pengangkutan overburden khusus nya pada geometri jalan akses, dapat merekomendasikan geometri jalan akses yang sesuai dengan standar, dapat mengubah cycle time pada alat angkut agar lebih efisien.
Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan beberapa data dari geometri jalan akses yaitu, Kondisi aktual geometri pada jalan akses yang di teliti di bagi menjadi beberapa segmen, yang pertama pada segmen jalan lurus ada 6 (enam) yaitu: segmen1 memiliki lebar jalan 10,2 meter, segmen 2 memiliki lebar sebesar 9,8 meter, segmen 3 memiliki lebar 9,2 meter, segmen 4 memiliki lebar sebesar 9,7 meter, pada segmen 5 memiliki lebar sebesar 10 meter, pada segmen 6 memiliki lebar sebesar 11 meter.
Pada lebar jalan tikungan juga dibagi menjadi tiga segmen yaitu, segmen 1 pada jalan tikungan memiliki lebar sebesar 13 meter, pada segmen 2 pada jalan tikungan memiliki lebar sebesar 10 meter, dan pada segmen 3 memiliki lebar 11,3 meter.
Hasil pengukuran pada kemiringan jalan dibagi menjadi 2 segmen yaitu, kemiringan jalan pada segmen 1 dan 2 memiliki nilai kemiringan yang sama, yaitu 3% atau setara dengan 16,69˚.
Pada kondisi aktual jalan akses tidak memiliki nilai superelevasi, dikarenakan tanjakan tidak curam, dan juga tidak memiliki nilai cross slope.
Related Results
Pengaruh Geometri Jalan Terhadap Produktivitas Alat Angkut
Pengaruh Geometri Jalan Terhadap Produktivitas Alat Angkut
Abstract. Based on the actual conditions in the field, there are several road geometries that are not in accordance with the standards resulting in high traffic density. This cause...
Optimalisasi Travel Time Alat Angkut Berdasarkan Geometri Jalan di Tambang Batubara PT Kuansing Inti Makmur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi
Optimalisasi Travel Time Alat Angkut Berdasarkan Geometri Jalan di Tambang Batubara PT Kuansing Inti Makmur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi
Abstract. PT Kuansing Inti Makmur is a mining company with coal commodities located in Tanjung Belit Hamlet, Jujuhan District, Muaro Bungo Regency, Jambi Province. Based on observa...
Evaluasi Geometri dan Kelayakan Jalan Angkut Tambang Berdasarkan Nilai dari California Bearing Rasio pada PT. Indra Biduri Jaya, Desa Haruman, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat
Evaluasi Geometri dan Kelayakan Jalan Angkut Tambang Berdasarkan Nilai dari California Bearing Rasio pada PT. Indra Biduri Jaya, Desa Haruman, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat
Abstrak. Studi ini membahas masalah geometri jalan angkut yang tidak standar (lebar, superelevasi, kemiringan) di PT. Indra Biduri Jaya, yang berdampak negatif terhadap produktivit...
Pengaruh Geometri Jalan terhadap Produktivitas Pengupasan Overburden PT PSA, Kalimantan Timur
Pengaruh Geometri Jalan terhadap Produktivitas Pengupasan Overburden PT PSA, Kalimantan Timur
Abstract. This mining road geometry study research refers to the Minister of Energy and Mineral Resources Decree No. 1827/K/30/MEM/2018 and the American Association of State Highwa...
Kajian Produktivitas Alat untuk Mengoptimalkan Hasil Produksi Overburden di PT. Karebet Mas Indonesia Site Kutai Energi Kalimantan Timur
Kajian Produktivitas Alat untuk Mengoptimalkan Hasil Produksi Overburden di PT. Karebet Mas Indonesia Site Kutai Energi Kalimantan Timur
Penambangan overburden dan batubara harus beriringan dan sejalan, karena dengan tingginya produktivitas overburden akan berpengaruh pada hasil produksi batubara. Penelitian ini ber...
Pengaruh Geometri Jalan terhadap Produktivitas Batubara di Pit 2 Banko
Pengaruh Geometri Jalan terhadap Produktivitas Batubara di Pit 2 Banko
Abstract. PT XYZ is a coal mining company that employs four mining stages in its operations: ripping, digging, loading, and hauling. The digging-loading equipment used is the Volvo...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Industri pembuatan kaca tersusun atas empat bagian primer, yaitu: kaca lembaran, kaca khusus, kaca fiber, dan kaca container. Pabrik X merupakan sebuah perusahaan besar penghasil k...

