Javascript must be enabled to continue!
Seni Folklor Dantiang sebagai Etnopsikologi Kesadaran Lingkungan dan Pengembangan Identitas Anak
View through CrossRef
Penciptaan karya seni berupa gagasan karya dapat terispirasi dari berbagai hal. Seorang seniman dapat memiliki inspirasi dari pengalaman empirik, realita yang terjadi pada masyarakat, naskah kuno, folklor, bahkan dari fenomena problematika lingkungan alam. Minangkabau sangat terkenal dengan filosofi ‘alam terkembang jadi guru’. Filosofi ini menggambarkan betapa luas dan kayanya alam itu sehingga dapat menjadi sumber inspirasi dalam ilmu pengetahuan, termasuk di dalamnya sebagai sumber inspirasi dalam penciptaan karya seni. Sumber inspirasi karya ‘Dantiang’ mengambil spirit dari folklor Naskah Kuno Gunung Galunggung yang berisikan tentang nasihat-nasihat untuk menjalani kehidupan bagi masyarakat Sunda, juga mengajarkan tata cara hidup tentang peringatan bila manusia melakukan hal-hal yang buruk. Seni folklore Dantiang juga menerapkan etnopsikologi dalam pengembangan kesadaran dan identitas anak sebagai penari dalam film tersebut. Konsep garap karya seni ‘Dantiang’ mengangkat Naskah Kuno Amanat Galunggung, sebagai salah satu bentuk folklor yang harus dijaga menjadi identitas bagi masyarakat Sunda. Hal ini penting untuk diangkat kembali ke masyarakat saat ini, karena berisikan nilai-nilai menjaga alam dari kerusakan. Penggunaan etnopsikologi adalah sebagai landasan teori untuk mempelajari perkembangan mental anak sebagai partisipan penari dan penonton pertunjukan seni folklor Dantiang. Penciptaan karya seni ‘Dantiang’, menunjukkan fenomena bagaimana hubungan antara manusia dengan alam sekitarnya sebagai reaksi adaptasi terhadap situasi aktual yang telah terjadi di lingkungannya. Hasil penelitian ini berupa karya seni folklore Dantiang sebagai salah satu upaya membangun kesadaran lingkungan dan identitas anak.
Title: Seni Folklor Dantiang sebagai Etnopsikologi Kesadaran Lingkungan dan Pengembangan Identitas Anak
Description:
Penciptaan karya seni berupa gagasan karya dapat terispirasi dari berbagai hal.
Seorang seniman dapat memiliki inspirasi dari pengalaman empirik, realita yang terjadi pada masyarakat, naskah kuno, folklor, bahkan dari fenomena problematika lingkungan alam.
Minangkabau sangat terkenal dengan filosofi ‘alam terkembang jadi guru’.
Filosofi ini menggambarkan betapa luas dan kayanya alam itu sehingga dapat menjadi sumber inspirasi dalam ilmu pengetahuan, termasuk di dalamnya sebagai sumber inspirasi dalam penciptaan karya seni.
Sumber inspirasi karya ‘Dantiang’ mengambil spirit dari folklor Naskah Kuno Gunung Galunggung yang berisikan tentang nasihat-nasihat untuk menjalani kehidupan bagi masyarakat Sunda, juga mengajarkan tata cara hidup tentang peringatan bila manusia melakukan hal-hal yang buruk.
Seni folklore Dantiang juga menerapkan etnopsikologi dalam pengembangan kesadaran dan identitas anak sebagai penari dalam film tersebut.
Konsep garap karya seni ‘Dantiang’ mengangkat Naskah Kuno Amanat Galunggung, sebagai salah satu bentuk folklor yang harus dijaga menjadi identitas bagi masyarakat Sunda.
Hal ini penting untuk diangkat kembali ke masyarakat saat ini, karena berisikan nilai-nilai menjaga alam dari kerusakan.
Penggunaan etnopsikologi adalah sebagai landasan teori untuk mempelajari perkembangan mental anak sebagai partisipan penari dan penonton pertunjukan seni folklor Dantiang.
Penciptaan karya seni ‘Dantiang’, menunjukkan fenomena bagaimana hubungan antara manusia dengan alam sekitarnya sebagai reaksi adaptasi terhadap situasi aktual yang telah terjadi di lingkungannya.
Hasil penelitian ini berupa karya seni folklore Dantiang sebagai salah satu upaya membangun kesadaran lingkungan dan identitas anak.
Related Results
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
Membuat seni lukis sebagai landasan berkarya yang mengikuti kaidah seni lukis dengan baik dan mampu menguasai konsep berkarya dan teknik seni lukis. Selanjutnya seni lukis menjadi ...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
Folklor ve Biçembilim
Folklor ve Biçembilim
Folklorik metinlerde anlamın nasıl üretildiği ve temsil edilen değerlerin üretilen anlam çerçevesinde nasıl biçimlendiğini pek çok yönden incelemek olasıdır. Biçembilimin başta ö...
IDENTITAS FOLKLOR NUSANTARA SEBAGAI INSPIRASI DESAIN KEMASAN MAKANAN BORONCO
IDENTITAS FOLKLOR NUSANTARA SEBAGAI INSPIRASI DESAIN KEMASAN MAKANAN BORONCO
Penelitian ini mengkaji identitas lokal seni budaya folklor nusantara dalam kemasan produk Boronco makanan ringan khas Sunda, Jawa Barat. Cemilan Boronco (Borondong Coklat) merupak...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Menelisik politik identitas di Kalimantan Barat berdasarkan perspektif filsafat politik Armada Riyanto
Menelisik politik identitas di Kalimantan Barat berdasarkan perspektif filsafat politik Armada Riyanto
Artikel ini membahas politik identitas sebagai tindakan politis yang bertujuan untuk memajukan kepentingan kelompok berdasarkan kesamaan identitas atau karakteristik mereka. Politi...

