Javascript must be enabled to continue!
Praksis Seni Pada Sanggar Swargaloka Jakarta Timur Menurut Perspektif Pierre Bourdieu
View through CrossRef
Penelitian ini berjudul Praksis Seni pada Sanggar Swargaloka Jakarta Timur menurut perspektif Pierre Bourdieu yang dilakukan berdasarkan permasalahan empiris di lapangan saat ini yaitu sanggar tari hanya berkegiatan sebagai tempat latihan tari tradisional. Namun, Sanggar Swargaloka menunjukkan adanya perbedaan dari sanggar-sanggar lain di wilayah Jakarta Timur. Sehingga penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praksis seni di Sanggar Swargaloka Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang dianalisis menggunakan teori Bourdieu yaitu habitus, modal, dan arena. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa habitus, modal, dan arena saling berkaitan untuk mendukung praksis seni di Sanggar Swargaloka, hal tersebut bermuara pada kegiatan berkeseniannya yang berbeda dari sanggar lain di Jakarta Timur. Dalam perspektif Pierre Bourdieu, habitus yang dimiliki oleh Sanggar Swargaloka adalah keterampilan yang dicapai melalui pelatihan tari. Modal ekonomi yang dimiliki berupa aset, latar belakang kesenian dan pendidikan sebagai modal budaya, dan relasi sosial baik fisik maupun maya sebagai modal sosial. Arena tempat sanggar Swargaloka berkiprah adalah wilayah Kota Jakarta Timur dan media publikasi.
Universitas Negeri Jakarta
Title: Praksis Seni Pada Sanggar Swargaloka Jakarta Timur Menurut Perspektif Pierre Bourdieu
Description:
Penelitian ini berjudul Praksis Seni pada Sanggar Swargaloka Jakarta Timur menurut perspektif Pierre Bourdieu yang dilakukan berdasarkan permasalahan empiris di lapangan saat ini yaitu sanggar tari hanya berkegiatan sebagai tempat latihan tari tradisional.
Namun, Sanggar Swargaloka menunjukkan adanya perbedaan dari sanggar-sanggar lain di wilayah Jakarta Timur.
Sehingga penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praksis seni di Sanggar Swargaloka Jakarta Timur.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang dianalisis menggunakan teori Bourdieu yaitu habitus, modal, dan arena.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa habitus, modal, dan arena saling berkaitan untuk mendukung praksis seni di Sanggar Swargaloka, hal tersebut bermuara pada kegiatan berkeseniannya yang berbeda dari sanggar lain di Jakarta Timur.
Dalam perspektif Pierre Bourdieu, habitus yang dimiliki oleh Sanggar Swargaloka adalah keterampilan yang dicapai melalui pelatihan tari.
Modal ekonomi yang dimiliki berupa aset, latar belakang kesenian dan pendidikan sebagai modal budaya, dan relasi sosial baik fisik maupun maya sebagai modal sosial.
Arena tempat sanggar Swargaloka berkiprah adalah wilayah Kota Jakarta Timur dan media publikasi.
Related Results
PEMETAAN MANAJEMEN SANGGAR SENI DI KABUPATEN MALINAU
PEMETAAN MANAJEMEN SANGGAR SENI DI KABUPATEN MALINAU
Pembangunan pariwisata budaya merupakan salah satu program prioritas pembangunan di KabupatenMalinau. Aktivitas kesenian yang dilakukan oleh sanggar-sanggar seni ditentukan penerap...
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
Membuat seni lukis sebagai landasan berkarya yang mengikuti kaidah seni lukis dengan baik dan mampu menguasai konsep berkarya dan teknik seni lukis. Selanjutnya seni lukis menjadi ...
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
ABSTRAK
Pada dasarnya nilai pendidikan karakter mempunyai tiga bagian yang saling bekaitan, yaitu pengetahuan moral, penghayatan moral dan perilaku moral. Oleh karena...
MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING DI SANGGAR JUANDA BUDI BAHARI SIDOARJO
MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING DI SANGGAR JUANDA BUDI BAHARI SIDOARJO
Juanda Budi Bahari (JBB) merupakan Sanggar tari yang berdiri pada tanggal 3 Agustus 2006, Lokasi Sanggar di jalan Insinyur Haji Djuanda. Pelajaran di Sanggar terbagi dalam tiga kat...
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK (Studi Kasus di Rumah Singgah Sanggar Anak Akar, Jakarta Timur)
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK (Studi Kasus di Rumah Singgah Sanggar Anak Akar, Jakarta Timur)
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK
(Studi Kasus di Rumah Singgah Sanggar Anak Akar, Jakarta Timur) ...
Peran Sanggar Pesona Nusantara Dalam Melestarikan Kesenian Di Kabupaten Lahat
Peran Sanggar Pesona Nusantara Dalam Melestarikan Kesenian Di Kabupaten Lahat
Sanggar Pesona Nusantara adalah sanggar kesenian tertua yang ada di Kabupaten Lahat yangmasih tetap bertahan untuk mengajarkan seni tari dan lagu daerah. Tujuan dari penelitian ini...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ISLAMIC CHARACTER VALUES IN ECOLOGICAL EDUCATION PRACTICES AT SANGGAR ANAK ALAM (SALAM) NITIPTAYAN BANTUL
ISLAMIC CHARACTER VALUES IN ECOLOGICAL EDUCATION PRACTICES AT SANGGAR ANAK ALAM (SALAM) NITIPTAYAN BANTUL
The purpose of this study is to analyze the values of Islamic character in the practice of ecological education in the non-formal school of Sanggar Anak Alam (SALAM), Nitiptayan, B...

