Javascript must be enabled to continue!
Dari Pelayanan Kesurupan Menuju Pelayanan yang Holistik
View through CrossRef
AbstractNot a few exorcism services carried out by the church did not produce results. Because of that, the question arises, is it still necessary for the church to carry out the ministry of exorcism? In modern times like now, isn’t it enough if a psychiatrist or a doctor only does it? Does Jesus’ exorcism ministry in the Gospel accounts still have any relevance today? This study tries to look at explanations from various disciplines about possessed people. Is it all because of evil spirits, or are there other factors? This study also tries to dig up the method that Jesus usedin casting out demons to see its relevance in today’s church services. This study departs from anxiety as a church servant, but hopefully, the results can also be helpful for the church’s pastoral ministry and other professionals.
AbstrakTidak sedikit pelayanan pengusiran yang dilakukan gereja tidak membuahkan hasil. Karena itu muncul pertanyaan, masih perlukah gereja melakukan pelayanan pengusiran roh jahat? Di jaman modern seperti sekarang, tidak cukupkah bila hal itu dilakukan oleh ahli jiwa atau dokter saja? Apakah pelayanan pengusiran roh jahat yang dilakukan Yesus dalam cerita Injil masih memiliki relevansi pada masa sekarang? Studi ini mencoba melihat penjelasan-penjelasan dari berbagai disiplin ilmu tentang orang yang kesurupan. Benarkah semua itu karena roh jahat atau ada faktor-faktor lain. Studi ini juga mencoba menggali kembali cara yang Yesus pakai dalam mengusir setan untuk melihat relevansinya pada layanan gereja jaman sekarang. Studi ini berangkat dari keresahan sebagai pelayan gereja namun semoga hasilnya dapat juga bermanfaat bagi pelayanan pastoral gereja dan profesional lainnya.
Duta Wacana Christian University
Title: Dari Pelayanan Kesurupan Menuju Pelayanan yang Holistik
Description:
AbstractNot a few exorcism services carried out by the church did not produce results.
Because of that, the question arises, is it still necessary for the church to carry out the ministry of exorcism? In modern times like now, isn’t it enough if a psychiatrist or a doctor only does it? Does Jesus’ exorcism ministry in the Gospel accounts still have any relevance today? This study tries to look at explanations from various disciplines about possessed people.
Is it all because of evil spirits, or are there other factors? This study also tries to dig up the method that Jesus usedin casting out demons to see its relevance in today’s church services.
This study departs from anxiety as a church servant, but hopefully, the results can also be helpful for the church’s pastoral ministry and other professionals.
AbstrakTidak sedikit pelayanan pengusiran yang dilakukan gereja tidak membuahkan hasil.
Karena itu muncul pertanyaan, masih perlukah gereja melakukan pelayanan pengusiran roh jahat? Di jaman modern seperti sekarang, tidak cukupkah bila hal itu dilakukan oleh ahli jiwa atau dokter saja? Apakah pelayanan pengusiran roh jahat yang dilakukan Yesus dalam cerita Injil masih memiliki relevansi pada masa sekarang? Studi ini mencoba melihat penjelasan-penjelasan dari berbagai disiplin ilmu tentang orang yang kesurupan.
Benarkah semua itu karena roh jahat atau ada faktor-faktor lain.
Studi ini juga mencoba menggali kembali cara yang Yesus pakai dalam mengusir setan untuk melihat relevansinya pada layanan gereja jaman sekarang.
Studi ini berangkat dari keresahan sebagai pelayan gereja namun semoga hasilnya dapat juga bermanfaat bagi pelayanan pastoral gereja dan profesional lainnya.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
ABSTRAK
Kasus keterlambatan rujukan merupakan salah satu permasalahan utama terjadinya kematian ibu dan bayi di Indonesia. Kematian ibu dan bayi dapat diakibatkan pelayanan d...
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
pendahuluan Kepemerintahan yang baik (good governance) merupakan isu yang paling menemuka dalam pengelolaan administrasi publik saat ini. Prasetyantoko (2008) mengatakan bahwa untu...
Faktor-faktor berhubungan dengan pola asuh holistik
Faktor-faktor berhubungan dengan pola asuh holistik
Background: Holistic parenting is a comprehensive parenting approach, encompassing a child's physical, emotional, social, and spiritual aspects. In Indonesia, the success of this p...
Pembentukan Karakter Secara Holistik
Pembentukan Karakter Secara Holistik
Masalah terbesar yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini adalah aspek karakter, dapat dilihat dari kasus-kasus yang selalu bertambah setiap tahunnya mulai dari kasus korupsi, narko...
ANALISIS FAKTOR INTERNAL KINERJA BIDAN DALAM PELAYANAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN
ANALISIS FAKTOR INTERNAL KINERJA BIDAN DALAM PELAYANAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN
ABSTRAKLatar Belakang : Pelayanan kebidanan secara berkesinambungan (Continuity of care/ CoC), yang bertujuan untuk mengetahui tumbuh kembang janin dan kesehatan ibu, yang diberika...
Persepsi pasien terhadap mutu pelayanan dalam penerapan patient safety
Persepsi pasien terhadap mutu pelayanan dalam penerapan patient safety
Background: Patient safety is the absence of preventable harm to patients during the health care process and the reduction of unnecessary harm associated with health care to a mini...

