Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DISKURSUS POLEMIK KEDAULATAN PANGAN PADA MASA PEMERINTAHAN PRESIDEN JOKO WIDODO

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika ketahanan pangan di Indonesia selama masa Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dilatarbelakangi oleh kebijakan strategi kebijakan pangan penelitian ini mencoba untuk menggambarkan potret realitas ketahanan pangan selama masa Pemerintahan Joko Widodo. Penelitian ini menggunakan dua kerangka teori, yaitu Teori Ketahanan Pangan dari Charles Peter Timmer dan Teori Implementasi Kebijakan dari Merilee Serrill Grindle, dan menggunakan metode Studi Kasus Intrinsik dari John Creswell. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa Pemerintahan Jokowi dalam mencapai ketahanan pangan dipenuhi oleh problematika yang melibatkan dimensi politik, konflik hak ulayat, dan dominasi kepentingan korporasi. Meskipun dilakukan melalui berbagai inisiatif seperti program Nawa Cita dan Upsus Pajale, serta proyek Food Estate, namun sering kali cenderung mendukung korporasi dan kepentingan politik tertentu, bahkan dalam konteks impor pangan di tengah panen raya. Analisis perspektif makro Timmer menyoroti upaya dalam peningkatan produksi lokal dan stabilitas harga, namun pandangan Grindle menunjukkan kesenjangan antara kebijakan dan realitas lapangan yang menyulitkan pencapaian ketahanan pangan dan kedaulatan pangan sejati. Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti kompleksitas dan tantangan yang dihadapi dalam upaya mencapai ketahanan pangan pada masa pemerintahan Jokowi, dengan implikasi penting bagi perumusan kebijakan di masa depan.  
Title: DISKURSUS POLEMIK KEDAULATAN PANGAN PADA MASA PEMERINTAHAN PRESIDEN JOKO WIDODO
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika ketahanan pangan di Indonesia selama masa Pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Dilatarbelakangi oleh kebijakan strategi kebijakan pangan penelitian ini mencoba untuk menggambarkan potret realitas ketahanan pangan selama masa Pemerintahan Joko Widodo.
Penelitian ini menggunakan dua kerangka teori, yaitu Teori Ketahanan Pangan dari Charles Peter Timmer dan Teori Implementasi Kebijakan dari Merilee Serrill Grindle, dan menggunakan metode Studi Kasus Intrinsik dari John Creswell.
Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa Pemerintahan Jokowi dalam mencapai ketahanan pangan dipenuhi oleh problematika yang melibatkan dimensi politik, konflik hak ulayat, dan dominasi kepentingan korporasi.
Meskipun dilakukan melalui berbagai inisiatif seperti program Nawa Cita dan Upsus Pajale, serta proyek Food Estate, namun sering kali cenderung mendukung korporasi dan kepentingan politik tertentu, bahkan dalam konteks impor pangan di tengah panen raya.
Analisis perspektif makro Timmer menyoroti upaya dalam peningkatan produksi lokal dan stabilitas harga, namun pandangan Grindle menunjukkan kesenjangan antara kebijakan dan realitas lapangan yang menyulitkan pencapaian ketahanan pangan dan kedaulatan pangan sejati.
Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti kompleksitas dan tantangan yang dihadapi dalam upaya mencapai ketahanan pangan pada masa pemerintahan Jokowi, dengan implikasi penting bagi perumusan kebijakan di masa depan.
 .

Related Results

ANALISIS TERHADAP PEMBAGIAN KEWENANGAN ANTARA PRESIDEN DENGAN WAKIL PRESIDEN DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA
ANALISIS TERHADAP PEMBAGIAN KEWENANGAN ANTARA PRESIDEN DENGAN WAKIL PRESIDEN DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA
Abstrak Negara Republik Indonesia menerapkan sistem pemisahan kekuasaan dan puncak kepemimpinan dipimpin oleh Presiden dan Wakil Presiden, Indonesia yang menganut sistem Pres...
INTELIJEN PEMERINTAHAN SEBAGAI CABANG BARU DARI ILMU PEMERINTAHAN
INTELIJEN PEMERINTAHAN SEBAGAI CABANG BARU DARI ILMU PEMERINTAHAN
Pembahasan tentang pemerintahan tentunya tidaklah boleh lepas dari disiplin ilmu dan teori-teori tentang Ilmu Pemerintahan itu sendiri. Sejatinya, sejarah ilmu pemerintahan sudah d...
Strategi Komunikasi Politik Staf Khusus Presiden Dalam Menangani Isu-Isu Disabilitas di Indonesia
Strategi Komunikasi Politik Staf Khusus Presiden Dalam Menangani Isu-Isu Disabilitas di Indonesia
Staf Khusus Presiden merupakan lembaga atau organisasi non struktural yang bertugas membantu dan memperlancar pelaksanaan tugas Presiden dalam memberikan pandangan dan pendapat ber...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
ANALISIS PERBANDINGAN PENGELOLAAN KOALISI DAN KINERJA KEPEMIMPINAN ANTARA PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO DAN PRESIDEN JOKO WIDODO
ANALISIS PERBANDINGAN PENGELOLAAN KOALISI DAN KINERJA KEPEMIMPINAN ANTARA PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO DAN PRESIDEN JOKO WIDODO
Penelitian ini membahas untuk membandingkan pengelolaan koalisi dan kinerja kepemimpinan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam ...
PENINGKATAN KERJASAMA INDONESIA DAN AUSTRALIA DALAM PENANGGULANGAN ISU TERORISME PADA ERA JOKO WIDODO (2014-2019)
PENINGKATAN KERJASAMA INDONESIA DAN AUSTRALIA DALAM PENANGGULANGAN ISU TERORISME PADA ERA JOKO WIDODO (2014-2019)
Abstrak Kerjasama kontra-terorisme yang di lakukan oleh Australia dan Indonesia merupakan salah satu upaya dalam memerangi isu terorisme serta menjaga keamanan nasional negar...
KETERLIBATAN PEMERINTAHAN JOKO WIDODO DALAM UPAYA PERDAMAIAN DI AFGHANISTAN
KETERLIBATAN PEMERINTAHAN JOKO WIDODO DALAM UPAYA PERDAMAIAN DI AFGHANISTAN
Artikel ini membahas mengenai pertimbangan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam upaya perdamaian di Afghansitan, sebuah kebijakan yang dianggap luar biasa karena beberapa...
Kebijakan Strategis Pengelolaan Cadangan Pangan Beras Nasional
Kebijakan Strategis Pengelolaan Cadangan Pangan Beras Nasional
I. Pendahuluan 1. Stabilisasi pasokan dan harga pangan merupakan aspek penting untuk mencapai ketahanan pangan. Salah satu upaya untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan ...

Back to Top