Javascript must be enabled to continue!
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
View through CrossRef
ABSTRAK: Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi positif dalam masyarakat. Salah satu upaya strategi yang dapat dilakukan adalah melalui pembelajaran Indonesia, khususnya melalui keterampilan membaca dan menulis. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peran membaca dan menulis dalam pembentukan karakter siswa serta menggambarkan strategi pembelajaran yang mendukung pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti buku, artikel, dan jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca dan menulis tidak hanya memperkuat kemampuan literasi siswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter seperti akhlak mulia, berpikir kritis, kreatif, dan tanggung jawab. Misalnya, membaca cerpen Robohnya Surau Kami mendorong siswa untuk memahami pentingnya keseimbangan antara ibadah dan tanggung jawab sosial, sedangkan kegiatan menulis mendorong ekspresi ide secara jujur dan bertanggung jawab. Pendidikan karakter dalam pembelajaran membaca dan menulis mencakup proses pengembangan nilai moral, etika, dan sosial yang terintegrasi dalam aktivitas literasi. Dengan demikian, pembelajaran Bahasa Indonesia berpotensi menjadi media yang efektif dalam membentuk karakter siswa melalui aktivitas membaca dan menulis yang terarah dan bermakna. Artikel ini juga memberikan referensi strategi bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis karakter.
Kata Kunci: Pendidikan, Karakter, Membaca, Menul is
ABSTRAK:
Pendidikan memegang peranan penting dalam membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Salah satu upaya strategis yang dapat dilakukan adalah melalui pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya melalui keterampilan membaca dan menulis. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peran membaca dan menulis dalam membentuk karakter peserta didik dan mendeskripsikan strategi pembelajaran yang mendukung pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti buku, artikel, dan jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca dan menulis tidak hanya memperkuat keterampilan literasi peserta didik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter seperti akhlak mulia, berpikir kritis, kreatif, dan tanggung jawab. Misalnya, membaca cerpen “Robohnya Surau Kami” mendorong peserta didik untuk memahami pentingnya keseimbangan antara ibadah dan tanggung jawab sosial, sedangkan kegiatan menulis mendorong penyampaian gagasan secara jujur dan bertanggung jawab. Pendidikan karakter dalam pembelajaran membaca dan menulis meliputi proses pengembangan nilai-nilai moral, etika, dan sosial yang diintegrasikan ke dalam kegiatan literasi. Dengan demikian, pembelajaran bahasa Indonesia berpotensi menjadi media yang efektif dalam membentuk karakter peserta didik melalui kegiatan membaca dan menulis yang terarah dan bermakna. Artikel ini juga menyediakan referensi strategis bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis karakter.
Kata Kunci: Pendidikan, Karakter, Membaca, Menulis
Tridinanti University
Title: MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Description:
ABSTRAK: Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi positif dalam masyarakat.
Salah satu upaya strategi yang dapat dilakukan adalah melalui pembelajaran Indonesia, khususnya melalui keterampilan membaca dan menulis.
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peran membaca dan menulis dalam pembentukan karakter siswa serta menggambarkan strategi pembelajaran yang mendukung pendidikan karakter.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti buku, artikel, dan jurnal yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca dan menulis tidak hanya memperkuat kemampuan literasi siswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter seperti akhlak mulia, berpikir kritis, kreatif, dan tanggung jawab.
Misalnya, membaca cerpen Robohnya Surau Kami mendorong siswa untuk memahami pentingnya keseimbangan antara ibadah dan tanggung jawab sosial, sedangkan kegiatan menulis mendorong ekspresi ide secara jujur dan bertanggung jawab.
Pendidikan karakter dalam pembelajaran membaca dan menulis mencakup proses pengembangan nilai moral, etika, dan sosial yang terintegrasi dalam aktivitas literasi.
Dengan demikian, pembelajaran Bahasa Indonesia berpotensi menjadi media yang efektif dalam membentuk karakter siswa melalui aktivitas membaca dan menulis yang terarah dan bermakna.
Artikel ini juga memberikan referensi strategi bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis karakter.
Kata Kunci: Pendidikan, Karakter, Membaca, Menul is
ABSTRAK:
Pendidikan memegang peranan penting dalam membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Salah satu upaya strategis yang dapat dilakukan adalah melalui pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya melalui keterampilan membaca dan menulis.
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peran membaca dan menulis dalam membentuk karakter peserta didik dan mendeskripsikan strategi pembelajaran yang mendukung pendidikan karakter.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti buku, artikel, dan jurnal yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca dan menulis tidak hanya memperkuat keterampilan literasi peserta didik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter seperti akhlak mulia, berpikir kritis, kreatif, dan tanggung jawab.
Misalnya, membaca cerpen “Robohnya Surau Kami” mendorong peserta didik untuk memahami pentingnya keseimbangan antara ibadah dan tanggung jawab sosial, sedangkan kegiatan menulis mendorong penyampaian gagasan secara jujur dan bertanggung jawab.
Pendidikan karakter dalam pembelajaran membaca dan menulis meliputi proses pengembangan nilai-nilai moral, etika, dan sosial yang diintegrasikan ke dalam kegiatan literasi.
Dengan demikian, pembelajaran bahasa Indonesia berpotensi menjadi media yang efektif dalam membentuk karakter peserta didik melalui kegiatan membaca dan menulis yang terarah dan bermakna.
Artikel ini juga menyediakan referensi strategis bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis karakter.
Kata Kunci: Pendidikan, Karakter, Membaca, Menulis.
Related Results
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
MENULIS KOMUNIKATIF (Pembelajaran Bahasa Indonesia Ragam Teknik)
MENULIS KOMUNIKATIF (Pembelajaran Bahasa Indonesia Ragam Teknik)
Berdasarkan hasil analisis temuan data penelitian di atas, maka dapat diambil beberapa kesimpulan pokok sebagai berikut:1. Cara mengembangkan pembelajaran menulis komunikatif MKW...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA ANAK TUNAWICARA RINGAN SMLB NEGERI PEMBINA KUPANG (Sebuah Kajian Psikolinguistik)
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA ANAK TUNAWICARA RINGAN SMLB NEGERI PEMBINA KUPANG (Sebuah Kajian Psikolinguistik)
Kajian ini difokuskan pada aspek pembelajaran bahasa Indonesia pada anak tunawicara ringan di SMLB negeri Pembina Kupang sebagai lokasi utama. Sasaran pengkajiannya mencakup cara b...
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI DENGAN METODE RESITASI PADA SISWA KELAS XI KRB SMK NEGERI 1 REMBANG TAHUN AJARAN 2017/2018
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI DENGAN METODE RESITASI PADA SISWA KELAS XI KRB SMK NEGERI 1 REMBANG TAHUN AJARAN 2017/2018
AbstrakKeterampilan menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang perlu mendapat perhatian dalam pembelajaran di sekolah. Salah satu keterampilan menulis adalah menulis ...
Pembelajaran Menulis Karangan Deskripsi Menggunakan Media Gambar
Pembelajaran Menulis Karangan Deskripsi Menggunakan Media Gambar
Keterampilan menulis merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dari kegiatan belajar mengajar siswa di sekolah. Kegiatan menulis menjadikan siswa aktif dalam kegiatan pembelajaran ...
Pemahaman dan Habituasi untuk Membangun Kompetensi Menulis Praktis dan Ilmiah
Pemahaman dan Habituasi untuk Membangun Kompetensi Menulis Praktis dan Ilmiah
Keterampilan menulis membutuhkan kompetensi dan keterampilan berbahasa yang kompleks. Keterampilan menulis ini setidaknya membutuhkan keterampilan menyimak dan membaca. Karena memb...
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Dalam Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Pada Siswa Kelas X Di SMAN 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025)
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Dalam Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Pada Siswa Kelas X Di SMAN 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025)
Rendahnya tingkat kemampuan siswa SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 dalam menulis teks laporan hasil observasi, serta keterbatasan guru dalam menerapkan metode pembela...

