Javascript must be enabled to continue!
Pembentukan Karakter Secara Holistik
View through CrossRef
Masalah terbesar yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini adalah aspek karakter, dapat dilihat dari kasus-kasus yang selalu bertambah setiap tahunnya mulai dari kasus korupsi, narkoba, perceraian, kesenjangan sosial, pembunuhan, tawuran antar pelajar, serta bentuk kenakalan remaja, pemerasan/kekerasan (bullying), dan berita hoax. Dengan penelitian ini, penulis berusaha untuk menemukan konsep dan gagasan-gagasan yang terkandung dalam al-Qur`an tentang pembentukan karakter secara holistik yang dikaji dan dianalisa dari beberapa ayat yang terdapat dalam al-Qur`an dan penafsiran beberapa ulama mengenai ayat-ayat tersebut yang terdapat dalam kita-kitab tafsir. Membentuk manusia yang berkarakter dapat dilakukan dengan pendidikan yang `holistik. Karena manusia tidak dapat dipahami sebagai dirinya sendiri, tetapi harus dilihat sebagai bagian dari kehidupan yang saling berhubungan antara satu dan yang lainnya. Pendidikan holistik bertujuan mengembangkan potensi manusia secara menyeluruh dalam berbagai aspek, seperti: akademik, emosi, fisik, sosial, kreatifitas, spritual dan karakter. Pendidikan karakter secara holistik tidak hanya membuat seseorang berakhlak mulia, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas akademiknya. Al-Quran secara tegas juga mengatakan manusia adalah mahkluk istimewah (fi ahsani taqim) yang memiliki totalitas yang holistik yang harus dididik secara utuh baik intelektual dan karakternya sehingga manusia menjadi mahkluk jasadiyah dan ruhaniyah yang sempurna. Pembentukan karakter secara holistik berbasis Al-Qur`an dapat disimpulkan menjadi dua hal. Pertama, tujuan paling mendasar dari pembentukan karakter adalah untuk membuat seseorang menjadi good and smart. Kedua, pendidikan holistik bertujuan mengembangkan potensi manusia secara menyeluruh dalam berbagai aspek, seperti: akademik, emosi, fisik, sosial, kreatifitas dan spritual. Selain itu, pendidikan holistik mengarahkan peserta manusia yang menjadi pribadi mandiri dan berkarakter. Sehingga pendidikan karakter secara holistik tidak hanya membuat seseorang berakhlak mulia, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas potensinya
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Mohammad Husni Thamrin
Title: Pembentukan Karakter Secara Holistik
Description:
Masalah terbesar yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini adalah aspek karakter, dapat dilihat dari kasus-kasus yang selalu bertambah setiap tahunnya mulai dari kasus korupsi, narkoba, perceraian, kesenjangan sosial, pembunuhan, tawuran antar pelajar, serta bentuk kenakalan remaja, pemerasan/kekerasan (bullying), dan berita hoax.
Dengan penelitian ini, penulis berusaha untuk menemukan konsep dan gagasan-gagasan yang terkandung dalam al-Qur`an tentang pembentukan karakter secara holistik yang dikaji dan dianalisa dari beberapa ayat yang terdapat dalam al-Qur`an dan penafsiran beberapa ulama mengenai ayat-ayat tersebut yang terdapat dalam kita-kitab tafsir.
Membentuk manusia yang berkarakter dapat dilakukan dengan pendidikan yang `holistik.
Karena manusia tidak dapat dipahami sebagai dirinya sendiri, tetapi harus dilihat sebagai bagian dari kehidupan yang saling berhubungan antara satu dan yang lainnya.
Pendidikan holistik bertujuan mengembangkan potensi manusia secara menyeluruh dalam berbagai aspek, seperti: akademik, emosi, fisik, sosial, kreatifitas, spritual dan karakter.
 Pendidikan karakter secara holistik tidak hanya membuat seseorang berakhlak mulia, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas akademiknya.
Al-Quran secara tegas juga mengatakan manusia adalah mahkluk istimewah (fi ahsani taqim) yang memiliki totalitas yang holistik yang harus dididik secara utuh baik intelektual dan karakternya sehingga manusia menjadi mahkluk jasadiyah dan ruhaniyah yang sempurna.
 Pembentukan karakter secara holistik berbasis Al-Qur`an dapat disimpulkan menjadi dua hal.
Pertama, tujuan paling mendasar dari pembentukan karakter adalah untuk membuat seseorang menjadi good and smart.
Kedua, pendidikan holistik bertujuan mengembangkan potensi manusia secara menyeluruh dalam berbagai aspek, seperti: akademik, emosi, fisik, sosial, kreatifitas dan spritual.
Selain itu, pendidikan holistik mengarahkan peserta manusia yang menjadi pribadi mandiri dan berkarakter.
Sehingga pendidikan karakter secara holistik tidak hanya membuat seseorang berakhlak mulia, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas potensinya.
Related Results
Faktor-faktor berhubungan dengan pola asuh holistik
Faktor-faktor berhubungan dengan pola asuh holistik
Background: Holistic parenting is a comprehensive parenting approach, encompassing a child's physical, emotional, social, and spiritual aspects. In Indonesia, the success of this p...
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
ABSTRAK: Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi posi...
Keteladanan Guru dalam Pembentukan Karakter Islami di Raudhatul Athfal
Keteladanan Guru dalam Pembentukan Karakter Islami di Raudhatul Athfal
Standar pencapaian perkembangan anak usia dini termasuk pembentukan karakter Islami sering mengalami problematika. Pembentukan karakter Islami anak usia dini merupakan sesuatu yang...
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI RELIGIUS DAN NASIONALISME
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI RELIGIUS DAN NASIONALISME
Penulis tertarik ingin mengetahui bagaimana implementasi dari perencanaan, pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengawasan Manajemen Pendidikan karakter berbasis muatan lokal aswaja ...
Identifikasi Problematika Evaluasi Pendidikan Karakter di Sekolah
Identifikasi Problematika Evaluasi Pendidikan Karakter di Sekolah
Pencanangan pendidikan karakter telah dimulai sejak 10 tahun lalu. Namun, hasil pelaksanaanya di sekolah belum diketahui secara pasti, sehingga diperlukan identifikasi mengenai pro...
PENERAPAN NILAI-NILAI KARAKTER PADA MAHASISWA PJKR SEBAGAI CALON PENDIDIK
PENERAPAN NILAI-NILAI KARAKTER PADA MAHASISWA PJKR SEBAGAI CALON PENDIDIK
Penerapan nilai-nilai karakter pada mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan sebagai calon pendidik. Fokusnya adalah untuk memastikan bahwa selain memiliki pengetahuan yang memada...
Pembentukan Karakter Sosial Melalui Kisah dalam Al-Qur’an
Pembentukan Karakter Sosial Melalui Kisah dalam Al-Qur’an
ABSTRAKAdanya indikasi penurunan kualitas moral dan karakter generasi bangsa menjadi problem dalam menyiapkan generasi yang unggul. Perlu adanya karakter sosial yang dimiliki oleh ...
Muatan Pendidikan Holistik dalam Kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah
Muatan Pendidikan Holistik dalam Kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah
Holistic education is the education which develops all students potentials in harmony comprises intellectual, emotional, physical, social, esthetic, and spiritual potentials. Th...

