Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Ketidak adanya keadilan etika dan politik di Indonesia

View through CrossRef
AbstrakPada dasarnya di akui bahwa dalam lapangan kehidupan konkret apa yang disebut politik itu merupakan realitas keras, brutal dan kotor, tidak bisa di simpilkan lantas dalam politik segalah bentuk tindakan disahkan secara moral. Setiap keyakinan yang menunjukan kesadaran dan aneka penyalahhunaan karenana meyakini kebenaran terhadap polotik itu kotor sangatlah naif. Pembenaran terhadap prinsip politik itu kotor berasal dari paham pemikiran yang memisahkan antara moral dan politik. Moral adalah pertimbangan antara dosa dan tidak dosa. Sedangkan politik adalah seatu lapangan kekuasaan.Realitas menujukan bahwa manusia tidak dapai hidup secara individual . aristoteles mengatakan bahwa manusia itu adalah makhluk yang berbeda dalam polis. Karena manusia itu selalu hendak apa yang baik dan polis itu sendiri terdiri daari berbagai manusia, maka konsekuensinya adalah polis itu juga pasti terarah kepada kebaikan pula.Aristotelas berpendapat bahwa politik tak dapat dilepaskan . politik adalah system kehidupan bersama dalam polis yang hendak merangkuh kebaikan. Disini politik sangat mengandaikan etika, karena ia didasarkan kepada etika. Namuan pandangan ini sangat bertentangan dengan apa yang telah dikemukakan oleh Machiavelli, yang berpendapat bahwa ada jurang yang dalam politik dan etika. Politik baginya adalah soal bagaimana manusia mengatur hidupnya saat ini dan etika adalah soal bagaimana seseorang itu harus bertidak dengan baik.Uraian diatas tentan pandanga politik dan etika ternya situasi politik bangsa Indonesia lebih mengarah pada pandangan Machiavelli. Para pemegang kekuasaan tampak melepas kehidupan berpolitik mereka dengan etika.
Center for Open Science
Title: Ketidak adanya keadilan etika dan politik di Indonesia
Description:
AbstrakPada dasarnya di akui bahwa dalam lapangan kehidupan konkret apa yang disebut politik itu merupakan realitas keras, brutal dan kotor, tidak bisa di simpilkan lantas dalam politik segalah bentuk tindakan disahkan secara moral.
Setiap keyakinan yang menunjukan kesadaran dan aneka penyalahhunaan karenana meyakini kebenaran terhadap polotik itu kotor sangatlah naif.
Pembenaran terhadap prinsip politik itu kotor berasal dari paham pemikiran yang memisahkan antara moral dan politik.
Moral adalah pertimbangan antara dosa dan tidak dosa.
Sedangkan politik adalah seatu lapangan kekuasaan.
Realitas menujukan bahwa manusia tidak dapai hidup secara individual .
aristoteles mengatakan bahwa manusia itu adalah makhluk yang berbeda dalam polis.
Karena manusia itu selalu hendak apa yang baik dan polis itu sendiri terdiri daari berbagai manusia, maka konsekuensinya adalah polis itu juga pasti terarah kepada kebaikan pula.
Aristotelas berpendapat bahwa politik tak dapat dilepaskan .
politik adalah system kehidupan bersama dalam polis yang hendak merangkuh kebaikan.
Disini politik sangat mengandaikan etika, karena ia didasarkan kepada etika.
Namuan pandangan ini sangat bertentangan dengan apa yang telah dikemukakan oleh Machiavelli, yang berpendapat bahwa ada jurang yang dalam politik dan etika.
Politik baginya adalah soal bagaimana manusia mengatur hidupnya saat ini dan etika adalah soal bagaimana seseorang itu harus bertidak dengan baik.
Uraian diatas tentan pandanga politik dan etika ternya situasi politik bangsa Indonesia lebih mengarah pada pandangan Machiavelli.
Para pemegang kekuasaan tampak melepas kehidupan berpolitik mereka dengan etika.

Related Results

Pentingnya Penerapan Pemikiran Nurcholish Madjid Mengenai Etika Politik di Indonesia
Pentingnya Penerapan Pemikiran Nurcholish Madjid Mengenai Etika Politik di Indonesia
Etika politik yang minim di dalam pemerintahan dan masyarakat sering kali menciptakan lingkungan di mana Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dapat berkembang dengan bebas. Praktik...
PENGATURAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA
PENGATURAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA
Partai politik adalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga Negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperj...
TEORI-TEORI ETIKA DAN SUMBANGAN PEMIKIRAN PARA FILSUF BAGI ETIKA BISNIS
TEORI-TEORI ETIKA DAN SUMBANGAN PEMIKIRAN PARA FILSUF BAGI ETIKA BISNIS
Sebagai ilmu preskriptif, etika adalah cabang filsafat yang mempertimbangakan secara kritis tindakan mana yang baik atau tindakan mana yang buruk berdasarkan ajaran moral tertentu....
UAS ILMU POLITIK DAN PENDIDIKAN IPS
UAS ILMU POLITIK DAN PENDIDIKAN IPS
Ilmu Politik dan Pendidikan IPS merupakan dua bidang studi yang penting dalam memahami dan mempengaruhi dinamika politik dan partisipasi warga negara dalam suatu masyarakat. Mata k...
Etika Politik dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam
Etika Politik dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam
Tantangan yang sering dihadapi dalam menerapkan Pendidikan Agama Islam sebagai fondasi etika politik beberapa di antaranya adalah dualisme sistem pendidikan, di mana di beberapa ne...
resume hukum tatanegara
resume hukum tatanegara
PARTAI POLITIK DAN PEMILIHAN UMUM (PEMILU)1. Partai PolitikA. Sejarah Partai Politik di Indonesia.Partai politik pertama-tama lahir di negara-negara Eropa Barat. Pada mulanya perke...
DINASTI POLITIK DI INDONESIA DALAM TINJAUAN FIKIH SIYASAH KONTEMPORER
DINASTI POLITIK DI INDONESIA DALAM TINJAUAN FIKIH SIYASAH KONTEMPORER
Islam has no a complete and ready-made political system and governance, including the discussion about the political dynasty. The phenomenon of political dynasties has occurred in ...
Membangun Hukum Yang Adil Dalam Bingkai Moralitas Pancasila
Membangun Hukum Yang Adil Dalam Bingkai Moralitas Pancasila
Abstract Pancasila is used in lawmaking or becomes a big step in making laws and regulations in accordance with the spirit of the Indonesian state which is humane, just, civilized...

Back to Top