Javascript must be enabled to continue!
Penerapan Konsep Kafaah Dalam Pernikahan di Desa Lumpangi Kecamatan Loksado Hulu Sungai Selatan
View through CrossRef
Abstract
Marriage is a crucial institution that serves as a foundation in society and family. In the context of Loksado society, the concept of kafa'ah, or equality between prospective husband and wife, influences how people view choosing a life partner. However, there is often a shift in focus from religious equality to social and economic status, which can affect household harmony. This research aims to analyze the perception of Loksado society regarding kafa'ah and its impact on building a sakinah, mawaddah, warrahmah family. The research uses a qualitative method, with interviews and observations conducted in Kadipaten Village, Wiradesa Subdistrict, Pekalongan Regency. The results show that the Loksado community has a varied understanding of kafa'ah, with three main categories: equality in religion and economy, equality in customs and culture, and the practical application of equality principles without knowing the term kafa'ah. The impact of kafa'ah includes increased household harmony, strengthened social bonds, and the preservation of local customs.
Keywords: Marriage, Kafa'ah, Equality, Loksado Society, Sakinah Mawaddah Warrahmah Family, Customs and Culture, Household Harmony.
Abstrak
Pernikahan adalah institusi penting yang menjadi fondasi dalam masyarakat dan keluarga. Dalam konteks masyarakat lumpangi kecamatan Loksado, konsep kafa'ah atau kesetaraan antara calon suami dan istri memengaruhi cara pandang masyarakat dalam memilih pasangan hidup. Namun, sering terjadi pergeseran fokus dari kesetaraan agama ke status sosial dan ekonomi, yang dapat mengganggu keharmonisan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat lumpangi kecamatan Loksado terhadap kafa'ah dan dampaknya terhadap pembentukan keluarga sakinah, mawaddah, warrahmah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan wawancara dan observasi di Desa Kadipaten, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat lumpangi kecamatan Loksado memiliki pemahaman variatif tentang kafa'ah, dengan tiga kategori utama: kesetaraan dalam agama dan ekonomi, adat dan budaya, serta penerapan prinsip kesetaraan tanpa memahami istilah kafa'ah. Dampak penerapan kafa'ah mencakup peningkatan keharmonisan rumah tangga, penguatan ikatan sosial, dan pelestarian adat.
Kata Kunci: Pernikahan, Kafa'ah, Kesetaraan, Masyarakat lumpangi kecamatan Loksado, Keluarga Sakinah Mawaddah Warrahmah, Adat dan Budaya, Keharmonisan Rumah Tangga.
Title: Penerapan Konsep Kafaah Dalam Pernikahan di Desa Lumpangi Kecamatan Loksado Hulu Sungai Selatan
Description:
Abstract
Marriage is a crucial institution that serves as a foundation in society and family.
In the context of Loksado society, the concept of kafa'ah, or equality between prospective husband and wife, influences how people view choosing a life partner.
However, there is often a shift in focus from religious equality to social and economic status, which can affect household harmony.
This research aims to analyze the perception of Loksado society regarding kafa'ah and its impact on building a sakinah, mawaddah, warrahmah family.
The research uses a qualitative method, with interviews and observations conducted in Kadipaten Village, Wiradesa Subdistrict, Pekalongan Regency.
The results show that the Loksado community has a varied understanding of kafa'ah, with three main categories: equality in religion and economy, equality in customs and culture, and the practical application of equality principles without knowing the term kafa'ah.
The impact of kafa'ah includes increased household harmony, strengthened social bonds, and the preservation of local customs.
Keywords: Marriage, Kafa'ah, Equality, Loksado Society, Sakinah Mawaddah Warrahmah Family, Customs and Culture, Household Harmony.
Abstrak
Pernikahan adalah institusi penting yang menjadi fondasi dalam masyarakat dan keluarga.
Dalam konteks masyarakat lumpangi kecamatan Loksado, konsep kafa'ah atau kesetaraan antara calon suami dan istri memengaruhi cara pandang masyarakat dalam memilih pasangan hidup.
Namun, sering terjadi pergeseran fokus dari kesetaraan agama ke status sosial dan ekonomi, yang dapat mengganggu keharmonisan rumah tangga.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat lumpangi kecamatan Loksado terhadap kafa'ah dan dampaknya terhadap pembentukan keluarga sakinah, mawaddah, warrahmah.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan wawancara dan observasi di Desa Kadipaten, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat lumpangi kecamatan Loksado memiliki pemahaman variatif tentang kafa'ah, dengan tiga kategori utama: kesetaraan dalam agama dan ekonomi, adat dan budaya, serta penerapan prinsip kesetaraan tanpa memahami istilah kafa'ah.
Dampak penerapan kafa'ah mencakup peningkatan keharmonisan rumah tangga, penguatan ikatan sosial, dan pelestarian adat.
Kata Kunci: Pernikahan, Kafa'ah, Kesetaraan, Masyarakat lumpangi kecamatan Loksado, Keluarga Sakinah Mawaddah Warrahmah, Adat dan Budaya, Keharmonisan Rumah Tangga.
.
Related Results
Relevansi Al-Quran dalam Filsafat (Analisis Perilaku Masyarakat Tentang Hukum Kafaah)
Relevansi Al-Quran dalam Filsafat (Analisis Perilaku Masyarakat Tentang Hukum Kafaah)
Abstract
This research examines the meaning of kafaah in analysing people's understanding and behaviour related to kafaah. Much of previous studies related to religious kafaah is ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
pariwisata
pariwisata
Secara khusus, keunikan kota banjarmasin yakni kota yang puitis dengan sebutan kota seribu sungai. Posisi kota banjarmasin di kelilingi sungai-sungai besar yang sangat vital fungsi...
Negosiasi Nilai Lokal Dan Universal Dalam Praktik Kafaah: Analisis Sosiologi Hukum Islam Terhadap Tradisi Pernikahan Keluarga Kiai Di Probolinggo Dan Implikasinya Terhadap Harmoni Keluarga
Negosiasi Nilai Lokal Dan Universal Dalam Praktik Kafaah: Analisis Sosiologi Hukum Islam Terhadap Tradisi Pernikahan Keluarga Kiai Di Probolinggo Dan Implikasinya Terhadap Harmoni Keluarga
Penelitian ini mengkaji praktik kafaah dalam tradisi pernikahan keluarga kiai di Kabupaten Probolinggo, dengan fokus pada negosiasi antara nilai-nilai lokal dan nilai-nilai univers...
Kafa’ah Sebagai Barometer Pernikahan Menurut Madzhab Syafii
Kafa’ah Sebagai Barometer Pernikahan Menurut Madzhab Syafii
Islam menetapkan kafaah sebagai salah satu barometer pernikahan yang ditentukan sebagai syarat lazim dalam pernikahan. Dalam artian, suatu pernikahan yang dilangsungkan oleh pasang...
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Nilai-Nilai Kafaah dalam Praktik Perkawinan Sayyid di Sulawesi Selatan
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Nilai-Nilai Kafaah dalam Praktik Perkawinan Sayyid di Sulawesi Selatan
Penelitian ini merupakan field research kualitatif deskriptif yang merupakan penelitian lapangan (field research) maka metode Pendekatan yang digunakan adalah Pendekatan Teologi No...
PROGRAM PENDAMPINGAN USAHA TANI PADI RAMAH LINGKUNGAN PADA GAPOKTAN HARAPAN DI DESA IDA MANGGALA, KECAMATAN SUNGAI RAYA, KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN
PROGRAM PENDAMPINGAN USAHA TANI PADI RAMAH LINGKUNGAN PADA GAPOKTAN HARAPAN DI DESA IDA MANGGALA, KECAMATAN SUNGAI RAYA, KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN
Sungai Raya adalah salah satu Kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) yang memiliki potensi lahan sawah yang luas. Ida Manggala merupakan salah satu desa di Kecamatan Sung...
Skripsi Nurhamidah Lubis
Skripsi Nurhamidah Lubis
Tuor merupakan tradisi turun-temurun dalam kehidupan masyarakat Mandailing. Disamping itu tuor menjadi hukum yang tidak tertulis namun memiliki nilai historis dan soiologis. Pemb...

