Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Transfusi Darah Dalam Pandangan Islam

View through CrossRef
Latar Belakang: Transfusi darah merupakan intervensi medis penting yang sering kali menjadi penentu keselamatan jiwa dalam kondisi darurat. Namun, dalam konteks Islam, praktik ini menimbulkan pertanyaan fiqhiyah karena Al-Qur’an dan Hadis tidak secara eksplisit membahasnya, sehingga diperlukan pendekatan ijtihadiyah untuk menetapkan hukumnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perspektif hukum Islam terkait transfusi darah melalui telaah literatur ilmiah, serta mengidentifikasi pendapat ulama dan dalil syar’i yang mendukung praktik tersebut sebagai bentuk penyelamatan jiwa. Metode: Penelitian ini merupakan narrative literature review dengan metode pencarian data berdasarkan pendekatan PICO. Sumber data berasal dari jurnal ilmiah, laporan nasional, dan literatur relevan lainnya yang diperoleh melalui database elektronik seperti Google Scholar, PubMed, dan ResearchGate. Analisis dilakukan menggunakan tabel sintesis terhadap tujuh artikel terpilih. Hasil: Dari tujuh artikel yang dianalisis, enam membahas secara eksplisit hukum transfusi darah dalam Islam, dan satu artikel fokus pada manfaat donor darah secara medis. Sebagian besar artikel sepakat bahwa transfusi darah diperbolehkan, bahkan diwajibkan dalam kondisi darurat. Mayoritas ulama menganggap donor darah sebagai amal saleh, dengan dasar kaidah fikih “ad-darūrāt tubīḥu al-maḥẓūrāt” dan prinsip ḥifẓ al-nafs dalam maqāṣid al-syarī‘ah. Kesimpulan: Transfusi darah dalam pandangan Islam merupakan bentuk tolong-menolong dalam kebajikan  yang tidak hanya diperbolehkan, tetapi juga sangat dianjurkan dalam situasi darurat. Donor darah merupakan amal ibadah kontemporer yang mencerminkan nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial. Disarankan agar edukasi mengenai transfusi darah ditingkatkan melalui kerja sama antara lembaga kesehatan dan institusi keagamaan untuk mendorong partisipasi masyarakat Muslim secara aktif dan sadar syar’i.
Title: Transfusi Darah Dalam Pandangan Islam
Description:
Latar Belakang: Transfusi darah merupakan intervensi medis penting yang sering kali menjadi penentu keselamatan jiwa dalam kondisi darurat.
Namun, dalam konteks Islam, praktik ini menimbulkan pertanyaan fiqhiyah karena Al-Qur’an dan Hadis tidak secara eksplisit membahasnya, sehingga diperlukan pendekatan ijtihadiyah untuk menetapkan hukumnya.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perspektif hukum Islam terkait transfusi darah melalui telaah literatur ilmiah, serta mengidentifikasi pendapat ulama dan dalil syar’i yang mendukung praktik tersebut sebagai bentuk penyelamatan jiwa.
Metode: Penelitian ini merupakan narrative literature review dengan metode pencarian data berdasarkan pendekatan PICO.
Sumber data berasal dari jurnal ilmiah, laporan nasional, dan literatur relevan lainnya yang diperoleh melalui database elektronik seperti Google Scholar, PubMed, dan ResearchGate.
Analisis dilakukan menggunakan tabel sintesis terhadap tujuh artikel terpilih.
Hasil: Dari tujuh artikel yang dianalisis, enam membahas secara eksplisit hukum transfusi darah dalam Islam, dan satu artikel fokus pada manfaat donor darah secara medis.
Sebagian besar artikel sepakat bahwa transfusi darah diperbolehkan, bahkan diwajibkan dalam kondisi darurat.
Mayoritas ulama menganggap donor darah sebagai amal saleh, dengan dasar kaidah fikih “ad-darūrāt tubīḥu al-maḥẓūrāt” dan prinsip ḥifẓ al-nafs dalam maqāṣid al-syarī‘ah.
Kesimpulan: Transfusi darah dalam pandangan Islam merupakan bentuk tolong-menolong dalam kebajikan  yang tidak hanya diperbolehkan, tetapi juga sangat dianjurkan dalam situasi darurat.
Donor darah merupakan amal ibadah kontemporer yang mencerminkan nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.
Disarankan agar edukasi mengenai transfusi darah ditingkatkan melalui kerja sama antara lembaga kesehatan dan institusi keagamaan untuk mendorong partisipasi masyarakat Muslim secara aktif dan sadar syar’i.

Related Results

Aspek Teknis Transfusi Darah
Aspek Teknis Transfusi Darah
Keberhasilan transfusi darah ditentukan oleh banyak faktor antara lain faktor pasien, faktor produk darah dan faktor teknis dalam memberikan transfusi darah. Ketiga faktor tersebut...
Latar Belakang Penyakit pada Penggunaan Transfusi Komponen Darah pada Anak
Latar Belakang Penyakit pada Penggunaan Transfusi Komponen Darah pada Anak
Latar belakang.Aplikasi transfusi darah dalam klinis sehari-hari dapat sebagai terapi pengganti maupun suportif. Sesuai pertimbangan risiko dan manfaat tranfusi komponen darah sepe...
Transfusi Rasional pada Anak
Transfusi Rasional pada Anak
Transfusi darah adalah rangkaian proses memindahkan darah atau komponen darah dari donor kepada resipien. Pada kasus-kasus tertentu, transfusi darah dapat sangat bermanfaat atau ba...
PRAKTIK TRANSFUSI DARAH DITINJAU DARI PERSPEKTIF FIQIH KONTEMPORER
PRAKTIK TRANSFUSI DARAH DITINJAU DARI PERSPEKTIF FIQIH KONTEMPORER
Transfusi darah termasuk permasalahan baru dalam wacana hukum Islam. Dalam konteks kajian Fiqh, darah termasuk benda najis secara dzatnya (lidzatihi). Dan tidak adanya hukum syar’i...
OPTIMALISASI RUTE KENDARAAN MENGGUNAKAN METODE SAVING MATRIX SEBAGAI PENENTUAN RUTE DISTIBUSI DARAH DI UTD PMI KOTA PEKANBARU
OPTIMALISASI RUTE KENDARAAN MENGGUNAKAN METODE SAVING MATRIX SEBAGAI PENENTUAN RUTE DISTIBUSI DARAH DI UTD PMI KOTA PEKANBARU
Penelitian ini dilakukan di Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Kota Pekanbaru. UTD PMI tersebut merupakan unit pelayanan kesehatan yang terdiri dari seragkai kegiatan, sal...
Hubungan Periode Frekuensi Transfusi Darah dengan Kualitas Hidup pada Pasien Thalassemia Remaja di RSUD Al-Ihsan Tahun 2023
Hubungan Periode Frekuensi Transfusi Darah dengan Kualitas Hidup pada Pasien Thalassemia Remaja di RSUD Al-Ihsan Tahun 2023
Abstract. Thalassemia is an inherited blood disorder that falls under the group of hemoglobinopathies. Thalassemia patients must undergo lifelong blood transfusions. This condition...
Perbedaan Kebutuhan Transfusi Darah Selama Fase Induksi pada Leukemia Limfoblastik Akut
Perbedaan Kebutuhan Transfusi Darah Selama Fase Induksi pada Leukemia Limfoblastik Akut
Latar belakang. Terapi transfusi adalah salah satu terapi kunci dalam pengelolaan kanker dan penyakit darah pada anak. Hanya sedikit laporan tentang kuantitatif aspek transfusi sel...

Back to Top