Javascript must be enabled to continue!
PEMANFAATAN SERAT SERABUT KELAPA DENGAN PERLAKUAN ALKALI TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON
View through CrossRef
Penelitian tentang penambahan serat serabut kelapa (Coconut Fibers) dengan variasi perlakuan alkali
(Alkaline Treatment) pada beton bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang diakibatkan oleh
penambahan serat serabut kelapa dengan variasi campuran terhadap pengujian kuat tekan, pengujian
kuat tarik belah, dan pengujian modulus elastisitas pada beton.Tujuan dari alkaline treatment agar
mengurangi komponen hemiselulosa, lignin, atau pektin sehingga dapat meningkatkan kekuatan antar
muka (Mechanical Interlocking) pada serat. Bahan-bahan campuran beton yang dipakai adalah semen
pozzolan, pasir dengan zona gradasi 4, serat dengan proporsi 0,5% dan 1% terhadap berat semen serta
variasi perlakuan alkali pada serat serabut kelapa adalah 1M, 1,5M, dan 2M. Satuan M (Molaritas) yaitu
satuan tingkat konsentrasi larutan alkali. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengaruh perlakuan
alkali serat serabut kelapa terhadap kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas beton cenderung
meningkat. Nilai kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas beton rata-rata yang paling
optimum terjadi pada beton dengan penambahan serat serabut kelapa sebesar 1% terhadap berat semen
dengan perlakuan alkali 1,5M.
Title: PEMANFAATAN SERAT SERABUT KELAPA DENGAN PERLAKUAN ALKALI TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON
Description:
Penelitian tentang penambahan serat serabut kelapa (Coconut Fibers) dengan variasi perlakuan alkali
(Alkaline Treatment) pada beton bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang diakibatkan oleh
penambahan serat serabut kelapa dengan variasi campuran terhadap pengujian kuat tekan, pengujian
kuat tarik belah, dan pengujian modulus elastisitas pada beton.
Tujuan dari alkaline treatment agar
mengurangi komponen hemiselulosa, lignin, atau pektin sehingga dapat meningkatkan kekuatan antar
muka (Mechanical Interlocking) pada serat.
Bahan-bahan campuran beton yang dipakai adalah semen
pozzolan, pasir dengan zona gradasi 4, serat dengan proporsi 0,5% dan 1% terhadap berat semen serta
variasi perlakuan alkali pada serat serabut kelapa adalah 1M, 1,5M, dan 2M.
Satuan M (Molaritas) yaitu
satuan tingkat konsentrasi larutan alkali.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengaruh perlakuan
alkali serat serabut kelapa terhadap kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas beton cenderung
meningkat.
Nilai kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas beton rata-rata yang paling
optimum terjadi pada beton dengan penambahan serat serabut kelapa sebesar 1% terhadap berat semen
dengan perlakuan alkali 1,5M.
Related Results
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Beton sangat diminati karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mem...
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Beton merupakan material konstruksi yang bersifat getas. Kombinasinya dengan baja pada material beton bertulang menjadikan material beton yang getas getas menjadi daktail. Pada bet...
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
Air laut memiliki kandungan garam yang tinggi yang dapat menggerogoti kekuatan dan keawetan beton. Hal ini disebabkan klorida yang terdapat pada air laut yang merupakan garam yang ...
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT POLYPROPHYLENE TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON EXPANDED POLYSTYRENE
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT POLYPROPHYLENE TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON EXPANDED POLYSTYRENE
Beton expanded polystyrene (EPS) mempunyai berat jenis lebih ringan dibanding beton normal. Beton EPS banyak diminati untuk bahan dasar pembuatan elemen non struktural suatu bangun...
SISTEM KEPENGARANGAN DALAM SERAT-SERAT WULANG PAKUBUWONO IX
SISTEM KEPENGARANGAN DALAM SERAT-SERAT WULANG PAKUBUWONO IX
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sistem kepengarangan dalam serat-serat wulang Pakubuwono (PB) IX. Data penelitian berupa kata dan kalimat yang menunjukkan sistem kepengara...
PENGARUH SERAT TEBU TERHADAP SIFAT MEKANIS
PENGARUH SERAT TEBU TERHADAP SIFAT MEKANIS
Populasi manusia saat ini yang semakin meningkat tiap tahunnya mengakibatkan meningkatnya jumlah kebutuhan pangan dan papan. Dua kebutuhan tersebut sebenarnya dapat dimanfaatkan de...
SERAT ALAM SEBAGAI BAHAN KOMPOSIT RAMAH LINGKUNGAN
SERAT ALAM SEBAGAI BAHAN KOMPOSIT RAMAH LINGKUNGAN
Serat dalam material diartikan sebagai penguat dimana serat memiliki ukuran yang kecil namun memiliki fleksibilitas yang baik serta kekuatan dalam pembebanan yang tinggi. Dalam seg...

