Javascript must be enabled to continue!
Iman Di Ruang Privat Dan Iman Di Ruang Publik
View through CrossRef
Penelitian ini membahas relasi antara iman di ruang privat dan iman di ruang publik dalam konteks masyarakat modern yang ditandai oleh sekularisasi, pluralitas, dan perkembangan digital. Iman sering dipersempit sebagai urusan personal, sehingga kehilangan relevansi sosialnya. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai teori seperti sekularisasi, post-sekularisme, dan praktik iman, serta mengaitkannya dengan perspektif teologis Kristen. Hasil kajian menunjukkan bahwa iman memiliki dua dimensi yang saling melengkapi: iman privat sebagai fondasi spiritual yang membentuk karakter dan integritas, serta iman publik sebagai manifestasi nilai dalam tindakan sosial seperti keadilan, kasih, dan toleransi. Kesenjangan antara idealitas iman dan realitas sosial muncul ketika iman hanya berhenti pada ritual tanpa implementasi. Oleh karena itu, diperlukan sintesis integratif yang menyeimbangkan kedalaman spiritual dengan tanggung jawab sosial. Dalam konteks Indonesia yang majemuk, iman yang inklusif, dialogis, dan kontekstual menjadi kunci untuk menciptakan harmoni sosial. Dengan demikian, iman yang utuh adalah iman yang berakar pada relasi pribadi dengan Tuhan dan berbuah dalam kehidupan sosial yang nyata.
Institute of Advanced Knowledge and Science
Title: Iman Di Ruang Privat Dan Iman Di Ruang Publik
Description:
Penelitian ini membahas relasi antara iman di ruang privat dan iman di ruang publik dalam konteks masyarakat modern yang ditandai oleh sekularisasi, pluralitas, dan perkembangan digital.
Iman sering dipersempit sebagai urusan personal, sehingga kehilangan relevansi sosialnya.
Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai teori seperti sekularisasi, post-sekularisme, dan praktik iman, serta mengaitkannya dengan perspektif teologis Kristen.
Hasil kajian menunjukkan bahwa iman memiliki dua dimensi yang saling melengkapi: iman privat sebagai fondasi spiritual yang membentuk karakter dan integritas, serta iman publik sebagai manifestasi nilai dalam tindakan sosial seperti keadilan, kasih, dan toleransi.
Kesenjangan antara idealitas iman dan realitas sosial muncul ketika iman hanya berhenti pada ritual tanpa implementasi.
Oleh karena itu, diperlukan sintesis integratif yang menyeimbangkan kedalaman spiritual dengan tanggung jawab sosial.
Dalam konteks Indonesia yang majemuk, iman yang inklusif, dialogis, dan kontekstual menjadi kunci untuk menciptakan harmoni sosial.
Dengan demikian, iman yang utuh adalah iman yang berakar pada relasi pribadi dengan Tuhan dan berbuah dalam kehidupan sosial yang nyata.
Related Results
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
Keterbukaan informasi ini harus dikawal secara serentak oleh publik dan badan publik, keterbukaan informasi mampu mensejahterakan masyarakat, menjadi alat menuju pada percepatan pe...
Mâtürîdîlerde İmanda Açıklık
Mâtürîdîlerde İmanda Açıklık
Bu araştırma Mâtürîdîlerin iman alanındaki temel görüş ve kabullerine dayanarak, bu anlayışın imanı örtülü, kapalı bir temelde ele almaya imkân verip vermediğini tartışmaktadır. İm...
Relasi Ruang Publik Dan Pers Menurut Habermas
Relasi Ruang Publik Dan Pers Menurut Habermas
Jurnalisme merupakan sebuah kegiatan pengelolaan informasi yang memiliki rentang sejarah panjang berbarengan dengan perkembangan konsep ruang publik. Penelitian ini berupaya untuk ...
Public Value Management: Model Tata Kelola Pelayanan Publik
Public Value Management: Model Tata Kelola Pelayanan Publik
Buku ini menghadirkan gagasan baru tentang bagaimana cara mengelola pelayanan publik. Berbeda dengan gagasan sebelumnya yaitu manajemen publik tradisional yang didominasi oleh pera...
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Penataan Ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penat...
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
pendahuluan Kepemerintahan yang baik (good governance) merupakan isu yang paling menemuka dalam pengelolaan administrasi publik saat ini. Prasetyantoko (2008) mengatakan bahwa untu...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Identifikasi Pola Pemanfaatan Ruang Publik di Embung Langensari Yogyakarta
Identifikasi Pola Pemanfaatan Ruang Publik di Embung Langensari Yogyakarta
Embung Langensari merupakan salah satu Ruang Terbuka Hijau publik di Kota Yogyakarta yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Selain sebagai konservasi  juga bisa digunakan untuk ruang...

