Javascript must be enabled to continue!
Optimalisasi Pemasaran Sanggar Seni Omah Kuno Melalui Platform Digital
View through CrossRef
Platform digital adalah salah satu upaya bisnis agar tetap terhubung dengan target pasarnya ditengah kemajuan zaman. Platform digital memiliki potensi yang besar sebagai salah satu strategi pemasaran untuk menawarkan sebuah karya seni kepada masyarakat secara luas. Sanggar seni yang merupakan salah satu aset di Desa Andongrejo masih kurang maksimal dalam pemanfaatan platform digital untuk pemasaran kesenian. Kurangnya pemahaman tersebut menjadi hambatan yang paling mendasar bagi berkembangnya sanggar seni. Sistem pemasaran sanggar seni masih menggunakan sistem tradisional yaitu dari mulut ke mulut. Sehingga untuk mengembangkan aset sanggar seni, maka dilakukan pendampingan optimalisasi pemasaran melalui platform digital dengan menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development). Dalam penggunaan metode ABCD terdapat empat tahapan yaitu : pemetaan aset, perencanaan program kerja, pelaksanaan program kerja, monitoring dan evaluasi. Program kerja yang disusun yaitu melaksanakan pendampingan dalam pembuatan website sanggar seni, video youtube, tiktok, instragam dan facebook. Hasil dari kegiatan ini, sanggar seni semakin dikenal oleh masyarakat luas dan mendapat apresiasi dari pihak pemerintah Kabupaten Jember berupa pemberian penghargaan sebagai salah satu Desa Wisata dan Budaya di Kabupaten Jember
CV Rizania Media Pratama
Title: Optimalisasi Pemasaran Sanggar Seni Omah Kuno Melalui Platform Digital
Description:
Platform digital adalah salah satu upaya bisnis agar tetap terhubung dengan target pasarnya ditengah kemajuan zaman.
Platform digital memiliki potensi yang besar sebagai salah satu strategi pemasaran untuk menawarkan sebuah karya seni kepada masyarakat secara luas.
Sanggar seni yang merupakan salah satu aset di Desa Andongrejo masih kurang maksimal dalam pemanfaatan platform digital untuk pemasaran kesenian.
Kurangnya pemahaman tersebut menjadi hambatan yang paling mendasar bagi berkembangnya sanggar seni.
Sistem pemasaran sanggar seni masih menggunakan sistem tradisional yaitu dari mulut ke mulut.
Sehingga untuk mengembangkan aset sanggar seni, maka dilakukan pendampingan optimalisasi pemasaran melalui platform digital dengan menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development).
Dalam penggunaan metode ABCD terdapat empat tahapan yaitu : pemetaan aset, perencanaan program kerja, pelaksanaan program kerja, monitoring dan evaluasi.
Program kerja yang disusun yaitu melaksanakan pendampingan dalam pembuatan website sanggar seni, video youtube, tiktok, instragam dan facebook.
Hasil dari kegiatan ini, sanggar seni semakin dikenal oleh masyarakat luas dan mendapat apresiasi dari pihak pemerintah Kabupaten Jember berupa pemberian penghargaan sebagai salah satu Desa Wisata dan Budaya di Kabupaten Jember.
Related Results
PEMETAAN MANAJEMEN SANGGAR SENI DI KABUPATEN MALINAU
PEMETAAN MANAJEMEN SANGGAR SENI DI KABUPATEN MALINAU
Pembangunan pariwisata budaya merupakan salah satu program prioritas pembangunan di KabupatenMalinau. Aktivitas kesenian yang dilakukan oleh sanggar-sanggar seni ditentukan penerap...
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
ABSTRAK
Pada dasarnya nilai pendidikan karakter mempunyai tiga bagian yang saling bekaitan, yaitu pengetahuan moral, penghayatan moral dan perilaku moral. Oleh karena...
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
Membuat seni lukis sebagai landasan berkarya yang mengikuti kaidah seni lukis dengan baik dan mampu menguasai konsep berkarya dan teknik seni lukis. Selanjutnya seni lukis menjadi ...
Praksis Seni Pada Sanggar Swargaloka Jakarta Timur Menurut Perspektif Pierre Bourdieu
Praksis Seni Pada Sanggar Swargaloka Jakarta Timur Menurut Perspektif Pierre Bourdieu
Penelitian ini berjudul Praksis Seni pada Sanggar Swargaloka Jakarta Timur menurut perspektif Pierre Bourdieu yang dilakukan berdasarkan permasalahan empiris di lapangan saat ini y...
MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING DI SANGGAR JUANDA BUDI BAHARI SIDOARJO
MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING DI SANGGAR JUANDA BUDI BAHARI SIDOARJO
Juanda Budi Bahari (JBB) merupakan Sanggar tari yang berdiri pada tanggal 3 Agustus 2006, Lokasi Sanggar di jalan Insinyur Haji Djuanda. Pelajaran di Sanggar terbagi dalam tiga kat...
The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
THE INFLUENCE OF MICRO-INFLUENCERS AND DIGITAL MARKETING ON PURCHASE DECISIONS OF TIKTOK SHOP CUSTOMERS IN BENGKULU CITY
Andhes Tiani Putri, Meylaty F
12Faculty Of Economic
E...
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Produksi Lada Kabupaten Kolaka Timur mengalami peningkatan sebesar 96 ribu ton tahun 2017 menjadi 280 ribu ton tahun 2022. Kondisi ini menggambarkan potensi usahatani lada sangat m...
Peran Sanggar Pesona Nusantara Dalam Melestarikan Kesenian Di Kabupaten Lahat
Peran Sanggar Pesona Nusantara Dalam Melestarikan Kesenian Di Kabupaten Lahat
Sanggar Pesona Nusantara adalah sanggar kesenian tertua yang ada di Kabupaten Lahat yangmasih tetap bertahan untuk mengajarkan seni tari dan lagu daerah. Tujuan dari penelitian ini...

