Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

RITUAL MATTOANA ARAJANG DI KECAMATAN LILIRILAU KABUPATEN SOPPENG

View through CrossRef
Ritual Mattoana Arajang merupakan salah satu bentuk tradisi masyarakat Bugis Soppeng di Sulawesi Selatan yang masih bertahan hingga saat ini. Mattoana Arajang berarti melakukan atau menyuguhkan berbagai macam sajian kepada roh leluhur yang mendiami benda-benda Arajang. Tulisan ini merupakan hasil penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Ada dua pokok permasalahan yang dikaji dalam ritual Mattoana Arajang, yaitu (1) bentuk prosesi ritual, dan (2) makna perlengkapan utama di dalam ritual tersebut. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan ritual Mattoana Arajang terdapat beberapa bentuk prosesi, yakni: mappammula tudang, mappangiso tedong, massappo wanua, maddewata, mattoana Arajang, manno salo, massulapaq eppa, mappaleppeq lao Datunna Sangiannge, dan mattubbang welenreng. Simbol-simbol ritual pada umumnya bermakna sebagai doa pengharapan kepada Sang Maha Pencipta agar hal yang mereka laksanakan mendapatkan imbalan dari Tuhan untuk mencapai kehidupan yang sejahtera, tenteram, dan tetap harmoni, baik di lingkup keluarga maupun di dalam kelompok masyarakat. Pelaksanaan ritual tersebut menggambarkan nilai karakter lokal masyarakat, seperti kekeluargaan, kebersamaan, persatuan, dan kerja keras.
Pangadereng -Jurnal hasil penelitian ilmu sosial dan humaniora,Balai pelestarian nilai budaya sulsel
Title: RITUAL MATTOANA ARAJANG DI KECAMATAN LILIRILAU KABUPATEN SOPPENG
Description:
Ritual Mattoana Arajang merupakan salah satu bentuk tradisi masyarakat Bugis Soppeng di Sulawesi Selatan yang masih bertahan hingga saat ini.
Mattoana Arajang berarti melakukan atau menyuguhkan berbagai macam sajian kepada roh leluhur yang mendiami benda-benda Arajang.
Tulisan ini merupakan hasil penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Ada dua pokok permasalahan yang dikaji dalam ritual Mattoana Arajang, yaitu (1) bentuk prosesi ritual, dan (2) makna perlengkapan utama di dalam ritual tersebut.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan ritual Mattoana Arajang terdapat beberapa bentuk prosesi, yakni: mappammula tudang, mappangiso tedong, massappo wanua, maddewata, mattoana Arajang, manno salo, massulapaq eppa, mappaleppeq lao Datunna Sangiannge, dan mattubbang welenreng.
Simbol-simbol ritual pada umumnya bermakna sebagai doa pengharapan kepada Sang Maha Pencipta agar hal yang mereka laksanakan mendapatkan imbalan dari Tuhan untuk mencapai kehidupan yang sejahtera, tenteram, dan tetap harmoni, baik di lingkup keluarga maupun di dalam kelompok masyarakat.
Pelaksanaan ritual tersebut menggambarkan nilai karakter lokal masyarakat, seperti kekeluargaan, kebersamaan, persatuan, dan kerja keras.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Tradisi Mattoana Arajang Sebagai Warisan Budaya Masyarakat Walimpong Desa Barae Kecamatan Marioriawo
Tradisi Mattoana Arajang Sebagai Warisan Budaya Masyarakat Walimpong Desa Barae Kecamatan Marioriawo
Penelitian ini mengkaji tradisi Mattoana Arajang sebagai warisan budaya masyarakat Walimpong di Desa Barae, Kecamatan Marioriawo, Sulawesi Selatan. Latar belakang penelitian ini be...
Kajian Historis dan Nilai Budaya Mabbissa Arajang Di Kabupaten Soppeng
Kajian Historis dan Nilai Budaya Mabbissa Arajang Di Kabupaten Soppeng
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah dan nilai budaya dari tradisi Mabbisa Arajang yang ada di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Mabbisa Arajang merupakan sebuah trad...
Analisis Kinerja Keuangan Pada PT. Zhafran Putra Utama Kabupaten Soppeng Periode 2018 - 2021
Analisis Kinerja Keuangan Pada PT. Zhafran Putra Utama Kabupaten Soppeng Periode 2018 - 2021
Tujuan yang hendak dicapai dalam kegiatan penelitian ini adalah : Untuk mengetahui KInerja keuangan PT. Zhafran Putra Utama jika dilihat dari Rasio Likuditas, Rasio Leverage, dan R...
UJI VALIDASI ARAH KIBLAT MASJID MELALUI PERAN KEMENTERIAN AGAMA DI KABUPATEN SOPPENG
UJI VALIDASI ARAH KIBLAT MASJID MELALUI PERAN KEMENTERIAN AGAMA DI KABUPATEN SOPPENG
Kementerian Agama sebagai sub sistem pemerintahan Republik Indonesia, mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas pemerintah di bidang agama melaksanakan pengukuran dan validasi ar...
The Black Mass as Play: Dennis Wheatley's The Devil Rides Out
The Black Mass as Play: Dennis Wheatley's The Devil Rides Out
Literature—at least serious literature—is something that we work at. This is especially true within the academy. Literature departments are places where workers labour over texts c...
Faktor Pendorong Petani Beralih Usahatani Kakao menjadi Usahatani Jagung di Desa Kebo Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng
Faktor Pendorong Petani Beralih Usahatani Kakao menjadi Usahatani Jagung di Desa Kebo Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendorong petani beralih usahatani kakao menjadi usahatani jagung. Informan yang digunakan dalam  penelitian ini adalah petani Desa...
Analisis Tingkat Produktivitas Petani Cengkeh Di Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng
Analisis Tingkat Produktivitas Petani Cengkeh Di Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng
Hasil perkebunan rakyat yang terkenal di Kecamatan Lalabata yaitu cengkeh yang merupakan produk ekspor yang dapat mendatangkan devisa negara dari sektor non migas. Kecamatan Lalaba...

Back to Top