Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Optimalisasi Travel Time Alat Angkut Berdasarkan Geometri Jalan di Tambang Batubara PT Kuansing Inti Makmur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi

View through CrossRef
Abstract. PT Kuansing Inti Makmur is a mining company with coal commodities located in Tanjung Belit Hamlet, Jujuhan District, Muaro Bungo Regency, Jambi Province. Based on observations in the field, at the research location there are still several road segments that have a width less than the standard. In addition, the haul road at the research location also has a fairly high Rolling Resistance and Grade Resistance value, causing the travel time of the haulers passing through the road to be even greater, as a result the production of overburden stripping is not optimal. The purpose of this study is to shorten the travel time of the haulers based on road geometry to increase overburden stripping production. This research uses an approach by analyzing the travel time of the haulers and based on the geometry of the mine road using the standard provisions of Kepmen ESDM No. 1827K/MEM/2018 and The Association of State Highway and Transportation Official (AASHTO) to obtain a shorter haulers travel time, so that later it will increase overburden stripping production. Based on observations in the field, travel time loaded is 13.36 minutes, while travel time empty is 8.79 minutes. The average production gain of the haulers is 401.03 BCM/hour. After simulating the improvement of road geometry, the travel time to fill becomes 11.27 minutes, and the return time empty becomes 5.04 minutes. The average production gain of the haulers after the improvement simulation was 510.32 BCM/hour, by improving the geometry of the mine road, the production of overburden stripping increased by 27%. Abstrak. PT Kuansing Inti Makmur merupakan perusahaan tambang dengan komoditas batubara yang berada di Dusun Tanjung Belit, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, di lokasi penelitian masih terdapat beberapa segmen jalan yang memiliki lebar kurang dari standar. Selain itu, jalan angkut di lokasi penelitian juga memiliki nilai Rolling Resistance dan Grade Resistance yang cukup tinggi, sehingga menyebabkan waktu tempuh alat angkut yang melewati jalan tersebut menjadi semakin besar, akibatnya produksi pengupasan overburden menjadi tidak optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempersingkat waktu tempuh (travel time) alat angkut berdasarkan geometri jalan untuk meningkatkan produksi pengupasan overburden. Penelitian ini menggunakan pendekatan dengan menganalisis waktu tempuh (travel time) alat angkut dan berdasarkan geometri jalan tambang dengan menggunakan standar ketentuan Kepmen ESDM No. 1827K/MEM/2018 dan The Association of State Highway and Transportation Official (AASHTO) untuk memperoleh travel time alat angkut yang lebih singkat, sehingga nantinya akan meningkatkan produksi pengupasan overburden. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, travel time loaded (berangkat isi) adalah 13,36 menit, sedangkan travel time empty (kembali kosong) adalah 8,79 menit. Besar perolehan rata-rata produksi alat angkut adalah sebesar 401,03 BCM/jam. Setelah dilakukan simulasi perbaikan geometri jalan, maka waktu berangkat isi menjadi 11,27 menit, dan waktu kembali kosong menjadi 5,04 menit. Besar perolehan rata-rata produksi alat angkut setelah dilakukan simulasi perbaikan adalah sebesar 510,32 BCM/jam, dengan memperbaiki geometri jalan tambang maka produksi pengupasan overburden meningkat sebesar 27%.
Title: Optimalisasi Travel Time Alat Angkut Berdasarkan Geometri Jalan di Tambang Batubara PT Kuansing Inti Makmur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi
Description:
Abstract.
PT Kuansing Inti Makmur is a mining company with coal commodities located in Tanjung Belit Hamlet, Jujuhan District, Muaro Bungo Regency, Jambi Province.
Based on observations in the field, at the research location there are still several road segments that have a width less than the standard.
In addition, the haul road at the research location also has a fairly high Rolling Resistance and Grade Resistance value, causing the travel time of the haulers passing through the road to be even greater, as a result the production of overburden stripping is not optimal.
The purpose of this study is to shorten the travel time of the haulers based on road geometry to increase overburden stripping production.
This research uses an approach by analyzing the travel time of the haulers and based on the geometry of the mine road using the standard provisions of Kepmen ESDM No.
1827K/MEM/2018 and The Association of State Highway and Transportation Official (AASHTO) to obtain a shorter haulers travel time, so that later it will increase overburden stripping production.
Based on observations in the field, travel time loaded is 13.
36 minutes, while travel time empty is 8.
79 minutes.
The average production gain of the haulers is 401.
03 BCM/hour.
After simulating the improvement of road geometry, the travel time to fill becomes 11.
27 minutes, and the return time empty becomes 5.
04 minutes.
The average production gain of the haulers after the improvement simulation was 510.
32 BCM/hour, by improving the geometry of the mine road, the production of overburden stripping increased by 27%.
Abstrak.
PT Kuansing Inti Makmur merupakan perusahaan tambang dengan komoditas batubara yang berada di Dusun Tanjung Belit, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi.
Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, di lokasi penelitian masih terdapat beberapa segmen jalan yang memiliki lebar kurang dari standar.
Selain itu, jalan angkut di lokasi penelitian juga memiliki nilai Rolling Resistance dan Grade Resistance yang cukup tinggi, sehingga menyebabkan waktu tempuh alat angkut yang melewati jalan tersebut menjadi semakin besar, akibatnya produksi pengupasan overburden menjadi tidak optimal.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempersingkat waktu tempuh (travel time) alat angkut berdasarkan geometri jalan untuk meningkatkan produksi pengupasan overburden.
Penelitian ini menggunakan pendekatan dengan menganalisis waktu tempuh (travel time) alat angkut dan berdasarkan geometri jalan tambang dengan menggunakan standar ketentuan Kepmen ESDM No.
1827K/MEM/2018 dan The Association of State Highway and Transportation Official (AASHTO) untuk memperoleh travel time alat angkut yang lebih singkat, sehingga nantinya akan meningkatkan produksi pengupasan overburden.
Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, travel time loaded (berangkat isi) adalah 13,36 menit, sedangkan travel time empty (kembali kosong) adalah 8,79 menit.
Besar perolehan rata-rata produksi alat angkut adalah sebesar 401,03 BCM/jam.
Setelah dilakukan simulasi perbaikan geometri jalan, maka waktu berangkat isi menjadi 11,27 menit, dan waktu kembali kosong menjadi 5,04 menit.
Besar perolehan rata-rata produksi alat angkut setelah dilakukan simulasi perbaikan adalah sebesar 510,32 BCM/jam, dengan memperbaiki geometri jalan tambang maka produksi pengupasan overburden meningkat sebesar 27%.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengaruh Geometri Jalan Terhadap Produktivitas Alat Angkut
Pengaruh Geometri Jalan Terhadap Produktivitas Alat Angkut
Abstract. Based on the actual conditions in the field, there are several road geometries that are not in accordance with the standards resulting in high traffic density. This cause...
PERENCANAAN TAHAPAN PENAMBANGAN BULANAN PADA TAMBANG TERBUKA BATUBARA METODE OPEN PIT
PERENCANAAN TAHAPAN PENAMBANGAN BULANAN PADA TAMBANG TERBUKA BATUBARA METODE OPEN PIT
Pembukaan lokasi tambang memerlukan perencanaan dan perancangan tambang yang ekonomis. Rencana penambangan jangka panjang harus diuraikan ke dalam rencana penambangan jangka pendek...
TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI PENERIMA BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA DI DESA KUAMANG KECAMATAN JUJUHAN ILIR KABUPATEN BUNGO
TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI PENERIMA BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA DI DESA KUAMANG KECAMATAN JUJUHAN ILIR KABUPATEN BUNGO
Program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) salah satu program unggulan Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),  sebagai salah upaya untuk menangani masalah p...
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
Abstract   The quality of road services includes the performance of road infrastructure components, which include road pavement structures, road geometry, road complementary buil...
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Implementasi Alokasi Dana Desa di Kecamatan Jujuhan Ilir Kabupaten Bungo-Jambi
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Implementasi Alokasi Dana Desa di Kecamatan Jujuhan Ilir Kabupaten Bungo-Jambi
Alokasi dana desa merupakan salah satu program kerja yang telah berlangsung sejak diberlakukannya UU Nomor 6 tahun 2014 pasal 72 ayat (1) tentang Desa, PP RI Nomor 22 tahun 2015 te...
EKSTERNALITAS POSITIF TAMBANG BATUBARA TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
EKSTERNALITAS POSITIF TAMBANG BATUBARA TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Kabupaten Kutai Kartanegara, Merupakan daerah yang memproduksi batubara terbanyak di Provinsi Kalimantan timur pada tahun 2017 di produksi perusahaan pemegang izin usaha pertambang...

Back to Top