Javascript must be enabled to continue!
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
View through CrossRef
Produksi Lada Kabupaten Kolaka Timur mengalami peningkatan sebesar 96 ribu ton tahun 2017 menjadi 280 ribu ton tahun 2022. Kondisi ini menggambarkan potensi usahatani lada sangat menjanjikan, termasuk di Kecamatan Lambandia, Desa Atolanu, Kabupaten Kolaka Timur yang menjadi lokasi penelitian berkontribusi sebesar 15,86 ton tahun 2022 dari total produksi lada. Meskipun produksi lada cenderung mengalami peningkatan namun minat masyarakat mengusahakan agribisnis lada (lada hitam dan lada putih) relatif masih rendah dibandingkan tanaman perdagangan lainnya, hal ini disebabkan adanya sistem pemasaran yang kadang-kadang memerlukan waktu lama dan menimbulkan resiko serta biaya pemasaran yang tidak efesien. .Penelitian bertujuan mengetahui saluran pemasaran dan menganalisis margin serta efesiensi lada putih dan lada hitam dari Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka. Pengambilan sampel dilakukan secara kelompok (cluster) untuk responden lada putih dan lada hitam, dan secara sensus untuk pelaku pemasaran. Data di analisis dengan menggunakan metode deskriptif untuk mengetahui saluran pemasaran lada putih dan lada hitam dan secara kuantitatif untuk menghitung margin pemasaran M= He – Hp, dan menganalisis tingkat serta efesiensi atau persentase harga yang diterima petani baik lada putih maupun lada hitam dengan pendekatan rumus . Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua saluran pemasaran usahatani lada putih dan lada hitam dari Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka, saluran pemasaran I dimulai dari Petani PPD PPK Eksportir dengan margin Rp 2.000,/Kg, dan saluran pemasaran II dimulai dari Petani PPD PPK dengan margin sebanyak Rp 3.000,/Kg. Tingkat efesiensi kedua saluran pemasaran sudah efesien dengan nilai efesiensi masing-masing > 50% saluran pemasaran I sebesar 97,2% dan saluran pemasaran II dengan nilai EP 95,5%. Produksi Lada Kabupaten Kolaka Timur mengalami peningkatan sebesar 96 ribu ton tahun 2017 menjadi 280 ribu ton tahun 2022. Kondisi ini menggambarkan potensi usahatani lada sangat menjanjikan, termasuk di Kecamatan Lambandia, Desa Atolanu, Kabupaten Kolaka Timur yang menjadi lokasi penelitian berkontribusi sebesar 15,86 ton tahun 2022 dari total produksi lada. Meskipun produksi lada cenderung mengalami peningkatan namun minat masyarakat mengusahakan agribisnis lada (lada hitam dan lada putih) relatif masih rendah dibandingkan tanaman perdagangan lainnya, hal ini disebabkan adanya sistem pemasaran yang kadang-kadang memerlukan waktu lama dan menimbulkan resiko serta biaya pemasaran yang tidak efesien. .Penelitian bertujuan mengetahui saluran pemasaran dan menganalisis margin serta efesiensi lada putih dan lada hitam dari Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka. Pengambilan sampel dilakukan secara kelompok (cluster) untuk responden lada putih dan lada hitam, dan secara sensus untuk pelaku pemasaran. Data di analisis dengan menggunakan metode deskriptif untuk mengetahui saluran pemasaran lada putih dan lada hitam dan secara kuantitatif untuk menghitung margin pemasaran M= He – Hp, dan menganalisis tingkat serta efesiensi atau persentase harga yang diterima petani baik lada putih maupun lada hitam dengan pendekatan rumus . Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua saluran pemasaran usahatani lada putih dan lada hitam dari Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka, saluran pemasaran I dimulai dari Petani PPD PPK Eksportir dengan margin Rp 2.000,/Kg, dan saluran pemasaran II dimulai dari Petani PPD PPK dengan margin sebanyak Rp 3.000,/Kg. Tingkat efesiensi kedua saluran pemasaran sudah efesien dengan nilai efesiensi masing-masing > 50% saluran pemasaran I sebesar 97,2% dan saluran pemasaran II dengan nilai EP 95,5%.
Title: Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Description:
Produksi Lada Kabupaten Kolaka Timur mengalami peningkatan sebesar 96 ribu ton tahun 2017 menjadi 280 ribu ton tahun 2022.
Kondisi ini menggambarkan potensi usahatani lada sangat menjanjikan, termasuk di Kecamatan Lambandia, Desa Atolanu, Kabupaten Kolaka Timur yang menjadi lokasi penelitian berkontribusi sebesar 15,86 ton tahun 2022 dari total produksi lada.
Meskipun produksi lada cenderung mengalami peningkatan namun minat masyarakat mengusahakan agribisnis lada (lada hitam dan lada putih) relatif masih rendah dibandingkan tanaman perdagangan lainnya, hal ini disebabkan adanya sistem pemasaran yang kadang-kadang memerlukan waktu lama dan menimbulkan resiko serta biaya pemasaran yang tidak efesien.
.
Penelitian bertujuan mengetahui saluran pemasaran dan menganalisis margin serta efesiensi lada putih dan lada hitam dari Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka.
Pengambilan sampel dilakukan secara kelompok (cluster) untuk responden lada putih dan lada hitam, dan secara sensus untuk pelaku pemasaran.
Data di analisis dengan menggunakan metode deskriptif untuk mengetahui saluran pemasaran lada putih dan lada hitam dan secara kuantitatif untuk menghitung margin pemasaran M= He – Hp, dan menganalisis tingkat serta efesiensi atau persentase harga yang diterima petani baik lada putih maupun lada hitam dengan pendekatan rumus .
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua saluran pemasaran usahatani lada putih dan lada hitam dari Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka, saluran pemasaran I dimulai dari Petani PPD PPK Eksportir dengan margin Rp 2.
000,/Kg, dan saluran pemasaran II dimulai dari Petani PPD PPK dengan margin sebanyak Rp 3.
000,/Kg.
Tingkat efesiensi kedua saluran pemasaran sudah efesien dengan nilai efesiensi masing-masing > 50% saluran pemasaran I sebesar 97,2% dan saluran pemasaran II dengan nilai EP 95,5%.
Produksi Lada Kabupaten Kolaka Timur mengalami peningkatan sebesar 96 ribu ton tahun 2017 menjadi 280 ribu ton tahun 2022.
Kondisi ini menggambarkan potensi usahatani lada sangat menjanjikan, termasuk di Kecamatan Lambandia, Desa Atolanu, Kabupaten Kolaka Timur yang menjadi lokasi penelitian berkontribusi sebesar 15,86 ton tahun 2022 dari total produksi lada.
Meskipun produksi lada cenderung mengalami peningkatan namun minat masyarakat mengusahakan agribisnis lada (lada hitam dan lada putih) relatif masih rendah dibandingkan tanaman perdagangan lainnya, hal ini disebabkan adanya sistem pemasaran yang kadang-kadang memerlukan waktu lama dan menimbulkan resiko serta biaya pemasaran yang tidak efesien.
.
Penelitian bertujuan mengetahui saluran pemasaran dan menganalisis margin serta efesiensi lada putih dan lada hitam dari Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka.
Pengambilan sampel dilakukan secara kelompok (cluster) untuk responden lada putih dan lada hitam, dan secara sensus untuk pelaku pemasaran.
Data di analisis dengan menggunakan metode deskriptif untuk mengetahui saluran pemasaran lada putih dan lada hitam dan secara kuantitatif untuk menghitung margin pemasaran M= He – Hp, dan menganalisis tingkat serta efesiensi atau persentase harga yang diterima petani baik lada putih maupun lada hitam dengan pendekatan rumus .
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua saluran pemasaran usahatani lada putih dan lada hitam dari Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka, saluran pemasaran I dimulai dari Petani PPD PPK Eksportir dengan margin Rp 2.
000,/Kg, dan saluran pemasaran II dimulai dari Petani PPD PPK dengan margin sebanyak Rp 3.
000,/Kg.
Tingkat efesiensi kedua saluran pemasaran sudah efesien dengan nilai efesiensi masing-masing > 50% saluran pemasaran I sebesar 97,2% dan saluran pemasaran II dengan nilai EP 95,5%.
.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS PEMASARAN KAKAO (Theobroma cacao, L) DI KECAMATAN RANTO PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR
ANALISIS PEMASARAN KAKAO (Theobroma cacao, L) DI KECAMATAN RANTO PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR
Analisis Pemasaran Kakao (Theobroma cacao, L) di Kecamatan Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timurâ€Â. Tujuan penelitian Untuk mengetahui pola saluran pemasaran, biaya pemasaran d...
Perencanaan Lokasi Pengembangan Food Estate Di Kabupaten Kolaka Timur
Perencanaan Lokasi Pengembangan Food Estate Di Kabupaten Kolaka Timur
East Kolaka has launched programs to maintain food availability, but there are still obstacles to its exploitation. This research was conducted to determine the location of the foo...
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus Ostreatus) DI KELURAHAN AIR RAMBAI KECAMATAN CURUP KABUPATEN REJANG LEBONG
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus Ostreatus) DI KELURAHAN AIR RAMBAI KECAMATAN CURUP KABUPATEN REJANG LEBONG
Penelitian analisis efisiensi pemasaran jamur tiram putih (Pleurotus Ostreatus) di Kelurahan Air Rambai Kecamatan Curup Kabupaten Rejang Lebong bertujuan untuk mengetahui saluran p...
ANALISIS PEMASARAN LADA PERDU
ANALISIS PEMASARAN LADA PERDU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) saluran pemasaran lada perdu di Desa Margamulya Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis, (2) besarnya biaya, marjin dan keuntungan pemasara...
Rekayasa alat pengering lada sisten rotary dengan pengontrol suhu untuk perbaikan mutu bubuk lada
Rekayasa alat pengering lada sisten rotary dengan pengontrol suhu untuk perbaikan mutu bubuk lada
Rekayasa alat pengering lada sistem rotary (P, L dan T, 86, 59 dan 72 cm) dengan pengontrol suhu untuk perbaikan mutu bubuk Lada Borneo Samboja (LBS) bertujuan untuk meningkatkan p...
ANALISIS PEMASARAN BUAH NAGA DI DESA SUNGAI KURUK 3 KECAMATAN SUERUWAY KABUPATEN ACEH TAMIANG
ANALISIS PEMASARAN BUAH NAGA DI DESA SUNGAI KURUK 3 KECAMATAN SUERUWAY KABUPATEN ACEH TAMIANG
Tujuan penelitian untuk mengetahui pola saluran, margin, biaya, farmer’s share dan efisiensi pemasaran buah naga di Desa Sungai Kuruk 3 Kecamatan Seuruway Kabupaten Aceh Tamiang. P...
Kinetika Ekstraksi Minyak Atsiri Lada Hitam (Piper nigrum) Secara Hidrodistilasi
Kinetika Ekstraksi Minyak Atsiri Lada Hitam (Piper nigrum) Secara Hidrodistilasi
<h1>Lada hitam dikenal dengan nama King of Spices yang merupakan salah satu komoditi unggulan ekspor asal Provinsi Lampung. Lada hitam memiliki aroma dan rasa pedas yang khas...

