Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH PENAMBAHAN SERAT FIBERGLASS TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH

View through CrossRef
Beton memiliki beberapa keunggulan seperti tingkat kekuatan yang tinggi, harga relative terjangkau, kemudahan dalam proses pengerjaan dan perawatan, serta kemampuan untuk dibentuk dengan mudah. Namun, diantara sejumlah keunggulan tersebut, beton juga memilliki kelemahan, salah satunya adalah kekuatan tarik yang rendah. Guna mengatasi kelemahan ini, telah dilakukan inovasi melalui penambhan serat dalam komposisi beton. Inovasi ini menggnakan serat fiberglass sebagai bahan tambahan pengganti agregat. Kanddungan serat fiberglas yang diterapkan mencakup 4 variasi diantaranya 0%, 0,25%, 0,5% dan 0,75% dari totala berat agregat. Selain penambahan serat, terdapat juga zat tambahan yang berperan dalam mengurangi ijumlah air campuran yang diperlukan untuk menghasilkan beton dengan konsistensi tertentu dan sekaligus meningkatkan tingkat kekuatan tekan beton. Zat tambahan tersebut adalah superplasticizer, yang dalam penelitian ini merupakan produk Ertapast 35¸dan diaplikasikan dengan perbandingan 0,8% dari total berat semen. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menentukana kadar optimal penambahan serat fiberglass terhadap tingkat kekuatan tekan dan kekuatan tarik belah beton, serat dampaknyaa terhadap kedua sifat tersebut. Dalam Pengujian, benda uji yang digunakan adalah silinder berukuran 15 x 30 cm. sebanyak tiga silinder digunakan untuk menguji kekuatan tekan, dan tiga benda uji lainnya digunakan untuk menguji kekuatan tarik belah, semuanya pada umur 28 hari. Proses perencanaan campuran beton mengacu pada standar SNI 756-2012. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan serat fiberglass yang cukup tinggi pada beton segar dapat mengakibatkan penurunan dalam hal kemampuan pengolahan. Namun, sifat beton setelah mengeras menunjukan bahwa baik kekuatan tekan maupun kekuatan tarik belah mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan variasi penambahan serat fiberglass.
Universitas Muhammadiyah Surabaya
Title: PENGARUH PENAMBAHAN SERAT FIBERGLASS TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH
Description:
Beton memiliki beberapa keunggulan seperti tingkat kekuatan yang tinggi, harga relative terjangkau, kemudahan dalam proses pengerjaan dan perawatan, serta kemampuan untuk dibentuk dengan mudah.
Namun, diantara sejumlah keunggulan tersebut, beton juga memilliki kelemahan, salah satunya adalah kekuatan tarik yang rendah.
Guna mengatasi kelemahan ini, telah dilakukan inovasi melalui penambhan serat dalam komposisi beton.
Inovasi ini menggnakan serat fiberglass sebagai bahan tambahan pengganti agregat.
Kanddungan serat fiberglas yang diterapkan mencakup 4 variasi diantaranya 0%, 0,25%, 0,5% dan 0,75% dari totala berat agregat.
Selain penambahan serat, terdapat juga zat tambahan yang berperan dalam mengurangi ijumlah air campuran yang diperlukan untuk menghasilkan beton dengan konsistensi tertentu dan sekaligus meningkatkan tingkat kekuatan tekan beton.
Zat tambahan tersebut adalah superplasticizer, yang dalam penelitian ini merupakan produk Ertapast 35¸dan diaplikasikan dengan perbandingan 0,8% dari total berat semen.
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menentukana kadar optimal penambahan serat fiberglass terhadap tingkat kekuatan tekan dan kekuatan tarik belah beton, serat dampaknyaa terhadap kedua sifat tersebut.
Dalam Pengujian, benda uji yang digunakan adalah silinder berukuran 15 x 30 cm.
sebanyak tiga silinder digunakan untuk menguji kekuatan tekan, dan tiga benda uji lainnya digunakan untuk menguji kekuatan tarik belah, semuanya pada umur 28 hari.
Proses perencanaan campuran beton mengacu pada standar SNI 756-2012.
Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan serat fiberglass yang cukup tinggi pada beton segar dapat mengakibatkan penurunan dalam hal kemampuan pengolahan.
Namun, sifat beton setelah mengeras menunjukan bahwa baik kekuatan tekan maupun kekuatan tarik belah mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan variasi penambahan serat fiberglass.

Related Results

ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Beton sangat diminati karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mem...
Pengaruh Jarak Antara Elemen Batang Tekan Ganda Terhadap Kuat Tekan
Pengaruh Jarak Antara Elemen Batang Tekan Ganda Terhadap Kuat Tekan
Kayu sering digunakan sebagai batang tekan pada kuda-kuda dan kolom. Untuk mendukung bebanbesar dibutuhkan dimensi batang tekan tunggal cukup besar. Batang tekan tunggal dapat diga...
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT POLYPROPHYLENE TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON EXPANDED POLYSTYRENE
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT POLYPROPHYLENE TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON EXPANDED POLYSTYRENE
Beton expanded polystyrene (EPS) mempunyai berat jenis lebih ringan dibanding beton normal. Beton EPS banyak diminati untuk bahan dasar pembuatan elemen non struktural suatu bangun...
PEMANFAATAN SERAT SERABUT KELAPA DENGAN PERLAKUAN ALKALI TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON
PEMANFAATAN SERAT SERABUT KELAPA DENGAN PERLAKUAN ALKALI TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON
Penelitian tentang penambahan serat serabut kelapa (Coconut Fibers) dengan variasi perlakuan alkali (Alkaline Treatment) pada beton bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang d...
Pemanfaatan Serat Polypropylene untuk Meningkatkan Kuat Tekan Mortar dan Kuat Tekan Pasangan Bata
Pemanfaatan Serat Polypropylene untuk Meningkatkan Kuat Tekan Mortar dan Kuat Tekan Pasangan Bata
Kuat tekan mortar merupakan parameter utama untuk menentukan kualitas mortar. Kuat tekan didefinisikan sebagai perbandingan antara beban yang diberikan dan luas penampang sampel mo...
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Beton merupakan material konstruksi yang bersifat getas. Kombinasinya dengan baja pada material beton bertulang menjadikan material beton yang getas getas menjadi daktail. Pada bet...
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Penggunaan dan pemanfaatan komposit serat alam sebagai pengganti serat sintesis merupakan langkah yang bijak dalam meningkatkan nilai ekonomis serat alam mengingat keterbatasan sum...

Back to Top