Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tradisi Mattoana Arajang Sebagai Warisan Budaya Masyarakat Walimpong Desa Barae Kecamatan Marioriawo

View through CrossRef
Penelitian ini mengkaji tradisi Mattoana Arajang sebagai warisan budaya masyarakat Walimpong di Desa Barae, Kecamatan Marioriawo, Sulawesi Selatan. Latar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya melestarikan tradisi yang sarat dengan nilai spiritual dan sosial, meskipun menghadapi tantangan modernisasi dan globalisasi. Tujuan penelitian adalah untuk memahami cara pelestarian tradisi Mattoana Arajang yang merupakan simbol identitas budaya masyarakat Bugis. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Mattoana Arajang melibatkan ritual penghormatan terhadap benda pusaka, seperti keris dan tombak, yang dianggap sakral. Prosesi ritual ini mencerminkan harapan masyarakat untuk keselamatan dan kesejahteraan, serta menguatkan solidaritas komunitas. Meskipun tradisi ini penting, tantangan seperti berkurangnya keterlibatan generasi muda mengancam keberlanjutannya. Kesimpulannya, pelestarian tradisi Mattoana Arajang sangat vital untuk menjaga keberagaman budaya Indonesia. Kerjasama antara pemerintah dan masyarakat lokal serta penguatan kebijakan pelestarian budaya diperlukan untuk memastikan tradisi ini tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang.
Title: Tradisi Mattoana Arajang Sebagai Warisan Budaya Masyarakat Walimpong Desa Barae Kecamatan Marioriawo
Description:
Penelitian ini mengkaji tradisi Mattoana Arajang sebagai warisan budaya masyarakat Walimpong di Desa Barae, Kecamatan Marioriawo, Sulawesi Selatan.
Latar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya melestarikan tradisi yang sarat dengan nilai spiritual dan sosial, meskipun menghadapi tantangan modernisasi dan globalisasi.
Tujuan penelitian adalah untuk memahami cara pelestarian tradisi Mattoana Arajang yang merupakan simbol identitas budaya masyarakat Bugis.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi literatur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Mattoana Arajang melibatkan ritual penghormatan terhadap benda pusaka, seperti keris dan tombak, yang dianggap sakral.
Prosesi ritual ini mencerminkan harapan masyarakat untuk keselamatan dan kesejahteraan, serta menguatkan solidaritas komunitas.
Meskipun tradisi ini penting, tantangan seperti berkurangnya keterlibatan generasi muda mengancam keberlanjutannya.
Kesimpulannya, pelestarian tradisi Mattoana Arajang sangat vital untuk menjaga keberagaman budaya Indonesia.
Kerjasama antara pemerintah dan masyarakat lokal serta penguatan kebijakan pelestarian budaya diperlukan untuk memastikan tradisi ini tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang.

Related Results

RITUAL MATTOANA ARAJANG DI KECAMATAN LILIRILAU KABUPATEN SOPPENG
RITUAL MATTOANA ARAJANG DI KECAMATAN LILIRILAU KABUPATEN SOPPENG
Ritual Mattoana Arajang merupakan salah satu bentuk tradisi masyarakat Bugis Soppeng di Sulawesi Selatan yang masih bertahan hingga saat ini. Mattoana Arajang berarti melakukan ata...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kajian Historis dan Nilai Budaya Mabbissa Arajang Di Kabupaten Soppeng
Kajian Historis dan Nilai Budaya Mabbissa Arajang Di Kabupaten Soppeng
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah dan nilai budaya dari tradisi Mabbisa Arajang yang ada di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Mabbisa Arajang merupakan sebuah trad...
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
Abstrak UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 mencakup Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 202...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Warisan Budaya Etnik Bajau Samah di Kota Belud, Sabah
Warisan Budaya Etnik Bajau Samah di Kota Belud, Sabah
Sabah terkenal dengan kepelbagaian etnik dalam kalangan masyaraka yang terdiri daripada Kadazandusun, Bajau, Bugis, Iranum, Brunei, Bonggi dan beberapa etnik lagi. Adanya kepelbaga...
Mistisisme Sastra Lisan: Kearifan Lingkungan dalam Tradisi Cepetan Alas
Mistisisme Sastra Lisan: Kearifan Lingkungan dalam Tradisi Cepetan Alas
Abstrak Penelitian ini mengkaji tradisi kebudayaan sebagai aktivitas dan proses berpikir, bertindak dan bersikap secara arif dan bijaksana dalam mengamati, memanfaatkan dan m...

Back to Top