Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IDENTITAS FOLKLOR NUSANTARA SEBAGAI INSPIRASI DESAIN KEMASAN MAKANAN BORONCO

View through CrossRef
Penelitian ini mengkaji identitas lokal seni budaya folklor nusantara dalam kemasan produk Boronco makanan ringan khas Sunda, Jawa Barat. Cemilan Boronco (Borondong Coklat) merupakan makanan modifikasi pangan khas daerah yang dibuat pada tahun 2022 saat masa pandemi. Pemanfaatan nilai kearifan lokal seni budaya folklor nusantara pada kemasan makanan belum banyak dilakukan pada produk Boronco. Pengenalan pemahaman seni budaya folklor melalui kemasan seni budaya produk Boronco menjadi salah satu alternatif nilai tambah produk UMKM. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-kuantitatif. Tujuan penelitian ini menerapkan nilai kearifan lokal seni budaya folklor nusantara pada kemasan produk Boronco. Kajian folklor dan desain komunikasi visual pada produk Boronco yang dikemas dengan mencantumkan label dan kemasan yang bermuatan folklor yang berkembang di masyarakat Sunda. Melalui kemasan produk Boronco, diharapkan nilai kearifan lokal folklor Sunda menjadi lebih dikenal oleh masyarakat sedini mungkin khususnya anak-anak dan remaja yang sangat menyukai jajanan makanan ringan khas Sunda. Hasil penelitian ini menghasilkan kemasan khas folklore Sunda pada produk Boronco. Strategi pemasaran dan segmentasi pasar Boronco sebagai media perkenalan folklor nusantara atau Sunda. Penelitian ini menjadi salah satu upaya membangun ketahanan budaya Sunda dan antropologi konsumsi lokal sebagai resiliensi adaptif terhadap perkembangan budaya yang dinamis dalam menerima, menghadapi, dan mentransformasikan nilai-nilai lokal dari generasi ke generasi.
Title: IDENTITAS FOLKLOR NUSANTARA SEBAGAI INSPIRASI DESAIN KEMASAN MAKANAN BORONCO
Description:
Penelitian ini mengkaji identitas lokal seni budaya folklor nusantara dalam kemasan produk Boronco makanan ringan khas Sunda, Jawa Barat.
Cemilan Boronco (Borondong Coklat) merupakan makanan modifikasi pangan khas daerah yang dibuat pada tahun 2022 saat masa pandemi.
Pemanfaatan nilai kearifan lokal seni budaya folklor nusantara pada kemasan makanan belum banyak dilakukan pada produk Boronco.
Pengenalan pemahaman seni budaya folklor melalui kemasan seni budaya produk Boronco menjadi salah satu alternatif nilai tambah produk UMKM.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-kuantitatif.
Tujuan penelitian ini menerapkan nilai kearifan lokal seni budaya folklor nusantara pada kemasan produk Boronco.
Kajian folklor dan desain komunikasi visual pada produk Boronco yang dikemas dengan mencantumkan label dan kemasan yang bermuatan folklor yang berkembang di masyarakat Sunda.
Melalui kemasan produk Boronco, diharapkan nilai kearifan lokal folklor Sunda menjadi lebih dikenal oleh masyarakat sedini mungkin khususnya anak-anak dan remaja yang sangat menyukai jajanan makanan ringan khas Sunda.
Hasil penelitian ini menghasilkan kemasan khas folklore Sunda pada produk Boronco.
Strategi pemasaran dan segmentasi pasar Boronco sebagai media perkenalan folklor nusantara atau Sunda.
Penelitian ini menjadi salah satu upaya membangun ketahanan budaya Sunda dan antropologi konsumsi lokal sebagai resiliensi adaptif terhadap perkembangan budaya yang dinamis dalam menerima, menghadapi, dan mentransformasikan nilai-nilai lokal dari generasi ke generasi.

Related Results

PERANCANGAN BUKU DESAIN KEMASAN ”BASIC OF PACKAGING”
PERANCANGAN BUKU DESAIN KEMASAN ”BASIC OF PACKAGING”
AbstrakPerkembangan industri yang semakin pesat membuat para produsen produk mencoba mencari strategi yang tepat dalam menghadapi pesaingnya. Salah satu strategi yang tepat adalah ...
Folklor ve Biçembilim
Folklor ve Biçembilim
Folklorik metinlerde anlamın nasıl üretildiği ve temsil edilen değerlerin üretilen anlam çerçevesinde nasıl biçimlendiğini pek çok yönden incelemek olasıdır. Biçembilimin başta ö...
Hubungan Literasi Label Makanan Kemasan Dengan Food Skill Pasien Diabetes Mellitus Di Sleman
Hubungan Literasi Label Makanan Kemasan Dengan Food Skill Pasien Diabetes Mellitus Di Sleman
Latar Belakang: Literasi label makanan kemasan merupakan kemampuan penting bagi pasien diabetes mellitus dalam memilih makanan yang sesuai dengan kebutuhan gizi mereka. Namun, belu...
ANALISIS DESAIN KEMASAN PRODUK UMKM MAKANAN TRADISIONAL LEMPER BERBAHAN ALAMI MEMILIKI DAYA TARIK DAN KETAHANAN MUTU PRODUK
ANALISIS DESAIN KEMASAN PRODUK UMKM MAKANAN TRADISIONAL LEMPER BERBAHAN ALAMI MEMILIKI DAYA TARIK DAN KETAHANAN MUTU PRODUK
Permasalahan pada produk UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) tradisonal yaitu belum adanya suatu analisis desain kemasan yang dapat menjadikan suatu daya tarik produk dan ketahanan p...
Seni Folklor Dantiang sebagai Etnopsikologi Kesadaran Lingkungan dan Pengembangan Identitas Anak
Seni Folklor Dantiang sebagai Etnopsikologi Kesadaran Lingkungan dan Pengembangan Identitas Anak
Penciptaan karya seni berupa gagasan karya dapat terispirasi dari berbagai hal. Seorang seniman dapat memiliki inspirasi dari pengalaman empirik, realita yang terjadi pada masyarak...
KETAHANAN JENIS KEMASAN BENIH KEDELAI TERHADAP SERANGAN HAMA CALLOSOBRUCHUS MACULATUS
KETAHANAN JENIS KEMASAN BENIH KEDELAI TERHADAP SERANGAN HAMA CALLOSOBRUCHUS MACULATUS
Penggunaan jenis kemasan yang tepat dapat mempertahankan kualitas benih, sehingga tetap baik pada saat akan ditanam. Jenis kemasan yang tidak mampu mempertahankan kadar air pada ko...
Pengembangan Kemasan Produk UMKM Mie Warbos dengan Pendekatan Quality Function Deployment
Pengembangan Kemasan Produk UMKM Mie Warbos dengan Pendekatan Quality Function Deployment
Desain kemasan produk makanan memiliki peranan yang sangat signifikan dalam menarik perhatian konsumen serta menjaga kualitas dan keamanan produk. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ...
HUBUNGAN HYGIENE SANITASI DENGAN KONTAMINASI ESCHERICHIA COLI PADA MAKANAN PECEL
HUBUNGAN HYGIENE SANITASI DENGAN KONTAMINASI ESCHERICHIA COLI PADA MAKANAN PECEL
Makanan pecel di Lokawisata Baturraden menjadi makanan favorite para pengunjung disana apabila hygiene sanitasi makanan tidak memenuhi syarat dapat menimbulkan penyakit sesuai Kepm...

Back to Top